Versi BKPM, Inilah Sebab Investasi Bodong Marak di Indonesia

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 02 Mei 2017 | 18:39 WIB
Versi BKPM, Inilah Sebab Investasi Bodong Marak di Indonesia
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Lestari Indah mengatakan, maraknya investasi ilegal atau investasi bodong lantaran masyarakat di Indonesia ingin memperoleh keuntungan secara instan.

"Nah, karena ingin untung cepat ini masyarakat gampang tergiur dengan investasi yang menghasilkan keuntungan dengan cepat, tanpa pikir panjang apakah ini legal atau ilegal. Karena mudah tertipu ini investasi bodong makin marak," kata Indah dalam diskusi "Katakan Tidak Pada Investasi Ilegal" di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan,Selasa (2/5/2017).

Oleh sebab itu, Indah mengimbau kepada masyarakat yang berminat untuk berinvestasi, sebelum melakukan investasi harus mencari berbagai informasi perusahaan investasi ini. Tujuanya agar tidak tertipu dan dirugikan oleh para pelaku investasi bodong.

Selain itu, edukasi bisa menjadi solusi agar masyarakat terhindar dari penipuan investasi. Misalnya dengan mengadakan sebuah seminar atau diskusi.

"Edukasi juga penting. Berharap masyarakat bisa kita edukasi mengenai mana saja sih perusahaan yang benar. Jangan sampai asal saja ikut tapi dimanfaatkan oleh segelintir oknum, kasihan masyarakat kita," katanya.

Indah menjelaskan, edukasi bisa dijadikan sebagai bentuk tindak pencegahan terhadap perusahaan-perusahaan investasi yang ilegal. Pasalnya, jika sudah terjadi penipuan, akan sangat merugikan bagi masyarakat.

"Yang paling penting itu pencegahan sebenarnya, kalau sudah terjadi itu parah sekali. Kita sudah banyak sekali contohnya. Sudah banyak PT yang sudah selama ini kita tangani melakukan investasi ilegal money game. Siapa yang jadi korban? masyarakat," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong

Waspada, Ini Ciri Investasi Bodong

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 13:16 WIB

Ini 5 Negara Asing yang Jadi Investor Terbesar Versi BKPM

Ini 5 Negara Asing yang Jadi Investor Terbesar Versi BKPM

Bisnis | Jum'at, 28 April 2017 | 13:25 WIB

BKPM Catat Investasi Masuk Indonesia di Q1 2017 Rp165,8 Triliun

BKPM Catat Investasi Masuk Indonesia di Q1 2017 Rp165,8 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 April 2017 | 08:49 WIB

Menteri Penggerak Investasi Era Orde Baru Tutup Usia

Menteri Penggerak Investasi Era Orde Baru Tutup Usia

News | Kamis, 27 April 2017 | 10:03 WIB

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Mayoritas Jasa Keuangan Global akan Bermitra Dengan Fintech

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 08:47 WIB

Misbakhun Minta Kepemilikan Asing di Industri Asuransi Dibatasi

Misbakhun Minta Kepemilikan Asing di Industri Asuransi Dibatasi

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 13:23 WIB

BKPM Genjot Investasi Pariwisata di Sulawesi Utara

BKPM Genjot Investasi Pariwisata di Sulawesi Utara

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 13:28 WIB

Tahun 2016, 67,82 Persen Warga Indonesia Telah Melek Keuangan

Tahun 2016, 67,82 Persen Warga Indonesia Telah Melek Keuangan

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 11:58 WIB

Adira Finance Syariah Perkenalkan Produk Pembiayaan Paket Umrah

Adira Finance Syariah Perkenalkan Produk Pembiayaan Paket Umrah

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 10:17 WIB

Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection

Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection

Bisnis | Kamis, 06 April 2017 | 20:56 WIB

Terkini

Megawati Ditelepon: Halo...Halo...Sudah Mulai Sadapnya?

Megawati Ditelepon: Halo...Halo...Sudah Mulai Sadapnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:45 WIB

Penyadapan Presiden Disebut sebagai Pengkhianatan Negara, Gerindra Desak Otak Pelaku Dibongkar

Penyadapan Presiden Disebut sebagai Pengkhianatan Negara, Gerindra Desak Otak Pelaku Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:43 WIB

Curiga Bukan Inisiatif Pribadi, Gerindra Desak Bongkar Otak Penyuruh Listyo Sadap Prabowo

Curiga Bukan Inisiatif Pribadi, Gerindra Desak Bongkar Otak Penyuruh Listyo Sadap Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:43 WIB

Cetak Sejarah, REJURAN Indonesia Raih Gelar Top Global Distributor 4 Tahun Berturut-turut

Cetak Sejarah, REJURAN Indonesia Raih Gelar Top Global Distributor 4 Tahun Berturut-turut

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 10:40 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Guru Besar Trisakti Soroti Pertarungan Geng Solo vs Hambalang

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Guru Besar Trisakti Soroti Pertarungan Geng Solo vs Hambalang

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:35 WIB

Mahfud MD: Saya Kaget LSP Kok Dilepas, Apa Ada Nego?

Mahfud MD: Saya Kaget LSP Kok Dilepas, Apa Ada Nego?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:33 WIB

Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan

Lombok Tengah Masih Siaga Kekeringan

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 10:30 WIB

Merenungkan Arti Cinta dan Prinsip Iman dalam Novel Imama Al-Hafidzh

Merenungkan Arti Cinta dan Prinsip Iman dalam Novel Imama Al-Hafidzh

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:30 WIB

Daftar Pasal yang Menjerat Listyo Sigit Cs Kasus Sadap Prabowo, Terancam 10 Tahun Penjara

Daftar Pasal yang Menjerat Listyo Sigit Cs Kasus Sadap Prabowo, Terancam 10 Tahun Penjara

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:24 WIB

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Perdagangan Internasional Tumbuh Pesat, Arus Peti Kemas Pelindo Tembus 10,3 Juta TEUs

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 10:21 WIB

×