5 Kemalasan Kecil Tapi Berakibat Kerugian Uang

Angelina Donna

Jum'at, 04 Agustus 2017 | 08:00 WIB
5 Kemalasan Kecil Tapi Berakibat Kerugian Uang

Suara.com - Rasa malas sekilas memang manusiawi. Semua manusia kadang punya rasa malas. Malas untuk bangun pagi; malas untuk olah raga; hingga malas untuk sekadar menjawab telpon saat sedang liburan.
Dari sisi keuangan, ternyata rasa malas memiliki konsekuensi yang tidak kecil. Rasa malas bahkan bisa menimbulkan kerugian yang berlipat ganda dari sisi keuangan.

Bayangkan saja, jika Anda malas mengantri di ATM untuk membayar cicilan, lalu cicilanmu melewati jatuh tempo, Anda akan mengalami banyak kerugian. Kerugian paling sederhana, Anda akan terkena denda keterlambatan.  Kerugian lainnya, karena kamu malas membayar cicilan, credit scor kamu di bank akan jelek. Akibatnya berikutnya, kamu akan sulit mendapatkan pinjaman dari bank lagi jika suatu saat membutuhkan dana dari bank.

Jadi dari sisi keuangan, betapa banyak kerugian yang akan kamu derita jika kamu malas. Kerugian ini dimulai dari hal-hal kecil. Apa saja? Berikut ini 5 kemalasan kecil tapi bisa mengakibatkan kerugian besar buat kamu:

Tidak mencatat tanggal jatuh tempo 

Setiap tagihan memiliki tanggal jatuh tempo. Itulah tanggal paling akhir kamu harus membayar cicilan. Di kartu kredit bahkan, sebaiknya kamu membayar cicilan dua hari sebelum tanggal jatuh tempo.

Malas mencatat tanggal jatuh tempo setiap tagihan akan berakibat sangat buruk bagi keuangan. Catat di buku saku atau di smartphone setiap tagihan, nominal, dan tanggal jatuh tempo. Dengan begini, kamu akan terhindar denda gara-gara hal sepele, yakni lupa mengingat tanggal jatuh tempo cicilan.

Biaya yang muncul akibat hal sepele ini cukup besar. Tagihan internet misalnya: denda keterlambatannya sebesar Rp30 ribu sebulan. Jika terjadi setiap bulan, dalam setahun kamu terkena denda hingga Rp360.000. Ini hanya dari satu tagihan. Jika kamu punya 4 tagihan, jumlahnya akan mencapai Rp1.440.000 per tahun, sebuah biaya yang tidak kecil.

Malas Mengisi Uang Elektronik dalam Jumlah Cukup
Malas yang satu ini juga cukup berbahaya dari sisi keuangan. Maklum saat ini setiap mengisi ulang (top up) uang elektronik, nasabah akan terkena biaya sebesar Rp2.000 (termasuk PPN sebesar Rp 182). Biaya ini antara lain muncul jika kamu mengisi ulang di loket Trans Jakarta.

Dalam sebulan, jika kamu melakukan isi ulang sebanyak 5 kali, karena malas mengisi uang elektronik dengan jumlah yang cukup, kamu akan terkena biaya Rp10.000. Dalam satu tahun jumlah bisa mencapai Rp120.000.

Sebab itu, isilah uang elektronikmu, termasuk tiket transportasi publik dengan jumlah yang cukup. Alokasikan untuk kebutuhan transaksi sebulan. Daripada kamu bolak balik mengisi uang elektronikmu dan terkena biaya top up yang cukup besar.

Malas Memakai Transportasi Umum
Kemalasan yang satu ini juga sangat besar dampaknya bagi kocek kamu. Jika kamu malas memakai transportasi umum, dan memilih kendaraan motor atau mobil pribadi, uang yang harus kamu keluarkan lebih besar. Sebaliknya jika kamu lebih memilih memakai tranportasi umum, kamu akan menghemat hingga jutaan rupiah. Dan jika uang itu dikembangkan dalam instrumen investasi reksadana, bisa berkembangkan menjadi Rp200 juta dalam sekian tahun. Lihat kalkulasinya di sini.

Malas Membandingkan Sebelum Bertransaksi/Membeli
Sebelum kamu membeli sesuatu, lakukanlah perbandingan lebih dahulu. Dengan melakukan perbandingan, kamu akan tahu, apakah harga yang harus kamu bayar itu mahal, sesuai harga pasar, atau murah. Jika kamu langsung bertransaksi, sementara harganya terbilang mahal, kamu akan mengalami kerugian.

Prinsip ini berlaku untuk banyak hal. Termasuk di bidang keuangan. Jika kamu melakukan perbandingan terhadap kartu kredit atau kredit tanpa agunan yang akan kamu ajukan, akan menghemat hingga Rp10 juta dengan mendapatkan kartu kredit yang tepat.

Malas Menyisihkan Tabungan dan Investasi di Awal Bulan
Kemalasan yang satu ini terkesan sepele, tapi konsekuensi juga besar. Kamu selalu menyisihkan dana untuk tabungan dan investasi setelah pertengahan bulan, bahkan diakhir bulan dari sisa belanja bulanamu. Kamu malas mengubah kebiasaan keuangan ini, sehingga kamu kehilangan emas untuk mengembangkan dana. Jika berlangsung setiap bulan selama sekian tahun, kerugianmu akan semakin besar.

Sebaiknya segera ubah kebiasaan keuanganmu dan mulailah menyisihkan dana untuk tabungan dan investasi sejak pertama kamu menerima gaji bulanan. Semakin cepat kamu memulai kebiasaan baik ini, semakin besar keuntungan yang akan kamu dapat.

Begitulah, kadang kita harus memulai sesuatu yang besar dari hal-hal yang sepele. Gunakan situs perbandingan keuangan independen Halomoney.co.id untuk mendapatkan kartu kredit dan kredit tanpa agunan (KTA) terbaik dari sejumlah bank.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?

Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:00 WIB

Euforia AI Instansi Negara: Cermin Kemalasan atau Modus Pangkas Anggaran?

Euforia AI Instansi Negara: Cermin Kemalasan atau Modus Pangkas Anggaran?

Your Say | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:25 WIB

Sisi Gelap Hustle Culture: Saat Produktivitas Berubah Menjadi Racun

Sisi Gelap Hustle Culture: Saat Produktivitas Berubah Menjadi Racun

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:20 WIB

Link dan Cara Main Tes Ujian Kemalasan Google Form Viral di TikTok, Seberapa Mager-an Anda?

Link dan Cara Main Tes Ujian Kemalasan Google Form Viral di TikTok, Seberapa Mager-an Anda?

Tekno | Senin, 13 Mei 2024 | 07:42 WIB

Ulasan Buku Berpikir dan Bertindak Luar Biasa ala Pebisnis Sukses Dunia

Ulasan Buku Berpikir dan Bertindak Luar Biasa ala Pebisnis Sukses Dunia

Your Say | Sabtu, 10 September 2022 | 15:08 WIB

Terkini

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

6 Kandungan Lipid Kompleks Terbaik dalam Moisturizer Mature Skin

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Harga Bitcoin Cs Ambruk, Indeks CFX10 Turun 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:24 WIB

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

×