alexametrics

Butuh Dana Tunai saat Lebaran? Gadaikan Barang Saja!

Angelina Donna
Butuh Dana Tunai saat Lebaran? Gadaikan Barang Saja!

Bila Anda ingin menggadaikan barang berharga, pastikan Anda memilih pusat jasa gadai terpercaya

Pengeluaran uang saat kedatangan musim perayaan seperti bulan puasa dan Lebaran, lazim meningkat tajam. Banyak agenda pengeluaran tahunan yang menguras kantong. Tidak sedikit kalangan yang merasa kelimpungan menutup berbagai kebutuhan seputar Ramadan dan Lebaran.

Akhirnya, banyak orang yang memilih untuk meminjam uang untuk menutup kebutuhan seputar Lebaran. Meminjam uang tunai ke saudara, kerabat bahkan memanfaatkan produk pinjaman ke lembaga keuangan melalui gesek tunai kartu kredit dan pengajuan kredit tanpa agunan.

Bila Anda saat ini merasa mulai kelimpungan menutup kebutuhan seputar Lebaran, jangan terburu-buru memilih opsi meminjam uang. Lihat dulu ke dalam, apakah ada aset cukup berharga yang bisa Anda gadaikan?

Opsi menggadai barang bisa menjadi jalan keluar yang tepat untuk menutup kebutuhan uang tunai seputar keperluan Lebaran. Beberapa barang yang bisa Anda gadaikan antara lain, emas batangan, perhiasan, barang elektronik atau gadget seperti laptop, handphone, dan lain sebagainya. Juga, sepeda motor atau sepeda biasa.

Menggadaikan barang memungkinkan Anda mendapatkan pinjaman dalam waktu cepat dengan jaminan barang yang bisa Anda tebus kembali kelak sebelum jatuh tempo. Nah, berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan bila hendak menggadai barang:

1. Kredibilitas jasa gadai

Bila Anda ingin menggadaikan  barang berharga, pastikan Anda memilih pusat jasa gadai terpercaya. Bagaimanapun, yang Anda gadaikan adalah barang berharga di mana Anda masih berharap bisa mendapatkan lagi barang tersebut bila kelak utang gadai lunas. Jadi,  pastikan jasa  gadai yang Anda tuju bisa dipercaya menjaga barang Anda dan menjaga informasi pribadi Anda agar tidak dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggungjawab.

2. Nilai taksiran barang

Ketika Anda menggadaikan barang, maka dana pinjaman yang bisa Anda peroleh maksimal 80% dari nilai barang tersebut di pasar. Jadi, tidak perlu kecewa bila nilai taksiran barang tidak sesuai harapan. Sebagai contoh, Anda menggadaikan sepeda motor di mana nilai pasarannya saat ini sekitar Rp12 juta. Maka, dana pinjaman yang bisa Anda dapatkan dari menggadaikan sepeda motor tersebut kemungkinan hanya sekitar Rp9 jutaan saja. 

3. Biaya gadai