Utang Indonesia Rp3.706 Triliun, Warga Miskin 27,77 Juta Orang

Reza Gunadha

Sabtu, 22 Juli 2017 | 13:55 WIB
Utang Indonesia Rp3.706 Triliun, Warga Miskin 27,77 Juta Orang
Suasana kawasan kumuh di Jakarta. Foto diambil pada Selasa (20/9/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pengamat ekonomi Dr James Adam mengatakan, utang luar negeri (ULN) Indonesia yang terus bertumpuk tak berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

ULN Indonesia hingga Juni 2017 mencapai Rp3.706,52 triliun atau meningkat sebesar Rp34,19 triliun dibandingkan bulan sebelumnya.

"ULN itu berasal dari penerbitan SBN (neto) sebesar Rp35,77 triliun, dan pelunasan pinjaman (neto) sebesar Rp1,59 triliun. Namun, ULN itu tidak meningkatkan kesejahteraan atau tak sejalan dengan pengentasan kemiskinan,” kata James Adam di Kupang, Nusa Tenggara Timur, seperti dilansir Antara, Sabtu (22/7/2017).

Data yang dilansir Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis (20/7/2017), menyebutkan utang tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp2.979,50 triliun atau 80,4 persen dan pinjaman sebesar Rp727,02 triliun atau 19,6 persen.

Penambahan utang neto 2017 sampai dengan Juni 2017 adalah sebesar Rp191,06 triliun, yang berasal dari kenaikan SBN sebesar Rp198,89 triliun dan pelunasan pinjaman mencapai sebesar Rp7,83 Triliun.

"Tambahan pembiayaan utang memungkinkan kenaikan belanja produktif di bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, transfer ke daerah dan dana desa, serta belanja sosial," jelas James Adam mengutip keterangan Kemenkeu.

Sementara kata James, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan Indonesia masih menyisakan penduduk miskin sebanyak 27,77 juta atau 10,64 persen dari total penduduk.

"Artinya bertambahnya utang Indonesia tak sejalan dengan pengentasan kemiskinan," nilainya.

Anggota IFAD (International Fund for Agricultural Development) untuk program pemberdayaan masyarakat pesisir NTT itu menuturkan, ULN hanya difokuskan untuk pembangunan infrastruktur sehingga tak mampu mengurangi kemiskinan penduduk.

baca juga

"Utang pemerintah itu kan banyak arahnya ke infrastruktur. Tergantung tahapnya kalau infrastruktur itu, kalau tahapnya baru pinjaman tapi belum ada pembangunan, tentu tidak akan menurunkan (kemiskinan)," jelasnya.

Karenanya, James meminta pemerintah harus menarik utang lebih awal (prefunding) untuk membiayai kebutuhan belanja pemerintah yang prioritas, seperti infrastruktur untuk meningkatkan laju ekonomi dan mengurangi kesenjangan di masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Pembangkit Listrik Terapung

Kapal Pembangkit Listrik Terapung

Foto | Jum'at, 21 Juli 2017 | 13:18 WIB

Utang RI Tembus Rp3.672 Triliun, Luhut: Nggak Masalah

Utang RI Tembus Rp3.672 Triliun, Luhut: Nggak Masalah

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 12:52 WIB

Lapangan Rumput Bandara El Tari Kupang Kebakaran

Lapangan Rumput Bandara El Tari Kupang Kebakaran

News | Jum'at, 23 Juni 2017 | 19:38 WIB

Inilah Sebab Investasi Migas di NTT Tak Alami Kemajuan

Inilah Sebab Investasi Migas di NTT Tak Alami Kemajuan

Bisnis | Selasa, 20 Juni 2017 | 13:20 WIB

Satu Balita dan Pemuda di NTT Tewas Usai Santap Kepiting

Satu Balita dan Pemuda di NTT Tewas Usai Santap Kepiting

News | Sabtu, 03 Juni 2017 | 14:24 WIB

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Terhadap Utang Bisa Jadi Candu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 15:23 WIB

Kasus Bayi Lahir Pendek Tinggi di NTT, Ini Komentar Menkes

Kasus Bayi Lahir Pendek Tinggi di NTT, Ini Komentar Menkes

Health | Selasa, 02 Mei 2017 | 21:28 WIB

Ini Tiga Masalah Kesehatan yang Dihadapi NTT

Ini Tiga Masalah Kesehatan yang Dihadapi NTT

Health | Selasa, 02 Mei 2017 | 21:05 WIB

Sri Mulyani: Setiap Orang Indonesia Tanggung Utang Rp13 Juta

Sri Mulyani: Setiap Orang Indonesia Tanggung Utang Rp13 Juta

Bisnis | Senin, 17 April 2017 | 13:57 WIB

Ribuan Peziarah di Larantuka Ikuti Prosesi Laskar Laut

Ribuan Peziarah di Larantuka Ikuti Prosesi Laskar Laut

News | Jum'at, 14 April 2017 | 14:07 WIB

Terkini

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

×