Dongkrak Penerimaan Negara, Pemerintah Janji Ekstensifikasi Cukai

Adhitya Himawan

Selasa, 06 Juni 2017 | 13:54 WIB
Dongkrak Penerimaan Negara, Pemerintah Janji Ekstensifikasi Cukai
Ruang rapat Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Rapat paripurna DPR RI dengan agenda tanggapan Pemerintah atas pandangan Fraksi terhadap Kerangka Ekonomi Makro (KEM) Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 berlangsung di Gedung DPR Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2017).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menargetkan rasio penerimaan perpajakan (tax ratio) tahun 2018 mencapai 11-12 persen. Angka ini meningkat dari 2016 lalu yang hanya sebesar 10,36 persen. Menurut Ani, angka tersebut telah mempertimbangkan kondisi perekonomian yang membaik, kapasitas historis penerimaan perpajakan, dan upaya-upaya ekstra untuk meningkatkan penerimaan. Diharapkan pada tahun 2018 rasio perpajakan dapat mencapai 11-12 persen.

Rasio perpajakan tahun 2018 akan memanfaatkan hasil kebijakan pengampunan pajak yaitu perluasan basis pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, dan ditopang dengan langkah reformasi perpajakan secara berkelanjutan.

"Pemerintah akan terus melakukan ekstensifikasi penerimaan cukai melalui pengenaan cukai terhadap barang-barang yang perlu dikendalikan konsumsinya karena menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat," jelasnya.

Ani juga mengapresiasi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) yang mendukung upaya Pemerintah dalam rangka perluasan obyek kena cukai yang merusak lingkungan.

“Perluasan obyek kena cukai yang merusak lingkungan bertujuan untuk lebih mengoptimalkan pendapatan negara,” kata Ani.

Sebelumnya, pada rapat paripurna tanggal 30 Mei 2017 lalu, juru bicara F-PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal berpandangan, F-PKB meminta pemerintah di tahun 2018 untuk lebih mengoptimalkan pendapatan negara di bidang kepabeanan dan cukai melalui inovasi-inovasi kebijakan.

“Dalam hal ini, F-PKB mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan penerimaan kepabeanan dan cukai dengan melakukan perluasan obyek kena bea dan cukai terkait komoditas yang berpotensi merusak lingkungan,” kata Cucun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Pertanyakan Pola Kepemimpinan Calon DK OJK

Misbakhun Pertanyakan Pola Kepemimpinan Calon DK OJK

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 12:55 WIB

DPR Dorong Ekstensifikasi Cukai untuk Penerimaan Negara

DPR Dorong Ekstensifikasi Cukai untuk Penerimaan Negara

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 12:51 WIB

Nasabah Bersaldo Minimal Rp200 Juta Wajib Lapor ke Ditjen Pajak

Nasabah Bersaldo Minimal Rp200 Juta Wajib Lapor ke Ditjen Pajak

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 17:15 WIB

Sri Mulyani Keluarkan PMK Baru Terkait Data Nasabah Bank

Sri Mulyani Keluarkan PMK Baru Terkait Data Nasabah Bank

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 15:09 WIB

Bahas APBNP 2017 dan RAPBN 2018, Sri Mulyani Temui Jokowi

Bahas APBNP 2017 dan RAPBN 2018, Sri Mulyani Temui Jokowi

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 14:14 WIB

Ini Alasan Sri Mulyani Butuh Perppu Akses Informasi Keuangan

Ini Alasan Sri Mulyani Butuh Perppu Akses Informasi Keuangan

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 14:06 WIB

Nasdem Akui Inflasi Akibat Kenaikan BBM Itu Logis

Nasdem Akui Inflasi Akibat Kenaikan BBM Itu Logis

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 13:49 WIB

Nasdem Minta Pemerintah dan BI Jaga Inflasi Pangan

Nasdem Minta Pemerintah dan BI Jaga Inflasi Pangan

Bisnis | Senin, 05 Juni 2017 | 13:41 WIB

YLKI: Industri Rokok Adalah Ancaman Serius Nawa Cita Jokowi

YLKI: Industri Rokok Adalah Ancaman Serius Nawa Cita Jokowi

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 10:20 WIB

DPR Tunggu Komunikasi Politik Pemerintah Soal Perppu No. 1/2017

DPR Tunggu Komunikasi Politik Pemerintah Soal Perppu No. 1/2017

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 08:52 WIB

Terkini

Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya

Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:26 WIB

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:25 WIB

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:19 WIB

Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP

Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:14 WIB

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:13 WIB

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:08 WIB

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:05 WIB

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

×