IPW Dukung Pemerintah Pindahkan Ibu Kota Negara

Adhitya Himawan

Selasa, 11 Juli 2017 | 15:21 WIB
IPW Dukung Pemerintah Pindahkan Ibu Kota Negara
Tugu Monumen Nasional (Monas), simbol ibukota Jakarta. (Suara.com/Oke Atmaja)

Indonesia Property Watch (IPW) mendukung rencana pemindahan Ibukota oleh pemerintah. Pembentukan sebuah kota baru membutuhkan persiapan yang sangat matang, karena membutuhkan effort yang luar biasa. Perubahan besar akan terjadi disertai dengan risiko yang sangat tinggi. Dengan berpindahnya ibukota maka banyak pola aktivitas yang juga berubah termasuk perubahan sosio-budaya dan lainnya yang harus mendapat perhatian.

"Rencana pemerintah menyiapkan lahan seluas 300.000 ha di Palangkaraya membutuhkan konsistensi pengembangan yang luar biasa," kata Ali Tranghanda, CEO IPW di Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Luas tersebut 4-5 kali lebih besar dari Ibukota DKI Jakarta saat ini. Dari luas tersebut mungkin harus dipersiapkan kawasan-kawasan strategis yang dapat dijadikan pusat pemerintah dalam skala yang lebih kecil dan bertahap. Bandingkan juga dengan pengembangan Kota Baru Bumi Serpong Damai (BSD) seluas 6.000 ha yang setelah 30 tahun lebih, belum juga rampung sepenuhnya dengan development rate rata-rata diperkirakan 127 ha/tahun.

IPW menyoroti pemindahan ibukota jangan sampai menjadi ajang spekulasi. Pasalnya belum ada satu kota di Indonesia yang telah memiliki pola rencana kota dengan baik. “Bila pemerintah berencana memindahkan ibukota, harusnya diawali dengan persiapan yang matang terkait master plan. Tanpa master plan yang jelas, pembangunan sebuah kota hanya akan menjadi amburadul”, jelas Ali.

Jangan sampai terulang di kota-kota lain yang sarat dengan spekulasi, Ali mengingatkan pemerintah untuk dapat mem-plot tata ruang khusus untuk pengembangan rumah rakyat. Sampai saat ini belum ada kota yang betul-betul mengakomodir peruntukan khusus untuk perumahan rakyat. Dengan plot area ini maka aksi spekulasi lahan di area tersebut tidak akan terjadi, karena siapapun tidak bisa membebaskan lahan disana bila tidak dibangun rumah murah.

Selain itu IPW menyoal mengenai kinerja pengembangan infrastruktur yang saat ini dibangga-banggakan pemerintah. “Dari satu sisi, pembangunan infrastruktur di Indonesia diapresiasi dengan baik. Dengan dibukanya lahan ibukota baru, maka pembangunan infrastruktur akan menjadi motor penggerak yang luar biasa,” jelas Ali.

Namun demikian, Ali menjelaskan bahwa masuknya pembangunan infrastruktur ke dalam sebuah wilayah akan mendongkrak harga tanah yang sangat tinggi yang dapat menjadi faktor negatif dalam pengembangan sebuah kota dalam jangka panjang. Karenanya menjadi keharusan master plan dibuat sebelum infrastruktur dibangun. Tanpa perencanaan seperti itu, maka harga tanah akan melambung dan pemerintah akan kesulitan untuk mengendalikan harga tanah. Dan itu juga yang terjadi berkaca dari pengembangan Kota Maja. Harga terus naik dan penyediaan rumah murah semakin terpinggirkan karena pemerintah tidak dapat mengendalikan harga tanah. Karenanya dengan rencana infrastruktur yang ada, pemerintah harus siap untuk segera ‘mengamankan’ lahan-lahan di simpul-simpul yang ada agar jangan jadi obyek spekulasi dengan membentuk bank tanah.

Untuk urusan pembiayaan, pemerintah tidak usah takut kekurangan dana dari APBN. Strategi pembiayaan dengan mendatangkan investor sangat terbuka lebar. Artinya dengan luasan yang besar tersebut, pemerintah tidak perlu mengeluarkan modal untuk keseluruhan lahan dan bisa bekerja sama dengan investor baik lokal maupun mancanegara, dan itu juga yang dilakukan pengembang-pengembang besar dalam mengembangkan sebuah kota baru.

baca juga

Yang terakhir yang mungkin menjadi sangat penting dalam jangka panjang, adalah mengenai seberapa besar komitmen dan konsisten pemerintah dalam memindahkan dan mengembangkan ibukota baru. Beberapa kali rencana pemindahaan ibukota terganjal karena masalah politik. Jangan sampai perubahan yang sudah dilakukan, berhenti di tengah jalan, mengingat luas pengembangan yang sangat besar dan waktu yang sangat panjang.

"Semua permasalahan teknis seharusnya dapat dijawab, namun yang lebih berbahaya dalam rencana pemindahan ibukota ini adalah unsur politik yang sangat kental yang dapat mengganggu keberlanjutan pengembangan ibukota baru," tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW Kritik Pemerintah Gagal Paham Masalah Perumahan Subsidi

IPW Kritik Pemerintah Gagal Paham Masalah Perumahan Subsidi

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 15:08 WIB

Gerindra Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan

Gerindra Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan

Bisnis | Sabtu, 08 Juli 2017 | 09:46 WIB

Bayangkan, Pusat Pemerintahan Dipindahkan oleh Swasta

Bayangkan, Pusat Pemerintahan Dipindahkan oleh Swasta

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 16:10 WIB

Tak Setuju Pindah Ibu Kota, Fadli Zon Sindir Hidup Susah

Tak Setuju Pindah Ibu Kota, Fadli Zon Sindir Hidup Susah

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 18:35 WIB

Ongkos Besar, Jokowi Harus Nabung untuk Biaya Pindahkan Ibu Kota

Ongkos Besar, Jokowi Harus Nabung untuk Biaya Pindahkan Ibu Kota

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 17:42 WIB

Masyarakat Diminta Sabar Tunggu Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara

Masyarakat Diminta Sabar Tunggu Kajian Pemindahan Ibu Kota Negara

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 14:27 WIB

Luhut Bantah Cina Bantu Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia

Luhut Bantah Cina Bantu Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia

Bisnis | Kamis, 06 Juli 2017 | 06:52 WIB

Ide Ibu Kota Pindah, Jokowi: Nanti Saya Sampaikan Pada Waktunya

Ide Ibu Kota Pindah, Jokowi: Nanti Saya Sampaikan Pada Waktunya

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 15:04 WIB

Ketua MPR: Pemindahan Ibu Kota Tak Mungkin dalam Waktu Dekat

Ketua MPR: Pemindahan Ibu Kota Tak Mungkin dalam Waktu Dekat

News | Selasa, 04 Juli 2017 | 13:15 WIB

Bappenas Gandeng Swasta Untuk Pindahkan Ibukota Negara

Bappenas Gandeng Swasta Untuk Pindahkan Ibukota Negara

Bisnis | Senin, 03 Juli 2017 | 14:11 WIB

Terkini

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

SULE-WM Lampaui Target, Pengelolaan Sampah Plastik Tembus 4.000 Ton

Sumut | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Perusahaan Biofarmasi Raih Predikat Tempat Kerja Terbaik Lima Tahun Berturut-Turut

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

Survei Voxpol Center: 63,3 Persen Responden Nilai Prabowo Mampu Jalankan Pemerintahan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Klasemen Terbaru Super League: Persija Jakarta Nyaman di Puncak, Persib Bandung Terpuruk

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:15 WIB

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

5 Cara Menikmati Kesenangan Kecil Tanpa Boros, dari Ngopi hingga Streaming Musik

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:07 WIB

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

Survei Voxpol Center: 63,1 Persen Publik Percaya Pemerintahan Prabowo - Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

Teuku Riefky Ingin Ekraf Indonesia Mendunia, Belajar dari Fenomena Aura Farming

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Pecah Telur! Ananda Wahyu Sumbang Emas Pertama untuk Solo dari Cabor Sambo di Porprov 2026

Surakarta | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Bisa Dipakai Lari di Jalan Hingga Gunung, 6 Sepatu Terbaru Ortuseight Ini Layak Dilirik

Sport | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:37 WIB

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:24 WIB

×