Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Industri Beton Pra Cetak Masih Terhambat Sejumlah Kendala

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 18 Mei 2017 | 16:39 WIB
Industri Beton Pra Cetak Masih Terhambat Sejumlah Kendala
Pabrik beton pra cetak PT. Kunango Jantan di Sumatera Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Dalam kunjungan kerjanya ke Padang, Sumatera Barat, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyempatkan diri berkunjung ke PT. Kunango Jantan (PT. KJ) selaku perusahaan lokal asal Sumatera Barat (Sumbar) yang membuat komponen bangunan seperti beton pra cetak, struktur baja, tiang besi, cinder block dan blok beton serta pipa galvanis.

Menurut Menteri Basuki, usaha seperti ini termasuk sedikit di Sumbar, jumlahnya tidak lebih dari lima perusahaan. "Perusahaan ini juga masuk dalam lima pembayar pajak terbesar di Sumbar," kata Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (17/5/2017).

Sementara Kepala BPJN Wilayah III Syaiful Anwar mengungkapkan Kementerian PUPR dalam pembangunan Jalan Padang by pass juga telah menggunakan produk PT. KJ antara lain lampu jalan, semua beton precast  termasuk untuk U-Ditch yaitu saluran dari beton bertulang dengan bentuk penampang huruf U dan bisa diberi tutup.

Menurutnya perkembangan industri pra cetak banyak dipengaruhi oleh biaya angkutan. "Dengan produk lokal, kita bisa menekan biaya untuk beton precast, dengan kualitas yang bagus dan sesuai spesifikasi. Dalam hal ini PT. KJ selaku industri lokal bisa memenuhi kebutuhan kami," tutur Syaiful dalam kesempatan yang sama.

Untuk diketahui PT KJ Group berdiri sejak 1993 bergerak dibidang manufacture dan trading. Saat ini memiliki lima divisi, yakni PT Kunango Jantan Beton, PT Kunango Jantan Steel, PT Tiga Pilar Sakato, PT Kunango jantan Concrete dan Workshop PT Kunango Jantan. Perusahaan yang berlokasi di Jl. By-Pass Km.25, Kanagarian Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman itu memiliki luas 19 ha dengan omset mencapai miliaran rupiah. Menurut Dirut Asril, saat ini PT KJ sudah melakukan kerjasama dengan beberapa BUMN seperti PT. Semen Padang, PT. PLN, PT Telkom, PT Waskita Karya dan PT. Adhi Karya.

Perkembangan Industri Pra Cetak

Permintaan (demand) beton pra cetak nasional saat ini juga telah meningkat pesat melebihi kapasitas pasokan, sehingga sudah saatnya kapasitas industri beton pra cetak ditingkatkan. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian PUPR, kapitalisasi Industri beton pra cetak tahun 2014 sekitar 16,61 persen dari total pekerjaan beton nasional. Porsi ini akan terus didorong hingga mencapai 30 persen pada tahun 2019.

Namun di tengah meningkatnya permintaan pasar, geliat industri beton pra cetak masih terkendala sejumlah masalah diantaranya, sedikitnya produksi semen tipe-1 (ordinary cement) dan belum banyak produsen baja strand (post tension) dalam negeri sebagai bahan baku untuk mendukung instalasi beton pra cetak.

Dari sisi produksi, kapasitas produksi beton pra cetak saat ini masih sangat terbatas, ditambah dengan faktor biaya logistik transportasi yang menjadikan biaya mahal. Berdasarkan data Ikatan Ahli Pracetak dan Prategang Indonesia (IAPPI) tahun 2016, total kapasitas produksi dari 56 pabrik beton pra cetak di seluruh Indonesia adalah 25,4 juta ton per tahun atau rata-rata produksi satu pabrik 454.499 ton per tahun. Sementara kebutuhan terus meningkat lima kali lipat di atas kemampuan produksi industri beton pra cetak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daya Saing Infrastruktur Butuh Industri Precast Nasional

Daya Saing Infrastruktur Butuh Industri Precast Nasional

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:32 WIB

Hingga 2019, Pembangunan 29 Bendungan Baru Akan Selesai

Hingga 2019, Pembangunan 29 Bendungan Baru Akan Selesai

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 16:19 WIB

Basuki Akui Target Pembangunan 65 Bendungan Butuh Kekompakan

Basuki Akui Target Pembangunan 65 Bendungan Butuh Kekompakan

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 15:58 WIB

Pembangunan Bendungan Tugu Ditargetkan Selesai Akhir 2017

Pembangunan Bendungan Tugu Ditargetkan Selesai Akhir 2017

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 15:52 WIB

Pembangunan Pelabuhan Patimban Tunggu Lampu Hijau Bappenas

Pembangunan Pelabuhan Patimban Tunggu Lampu Hijau Bappenas

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 20:51 WIB

Kementerian PUPR Akan Bangun Jalan Selingkar Wilis di Kediri

Kementerian PUPR Akan Bangun Jalan Selingkar Wilis di Kediri

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 20:31 WIB

Kementerian PUPR Bangun Jembatan Ngadiluwih Kediri

Kementerian PUPR Bangun Jembatan Ngadiluwih Kediri

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 20:24 WIB

Pembangunan Bendungan Logung Ditargetkan Rampung 2018

Pembangunan Bendungan Logung Ditargetkan Rampung 2018

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 17:24 WIB

Underpass Tambun Bekasi Mulai Beroperasi

Underpass Tambun Bekasi Mulai Beroperasi

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 16:31 WIB

Best & Grow Investment Bangun Kawasan Industri GIIPE di Sumut

Best & Grow Investment Bangun Kawasan Industri GIIPE di Sumut

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 14:25 WIB

Terkini

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB