Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 06 April 2017 | 20:56 WIB
Zurich Topas Life Luncurkan Digital Credit Protection
Zurich Topas Life dan Investree meluncurkan Digital Credit Protection di Jakarta. [Dok Zurich Topas Life]

Zurich Topas Life (ZTL) bekerjasama dengan salah satu perusahaan teknologi keuangan (fintech) terkemuka di Indonesia, Investree, hari ini, Kamis (6/4/2017) meluncurkan Digital Credit Protection, program asuransi jiwa kredit yang dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan keamanan pengusaha kecil dan profesional. Kolaborasi ini memungkinkan para debitur Investree, dalam hal ini Borrower, untuk mendapatkan proteksi dari risiko tidak terduga sekaligus memberikan keamanan bagi investasi kreditur selama periode angsuran pinjaman mereka.

Perkembangan bisnis peer to peer lending (P2P) telah membawa alternatif baru bagi bisnis dan individu untuk mengakses pendanaan mereka. Indonesia Fintech Association (IFA) melihat pada akhir 2016 terdapat 150 perusahaan teknologi keuangan di Indonesia dengan 17 persen dari mereka yang berfokus pada bisnis pinjaman. IFA juga mencatat bahwa bisnis P2P lending menghadapi peluang besar untuk bertumbuh mengingat kontribusi kredit baru untuk Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia dari sektor perbankan masih berkisar di angka 34,77 persen.

Jika membicarakan pembiayaan, pinjaman yang diambil oleh pengusaha mikro maupun profesional biasanya memiliki risiko dan ketergantungan yang lebih tinggi pada individu peminjam dibandingkan dengan perusahaan yang lebih besar. Dengan demikian, akses ke layanan keuangan terutama asuransi sangat penting bagi mereka, ditambah adanya kebutuhan agar industri asuransi mampu berjalan dengan baik, mengurangi tingkat ketidakpastian, dan mengubahnya menjadi risiko yang dapat dikendalikan. Hal ini menjelaskan mengapa proteksi finansial memiliki peranan penting untuk pengusaha mikro dan profesional.

“Zurich Topas Life melihat kondisi ini sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen kami dalam membantu seluas mungkin masyarakat Indonesia dalam memahami dan melindungi diri dari risiko. Digital Credit Protection dirancang khusus untuk pengusaha mikro dan profesional untuk menjaga masa depan finansial serta membantu mereka untuk fokus pada pertumbuhan bisnis dan menjalani aktivitas profesional mereka dengan pikiran yang tenang. Kami sangat bangga atas kerja sama ini karena ini juga merupakan kolaborasi pertama di Indonesia yang dilakukan antara penyedia asuransi jiwa dan perusahaan fintech P2P lending,” ujar Peter Huber, Presiden Direktur Zurich Topas Life.

Keputusan Zurich Topas Life untuk bekerjasama dengan Investree adalah bagian dari rencana yang strategis. Profil Investree sebagai platform pinjaman yang aman bagi pengusaha dan individu adalah salah satu dari kunci kerja sama ini. Bisnis Investree telah tumbuh hampir 200% sejak mulai beroperasi pada Mei 2016, dengan total pinjaman dicairkan senilai Rp 108 miliar. Sekitar 90% dari dana tersebut dialokasikan untuk UMKM dan sisa 10% lagi untuk para karyawan dan individual dari perusahaan yang bekerja sama dengan Investree.

“Tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa individu dan pengusaha di Indonesia dapat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses pinjaman dengan cara yang lebih mudah dan aman. Indonesia adalah negara besar dengan ekonomi yang menjanjikan dan jumlah populasi dengan usia produktif yang tinggi, namun kita juga menghadapi tantangan dalam mewujudkan inklusi keuangan. Akses ke pendanaan alternatif tidak hanya dapat membantu mereka mengamankan tujuan finansialnya, tetapi juga dapat mengurangi disintermediasi keuangan yang juga akan membantu pengembangan sektor keuangan secara keseluruhan,” ucap Adrian Asharyanto Gunadi, Co-Founder dan CEO Investree.

Adrian juga menyatakan apresiasinya untuk kerja sama ini. “Kami percaya kerja sama ini akan berkontribusi positif bagi bisnis kami di Indonesia. Ketentuan yang berlaku dalam Digital Credit Protection dapat meningkatkan rasa percaya dari sisi Lender untuk berinvestasi melalui marketplace kami, dimana investasi mereka akan tetap aman apabila muncul risiko dari sisi debitur,” tambahnya.

“Digital Credit Protection juga menyasar pengusaha muda dan profesional, bagi kami hal ini bukan sekedar bisnis tetapi juga misi sosial. Kami ingin terlibat langsung dan menawarkan intelligent protection yang sesuai dengan kondisi keuangan mereka. Tidak hanya untuk mengamankan pinjaman mereka, tetapi juga untuk mengurangi risiko, melindungi aset, dan juga mendukung ekosistem kewiraswastaan dan kegiatan ekonomi di Indonesia. Ini adalah bagian dari komitmen kami sebagai penyedia asuransi dalam mewujudkan inklusi keuangan nasional,” tutur Peter.

Digial Credit Protection tersedia dengan produk utama Investree, yaitu pinjaman karyawan dan tagihan pembiayaan untuk pengusaha. Digital Credit Protection dilengkapi dengan berbagai macam manfaat termasuk cakupan yang berjangka hingga 70 tahun, tarif premium tetap selama periode asuransi dan pertanggungan total yang bernilai sampai dengan Rp 100 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rahasia Pinjaman Macet UangTeman Tetap Rendah

Ini Rahasia Pinjaman Macet UangTeman Tetap Rendah

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:55 WIB

UangTeman Fokus Bantu Pertumbuhan Bisnis UKM

UangTeman Fokus Bantu Pertumbuhan Bisnis UKM

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:50 WIB

Pinjaman UangTeman di Jawa Tengah Capai Rp2 Miliar

Pinjaman UangTeman di Jawa Tengah Capai Rp2 Miliar

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 17:43 WIB

Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan

Kunjungi Suku Bajo, Susi Tekankan Pentingnya Asuransi Nelayan

Bisnis | Selasa, 04 April 2017 | 13:56 WIB

BFI Finance dan Indosurya Inti Finance Luncurkan Layanan Mekar Go

BFI Finance dan Indosurya Inti Finance Luncurkan Layanan Mekar Go

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 23:30 WIB

UangTeman Targetkan Salurkan Pinjaman Rp20 Miliar di Jawa Timur

UangTeman Targetkan Salurkan Pinjaman Rp20 Miliar di Jawa Timur

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 21:24 WIB

UangTeman Targetkan Kucurkan Kredit Rp20 Miliar di Bandung

UangTeman Targetkan Kucurkan Kredit Rp20 Miliar di Bandung

Bisnis | Selasa, 28 Maret 2017 | 06:13 WIB

Zurich Luncurkan Zurich Action Promise

Zurich Luncurkan Zurich Action Promise

Bisnis | Senin, 27 Maret 2017 | 06:21 WIB

BI Dukung Peningkatan Pembiayaan di Sektor Pertanian

BI Dukung Peningkatan Pembiayaan di Sektor Pertanian

Bisnis | Rabu, 22 Maret 2017 | 13:11 WIB

Adira Optimis Industri Asuransi Kendaraan Bermotor Tetap Naik

Adira Optimis Industri Asuransi Kendaraan Bermotor Tetap Naik

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB