Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

AJI Medan Dorong Jurnalis Peka Soal Isu Dana Pajak Rokok

Adhitya Himawan

Senin, 24 Juli 2017 | 17:47 WIB
AJI Medan Dorong Jurnalis Peka Soal Isu Dana Pajak Rokok
AJI Medan menggelar workshop "Optimalisasi Dana Pajak Rokok Daerah untuk Kawasan Tanpa Rokok" di Sumatera Utara, di Medan, Sumatera Utara. [Dok AJI Medan]

Tidak banyak media massa di Sumatera Utara yang mengangkat isu-isu terkait dana pajak rokok yang merupakan pungutan atas cukai rokok oleh Pemerintah pusat, yang disetor ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk.

Sebagian dari dana pajak rokok ini akan masuk ke RKUD Provinsi sebagai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi yang selanjutnya akan ditransfer ke Kabupaten/Kota. Permasalahannya, dana pajak rokok ini belum dikelola secara optimal, sehingga menuntut media massa sebagai perpanjangan kepentingan publik untuk memantaunya secara lebih kritis dan berkelanjutan.

Dalam Pasal 31 UU No. 28/2009 telah diatur bahwa penerimaan dana pajak rokok, baik bagian Provinsi maupun bagian Kabupaten/Kota dialokasikan paling sedikit 50 persen, untuk mendanai pelayanan kesehatan masyarakat dan penegakan hukum oleh aparat yang berwenang.

Provinsi Sumatera Utara sebagai Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar keempat setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah, mendapat porsi pajak rokok terbesar ketiga; dimana estimasi Kementerian Keuangan RI pada tahun 2016 porsi pajak rokok yang diterima Provinsi Sumatera Utara adalah lebih dari Rp782 miliar. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2017, menjadi Rp833 miliar.

“Mengingat dana pajak rokok telah diamanatkan dalam Undang-undang, maka jurnalis memiliki kewajiban moral untuk mengawasinya, setidaknya untuk mendapatkan gambaran-gambaran terperinci kalau ada penyimpangan dalam penggunaan dananya,” kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan, Agoez Perdana, dalam kesempatan workshop “Optimalisasi Dana Pajak Rokok Daerah untuk Kawasan Tanpa Rokok di Sumatera Utara”, yang digelar AJI Medan dan Yayasan Pusaka Indonesia, di Hotel Grand Darussalam Syariah, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (22/7/2017)

Dihadiri oleh belasan jurnalis lintas media, secara khusus workshop tersebut bermanfaat untuk mendorong para jurnalis melahirkan karya jurnalistik dalam bentuk liputan investigasi dan mendalam yang lebih memiliki nilai berita dalam isu pengendalian tembakau. Selain itu dapat mendorong jurnalis sebagai social control dalam transparansi dan akuntabilitas dana pajak rokok.

“Yang paling utama adalah diharapan workshop ini dapat melahirkan jurnalis yang memiliki daya kritis terhadap persoalan-persoalan di masyarakat dan terhadap pengambil kebijakan, khususnya dalam isu pengendalian tembakau,” tegas Agoez.

Seorang narasumber dalam workshop itu, Elisabeth Juniarti, selaku Staf Divisi Kesehatan dan Pendidikan Yayasan Pusaka Indonesia mengatakan, sejak tahun 2014-2016 target dan realisasi pajak rokok Provinsi Sumatera Utara meningkat.

baca juga

“Pada tahun 2014 Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan pajak sebesar Rp546,9 miliar, tetapi hanya terealisasi sebesar 73 persen atau setara dengan Rp394,5 miliar. Kemudian pada tahun 2015 dengan target sebesar Rp630 miliar, baru terealisasi 102,6 persen atau setara dengan Rp646,8 miliar. Baru pada 2017 Pemprov Sumut berhasil mencapai 133,7 persen sejumlah Rp759,8 miliar. Angka-angka itu tidak berarti Pemprov Sumut berhasil melaksanakan amanat Pasal 31 UU No. 28/2009,” tegas Elisabeth.

Pada kesempatan yang sama, pengamat anggaran dan kebijakan Sumatera Utara, Elfanda mengungkapkan, beragam regulasi tentang pajak rokok banyak sekali, namun tidak diterapkan secara optimal. Dalam hal pendapatan daerah, tingkat estimasi pendapatan masih belum begitu akurat, bahkan ada Kabupaten/Kota yang seringkali bagi hasil pajaknya tertunda. Keterbatasan sumber-sumber pendapatan di daerah di satu sisi, belanja kebutuhannya tidak terbatas.

“Dukungan politik kebijakan dalam pengelolaan anggaran akibat dampak negatif dari aktivitas merokok masih rendah, berakibat luputnya perhatian dalam penganggaran pembangunan,” jelas Elfanda.

Elfanda berharap, para jurnalis dapat mendorong terwujudnya akurasi estimasi pendapatan yang terukur dari penerimaan pajak rokok oleh Pemerintah daerah. Selain itu media memiliki peran serta lebih untuk mendorong daerah Kabupaten/Kota untuk menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mengimbangi belanja daerah untuk pembangunan daerah, sehingga distribusi pajak rokok untuk kesehatan dapat berjalan maksimal.

Dalam workshop tersebut, peserta juga mendapatkan materi pemahaman bagaimana melakukan liputan investigasi yang dibawakan oleh Jajang Jamaludin dari Majalah Tempo, yang juga merupakan mantan Sekretaris Jenderal AJI Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menjaga Kedaulatan Nasional Untuk Keadilan Pangan

Menjaga Kedaulatan Nasional Untuk Keadilan Pangan

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 01:00 WIB

PHK MNC Grup Harus Jadi Momentum Pekerja Media Berserikat

PHK MNC Grup Harus Jadi Momentum Pekerja Media Berserikat

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 23:53 WIB

AJI Palembang: PT MNI Jangan Bertele-tele Soal Soal PHK

AJI Palembang: PT MNI Jangan Bertele-tele Soal Soal PHK

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 22:56 WIB

APTI: Petani Bisa Sediakan 80 Persen Kebutuhan Tembakau Nasional

APTI: Petani Bisa Sediakan 80 Persen Kebutuhan Tembakau Nasional

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2017 | 21:48 WIB

Pertanian Tembakau Harus Diperkuat Demi Industri Rokok Kretek

Pertanian Tembakau Harus Diperkuat Demi Industri Rokok Kretek

Bisnis | Jum'at, 14 Juli 2017 | 21:44 WIB

AJI: Perppu Ormas Abaikan Hukum dan Ancam Kebebasan Berserikat

AJI: Perppu Ormas Abaikan Hukum dan Ancam Kebebasan Berserikat

News | Kamis, 13 Juli 2017 | 16:19 WIB

Pengamat Unibraw: Rokok Sudah Jadi Industri Besar

Pengamat Unibraw: Rokok Sudah Jadi Industri Besar

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:30 WIB

Singgah di Malang, Pansus RUU Pertembakauan Temui Gapero

Singgah di Malang, Pansus RUU Pertembakauan Temui Gapero

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:25 WIB

Gapero Tuntut RUU Pertembakauan Harus Mengatur Semua Sektor

Gapero Tuntut RUU Pertembakauan Harus Mengatur Semua Sektor

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 17:19 WIB

Misbakhun: Pertaruangan RUU Pertembakauan Ini Luar Biasa

Misbakhun: Pertaruangan RUU Pertembakauan Ini Luar Biasa

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 13:04 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×