Pemerintah Bangun 520 Kilometer Jalan di Perbatasan Kalimantan

Adhitya Himawan

Sabtu, 18 Maret 2017 | 17:00 WIB
Pemerintah Bangun 520 Kilometer Jalan di Perbatasan Kalimantan
Pembangunan jalan di Perbatasan Kalimantan dengan Malaysia. [Dok Kementerian PUPR]

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pada tahun 2017, jalan perbatasan di Kalimantan bertambah 161,10 Km. Pembangunan jalan paralel perbatasan, dilakukan Kementerian PUPR bersama Zeni TNI yang membentang dari Kalimantan Utara (Kaltara) hingga Kalimantan Barat (Kalbar) sepanjang 1.900 Km.

Dengan bertambahnya panjang jalan yang bisa diselesaikan tahun ini, total jalan perbatasan Kalimantan yang berhasil tembus menjadi sepanjang 1.582 Km, dimana 520,85 Km merupakan pembukaan jalan baru yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir (2015-2017). Sementara jalan belum tembus 318 Km akan dituntaskan pada tahun 2018.

Presiden Joko Widodo pada saat meresmikan PLBN Badau, Kamis lalu (16/3/2017) melakukan perjalanan darat melewati jalan perbatasan dari Kecamatan Putusibau ke Kecamatan Badau. Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih tiga jam. Kondisi jalan sebagian besar mulus beraspal, namun menjelang Badau dapat ditemui pekerjaan jalan berupa penimbunan, perataan, pekerasan tanah dan perkerasan agregat yang tengah dikerjakan menggunakan alat berat. Jalan yang dibangun lebih lebar dibandingkan jalan lama dengan perkerasan bahu jalan dan marka.

Pembangunan kawasan perbatasan sebagai beranda depan negara menjadi program prioritas Kementerian PUPR. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan selain Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan infrastruktur permukiman di perbatasan, juga dibangun jalan paralel perbatasan di Kalimantan, sesuai dengan Nawa Cita yaitu membangun dari pinggiran dalam rangka menjaga NKRI.

“Desa-desa di kawasan perbatasan memerlukan jaringan jalan yang terhubung dengan jalan yang sudah ada. Jaringan jalan perbatasan ini merupakan infrastruktur yang bernilai strategis bagi NKRI dengan fungsi sebagai pertahanan dan keamanan negara dan sebagai pintu gerbang aktifitas ekonomi dan perdagangan dengan negara tetangga,”tambah Basuki dalam keterangan resmi, Sabtu (18/3/2017).

Sepuluh ruas jalan paralel perbatasan yang dibangun tahun ini terbagi di Kalbar sepanjang 81,3 Km yakni ruas Temajuk-Aruk yang akan dikerjakan ZENI 16 sepanjang 6,85 Km, Siding-Entikong dikerjakan ZENI 16 sepanjang 25,9 Km, Rasau-BTS. Kapuas Hulu akan dikerjakan ZENI 17 sepanjang 8,55 Km, Nanga Era-BTS. Kaltim 1 akan dikerjakan ZENI 19 sepanjang 12 Km, dan Nanga Era-Batas Kaltim 2 akan dikerjakan ZENI 18 sepanjang 28 Km.

Ruas jalan di Kaltim sepanjang 40 Km yakni Long Pahangan-Long Boh sepanjang 20 Km dikerjakan ZENI 4 dan Bts Kalbar-Tionghoang sepanjang 20 Km akan dikerjakan ZENI 3.

Sementara di Kalimantan Utara sepanjang 39,8 Km, ruas jalan yang dibangun adalah Mensalong-Toulumbis akan dikerjakan ZENI 8 sepanjang 15 Km, Long Kemuat-Langap-Malinau sepanjang 12 Km akan dikerjakan ZENI 9, dan Long Nawang-LG. Pujungan akan dikerjakan ZENI 10 sepanjang 12,8 Km.

baca juga

Menteri Basuki mengatakan siap untuk menyelesaikannya akhir tahun 2018 atau selambatnya awal 2019, karena ini adalah tugas dari Presiden Jokowi.

Jalan perbatasan Kalimantan sepanjang 1.900 Km berada di Kalbar sepanjang 849 Km, Kaltim 223 Km dan Kaltara 827 Km. Untuk jalan perbatasan Kalbar, dari 849 Km sisa yang belum tembus adalah 107 Km. Sementara dari 742 Km jalan yang sudah tembus, 289 Km sudah dalam kondisi beraspal.

Selain dikerjakan secara swakelola bersama Zeni TNI, beberapa ruas jalan di Kalbar juga dikerjakan oleh kontraktor BUMN seperti ruas Aruk-Sajingan 6,9 Km oleh PT. Wijaya Karya dan Jalan Akses ke PLBN Badau sepanjang 27 Km yang dikerjakan oleh PT. Brantas Abipraya.

Dalam pembangunannya Kementerian PUPR juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) perihal perizinan penggunaan lahan kehutanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Punya Dua Pendekatan Dalam Mengolah Limbah

Kementerian PUPR Punya Dua Pendekatan Dalam Mengolah Limbah

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 20:50 WIB

Pembangunan PLBN Aruk Menelan Dana Rp131 Miliar

Pembangunan PLBN Aruk Menelan Dana Rp131 Miliar

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 19:00 WIB

Basuki: Pembangunan PLBN Mengurangi Kesenjangan di Perbatasan

Basuki: Pembangunan PLBN Mengurangi Kesenjangan di Perbatasan

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:53 WIB

Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 akan Beroperasi Akhir Maret 2017

Tol Gempol-Pasuruan Seksi 1 akan Beroperasi Akhir Maret 2017

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:31 WIB

4 Jembatan Layang di Jawa Tengah akan Kurangi Macet Mudik Lebaran

4 Jembatan Layang di Jawa Tengah akan Kurangi Macet Mudik Lebaran

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:22 WIB

Tahun Lalu, Kementerian PUPR Bangun 7 PLBN

Tahun Lalu, Kementerian PUPR Bangun 7 PLBN

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2017 | 18:11 WIB

Kementerian PUPR Bangun Empat Jembatan Gantung di Temanggung

Kementerian PUPR Bangun Empat Jembatan Gantung di Temanggung

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:27 WIB

Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir

Kementerian PUPR Bangun 498 Embung Baru Dalam Dua Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:20 WIB

Kementerian PUPR Normalisasi Sungai Bengawan Solo dan Kali Pepe

Kementerian PUPR Normalisasi Sungai Bengawan Solo dan Kali Pepe

Bisnis | Kamis, 16 Maret 2017 | 13:36 WIB

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo akan Dibubarkan

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo akan Dibubarkan

Bisnis | Selasa, 14 Maret 2017 | 20:42 WIB

Terkini

TNI Siaga di Jakarta Usai Penetapan Tersangka Eks Kapolri, Dua Kapal Dikerahkan

TNI Siaga di Jakarta Usai Penetapan Tersangka Eks Kapolri, Dua Kapal Dikerahkan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:20 WIB

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Sekuritas Terafiliasi Pandu Sjahrir Setop Transaksi, Nasabah Tak Bisa Jual-Beli Saham

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:17 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:15 WIB

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 12:12 WIB

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:10 WIB

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

Skandal Penyadapan Prabowo: Mendesak Penataan Ulang Kuasa Intelijen agar Tak Jadi Senjata Politik

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:09 WIB

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

Bobby Nasution Percepat Pembangunan Kawasan Pertanian Langkat, Irigasi 7,5 Km Dibangun 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

Listyo Sigit Prabowo Siapanya Prabowo? Heboh Kasus Penyadapan Presiden

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:08 WIB

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Biaya Trading Emas Diam-Diam Membengkak, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:06 WIB

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Suahasil Umumkan Pendapatan Negara Tembus Rp 2.341,5 T di Q3 2026, Belanja Negara Rp 2.660,5 T

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:05 WIB

×