Bunga Kartu Kredit Turun Jadi 2,25%, Kenali Hitungannya

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 15 Juni 2017 | 17:34 WIB
Bunga Kartu Kredit Turun Jadi 2,25%, Kenali Hitungannya
Ilustrasi kartu kredit. (Shutterstock)

Suara.com - Mulai awal bulan Juni ini, bunga kartu kredit turun menjadi 2,25 persen per bulan, dari saat ini 2,95 persen per bulan. Penurunan sebesar 24 persen atau hampir sepertiga ini menyusul peraturan Bank Indonesia yang terbit 2 Desember 2016, yakni Surat Edaran BI tentang perubahan keempat atas surat edaran BI Nomor 11/10/DKSP tertanggal 13 April 2009 perihal penyelenggaran kegiatan alat pembayaran dengan menggunakan kartu.

Nasabah bank pemilik kartu kredit sangat diuntungkan dengan kebijakan dari Bank Indonesia ini. Sebab beban bunga yang selama ini ditanggung konsumen dengan sendirinya turun sebesar 24% dari sebelumnya. Misalnya, jika sebelumnya membayar bunga sebesar Rp 100.000 atas transaksi yang sudah jatuh tempo, kini akan turun menjadi hanya sekitar Rp 75.000. Lumayan, kan?

Mumpung masih dalam suasana penurunan kartu kredit, sebaiknya kamu mengetahui seluk beluk tentang bunga kartu kredit. Bagaimana bunga kartu kredit tersebut dihitung? Dan bagaimana sebaiknya kamu bebas dari bunga kartu kredit?

Berikut ini beberapa fakta yang perlu kamu ketahui seputar bunga kartu kredit, dikutip Halomoney.co.id dari berbagai sumber.

Bunga Kartu Kredit Memakai hitungan proporsional
Bunga kartu kredit tidak dibebankan sesuai sisa tagihanmu di bulan berikutnya. Yang terjadi sebenarnya, bunga kartu kredit dihitung secara proporsional terhadap setiap transaksi yang terjadi, sejak nilai transaksi dibukukan.
Ilustrasinya begini.

Pada bulan Juni, kamu melakukan transaksi dua kali pada tanggal 9 Juni dan 15 Juni masing-masing senilai Rp 1.500.000 dan Rp 800.000. Pada tanggal 20 Juni, tanggal pengiriman lembar tagihan, kamu akan menerima tagihan dengan detail sebagai berikut:

Pada tanggal 6 Juli, kamu melunasi 50% dari tagihanmu yakni sebesar Rp 1.150.000. Sehingga kamu memiliki sisa tagihan sebesar Rp1.150.000.
Mungkin kamu mengira jumlah bunga kartu kredit yang dibebankan di tagihan bulan depan (20 Juli) sebesar Rp33.925 (2,95% dari Rp1.150.000). Ternyata kamu salah! Jumlah bunga yang akan muncul di tagihanmu ialah sebesar Rp71.188!

Kok bisa?
Dalam sistem pembayaran tagihan kartu kredit, dikenal istilah interest-free period, atau periode bebas bunga. Ketika kamu memutuskan untuk membayar penuh seluruh tagihan bulan Juni pada tanggal 9 Juli atau 15 hari setelah tanggal pengiriman tagihan pada 20 Juni, maka seluruh selisih hari tagihan tersebut akan bebas dari bunga.

Namun, apabila kamu terlambat membayar tagihan kartu kredit, maka bank mengenakan bunga terhadap selisih dana sejak hari pembukuan transaksi. Sejak transaksi itu, bank akan menghitung bunga harian seperti ilustrasi di atas.

Kuncinya adalah membayar penuh tagihan kartu kredit sebelum tanggal jatuh tempo agar kamu tidak terkena bunga sama sekali.

Tiga komponen biaya bunga kartu kredit
Setidaknya terdapat tiga jenis komponen biaya bunga kartu kredit.

Pertama, beban bunga proporsional terhadap setiap transaksi individual. Seperti pada transaksi 1 misalnya, selisih hari dari tangggal pembukuan ke tanggal penagihan adalah selama 10 hari. Maka setiap harinya, kamu akan dikenakan bunga sebesar Rp1.455 (35.4%*1 hari*Rp 1.500.000)/365 hari) atau Rp 14.548 untuk total tagihan 10 hari. Hal yang sama juga berlaku untuk transaksi 2.

Kedua, beban bunga terhadap total tagihan pada bulan berjalan. Pada transaksi 3, kamu akan dikenakan bunga selama selisih hari dari tanggal tagihan bulan Maret ke April (31 hari), atau sebesar Rp 15.616 (35,4%*31 hari*2.300.000/365 hari).

Ketiga, potongan bunga terhadap pembayaran. Hal ini dapat dilihat pada transaksi 4. Jumlah potongan bunga didapatkan dari selisih hari antara tanggal pembayaran dan tanggal penagihan periode berikutnya. Pada kasus di atas, sisa hari tagihan adalah 14 hari di mana jumlah pembayaran yang dilakukan sebesar Rp1.150.000.

Maka didapatkan potongan bunga sebesar Rp15.616 (35,4%*14 hari*1.150.000/365 hari). Semakin cepat kamu membayar, maka semakin besar pula jumlah potongan bunga yang kamu dapatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Tanda Anda Kecanduan Memakai Kartu Kredit

6 Tanda Anda Kecanduan Memakai Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 27 Mei 2017 | 19:48 WIB

4 Tanda Anda Tidak Perlu Memiliki Kartu Kredit

4 Tanda Anda Tidak Perlu Memiliki Kartu Kredit

Bisnis | Senin, 08 Mei 2017 | 19:10 WIB

Ini Lima Keistimewaan Global Wealth Management BNI Emerald

Ini Lima Keistimewaan Global Wealth Management BNI Emerald

Bisnis | Sabtu, 29 April 2017 | 09:09 WIB

BNI Persembahkan Kartu BNI Emerald World Debit Pada Nasabah Kaya

BNI Persembahkan Kartu BNI Emerald World Debit Pada Nasabah Kaya

Bisnis | Sabtu, 29 April 2017 | 08:58 WIB

Tiga Cara Mudah Mengerem Nasfu Belanja dengan Kartu Kredit

Tiga Cara Mudah Mengerem Nasfu Belanja dengan Kartu Kredit

Bisnis | Minggu, 23 April 2017 | 08:00 WIB

Terkini

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Mudik Gratis BUMN 2026: Pupuk Indonesia Berangkatkan 1.559 Pemudik ke Kampung Halaman

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:21 WIB

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

BI Was-was Dampak Konflik Timur Tengah: Pertumbuhan Ekonomi Akan Melambat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:20 WIB

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Sambut Hari Raya dengan Tenang, Ini Layanan BRI yang Tetap Bisa Diakses

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:15 WIB

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Lebaran di Balik Panel Kontrol: Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:05 WIB

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

OVO Finansial Kucurkan Rp6 Triliun untuk UMKM dan Driver

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 16:01 WIB

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:27 WIB

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Tren Baru Lebaran, Banyak Warga RI Kirim Paket ke Luar Negeri untuk Keluarga

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:19 WIB

Proyeksi Pemudik EV Melonjak, Dirut PLN Cek Kesiapan Layanan SPKLU Trans Jawa

Proyeksi Pemudik EV Melonjak, Dirut PLN Cek Kesiapan Layanan SPKLU Trans Jawa

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:09 WIB

Jelang Puncak Mudik, Kendaraan Keluar Jabodetabek Naik 14 Persen

Jelang Puncak Mudik, Kendaraan Keluar Jabodetabek Naik 14 Persen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 15:08 WIB

Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Garuda Indonesia Jalankan 11 Strategi Transformasi, Bidik Pemulihan Kinerja

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:53 WIB