Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Monitor Perumahan di Daerah, Kementerian PUPR Pakai e-Monitoring

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 21 Maret 2017 | 12:58 WIB
Monitor Perumahan di Daerah, Kementerian PUPR Pakai e-Monitoring
Rumah subsidi yang dibangun di salah satu daerah di Indonesia. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan melakukan pendataan program perumahan melalui sistem e-monitoring. Hal itu dilaksanakan agar progres pembangunan perumahan di seluruh daerah di Indonesia dapat diketahui secara cepat dan mendorong transparansi program Kementerian PUPR di sektor perumahan.

"Adanya sistem e-monitoring ini akan memudahkan pemantauan hasil pembangunan perumahan yang ada di lapangan," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarief Burhanudin dalam keterangan resmi, Minggu (19/3/2017).

Dalam program satu juta rumah, Kementerian PUPR bersama stakeholder lainnya seperti asosiasi pengembang perumahan, pemerintah daerah dan perusahaan lainnya melakukan pembangunan perumahan khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tujuan akhir dari pembangunan perumahan tersebut tidak hanya selesainya bangunan, akan tetapi bagaimana rumah yang dibangun tersebut bisa segera dihuni oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sistem e-monitoring perumahan ini tidak hanya untuk memantau pembangunan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR pusat saja, tapi juga Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan yang ada di setiap provinsi di Indonesia.

"Para petugas yang bertanggung jawab dalam pengisian data e-monitoring perumahan ini harus teliti, dan cepat dalam melaksanakan tugasnya. Jika ada data yang kurang dari salah satu SNVT tentu akan mempengaruhi kinerja Kementerian," tandasnya.

Data yang ada di sistem e-monitoring, kata Syarif, juga menjadi bahan rapat di Kementerian PUPR yang dipimpin oleh Menteri PUPR dalam menentukan kebijakan perumahan. Sebab, dari sana dapat diketahui gambaran apakah pembangunan perumahan di daerah berjalan dengan baik atau tidak.

Capaian Program Satu Juta Rumah pada tahun 2016 mencapai 805.169 unit rumah. Pada tahun ini ditargetkan pembangunan bisa mencapai satu juta rumah dalam upaya mengatasi backlog perumahan di Indonesia yang mencapai 11,4 juta unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Tahap II 7 PLBN

Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Tahap II 7 PLBN

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 12:50 WIB

Pemerintah Bangun 520 Kilometer Jalan di Perbatasan Kalimantan

Pemerintah Bangun 520 Kilometer Jalan di Perbatasan Kalimantan

Bisnis | Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:00 WIB

Kementerian PUPR Punya Dua Pendekatan Dalam Mengolah Limbah

Kementerian PUPR Punya Dua Pendekatan Dalam Mengolah Limbah

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 20:50 WIB

Pembangunan PLBN Aruk Menelan Dana Rp131 Miliar

Pembangunan PLBN Aruk Menelan Dana Rp131 Miliar

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:00 WIB

Basuki: Pembangunan PLBN Mengurangi Kesenjangan di Perbatasan

Basuki: Pembangunan PLBN Mengurangi Kesenjangan di Perbatasan

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:53 WIB

Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 akan Beroperasi Akhir Maret 2017

Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 akan Beroperasi Akhir Maret 2017

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:31 WIB

4 Jembatan Layang di Jawa Tengah akan Kurangi Macet Mudik Lebaran

4 Jembatan Layang di Jawa Tengah akan Kurangi Macet Mudik Lebaran

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:22 WIB

Tahun Lalu, Kementerian PUPR Bangun 7 PLBN

Tahun Lalu, Kementerian PUPR Bangun 7 PLBN

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:11 WIB

Kementerian PUPR Bangun Empat Jembatan Gantung di Temanggung

Kementerian PUPR Bangun Empat Jembatan Gantung di Temanggung

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:27 WIB

Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir

Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:20 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB