Inilah Menariknya Skema Pinjaman Uang Tunaiku

Adhitya Himawan

Rabu, 09 Agustus 2017 | 17:10 WIB
Inilah Menariknya Skema Pinjaman Uang Tunaiku
Woman sitting down typing on computer. [Dok Tunaiku]

Akhir-akhir ini, marak tawaran pinjaman online dari perusahaan financial technology atau fintech peer to peer lending. Tak sebatas memberi pinjaman, fintech juga menjadi wadah berinvestasi. Banyak benefit yang diberikan oleh tiap perusahaan fintech yang tentunya meringankan beban peminjam. Dan ini sesuai dengan keinginan pemerintah dimana perusahaan fintech akan sangat menolong laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Salah satunya penerapan bunga peminjaman dan benefitnya. Lalu bagaimana skema benefit bunga Tunaiku ?

Kehadiran perusahaan jasa keuangan berbasis teknologi (financial technology/fintech) memberi warna tersendiri dalam perkembangan industri jasa keuangan. Jika dulu banyak orang melakukan transaksi keuangan seperti mengajukan pinjaman dana harus ke bank, kini dengan fintech mereka cukup melakukannya di dalam genggaman. Penetapan bunga per bulan sangatlah mempengaruhi decision para calon peminjam untuk memanfaatkan fasilitas yang disiapkan oleh tiap perusahaan fintech.

Demikian halnya dengan Tunaiku, dengan pola peminjaman Rp2juta - Rp15juta, tenor peminjaman 6 - 12 bulan, Tunaiku menggunakan bunga 3 persen dalam produknya. “Jumlah rupiah, tenor peminjaman dan bunga yang ditetapkan menjadi alasan para peminjam memilih Tunaiku,” tutur Vishal Tulsian CEO Tunaiku di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Menyiasati pertumbuhan pesat dikalangan perusahaan fintech, pemerintah selalu menekankan kepada perusahaan fintech untuk tetap memegang prinsip memberikan service terbaik kepada calon peminjam. Kenali konsumen atau know your customer (KYC). Dan juga selalu bisa meminimalkan resiko kredit macet. Salah satunya yang dilakukan oleh Tunaiku dengan memberikan fasilitas tambahan bagi para konsumen Tunaiku yang berhasil mengembalikan total pinjamannya kurang dalam 1 tahun. Maka konsumen tidak perlu melakukan pembayaran sisa kewajiban bunga pada bulan berikutnya.

"Selain itu, apabila konsumen terlanjur melakukan pembayaran dengan penghitungan jumlah bunga awal, maka Tunaiku akan mengembalikan dana tersebut dalam 2 hari kedepan setelah konsumen melakukan pembayaran," tambah Vishal.

Bentuk keringanan bunga akan sangat membantu para konsumen yang membutuhkan pinjaman dana untuk kebutuhannya.  Keberadaan perusahaan-perusahaan fintech memang diharapkan menjadi tiang penolong perekonomian langsung masyarkat Indonesia di masa depan. Kecepatan proses administrasi karena mempergunakan internet sampai penerapan aturan bunga per bulan adalah keuntungan yang diberikan.

Ketertarikan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial keuangan, membuat perkembangan teknologi finansial menjadi kebutuhan baru yang akhirnya menjadi idola baru. Fenomena bisnis fintech dengan kelebihannya makin disukai masyarakat modern. Tentunya regulasi ikut serta memegang peranan penting dalam kondisi perekonomian yang cepat berkembang ini. Berbekal ide kreatif dan inovatif, hadir memberi solusi atas kebutuhan masyarakat.

Fintech berpotensi besar dalam kehidupan ekonomi modern. Apalagi jika kita sadar, di Indonesia masih terdapat 70 persen masyarakatnya tidak memiliki akun bank atau unbankable. Itulah target baru bisnis financial technology. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UangTeman Peroleh Investasi 12 Juta Dolar AS

UangTeman Peroleh Investasi 12 Juta Dolar AS

Bisnis | Senin, 07 Agustus 2017 | 16:38 WIB

Gandeng Pondok Pesantren, BTN Kembangkan Fintech

Gandeng Pondok Pesantren, BTN Kembangkan Fintech

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 20:23 WIB

Dalam Dua Tahun, UangTeman Salurkan Pinjaman Rp100 Miliar

Dalam Dua Tahun, UangTeman Salurkan Pinjaman Rp100 Miliar

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2017 | 21:07 WIB

UangTeman Resmi Jadi Sponsor PSM Makassar

UangTeman Resmi Jadi Sponsor PSM Makassar

Bola | Senin, 24 Juli 2017 | 16:57 WIB

Modalku Luncurkan Mobile App Bagi Pemberi Pinjaman

Modalku Luncurkan Mobile App Bagi Pemberi Pinjaman

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 06:26 WIB

BI Pertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 4,75 Persen

BI Pertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate Tetap 4,75 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2017 | 06:02 WIB

Adira Insurance Bidik Lebih Banyak Nasabah Motopro

Adira Insurance Bidik Lebih Banyak Nasabah Motopro

Bisnis | Kamis, 20 Juli 2017 | 05:29 WIB

Danamas Akhirnya Raih Izin Usaha Dari OJK

Danamas Akhirnya Raih Izin Usaha Dari OJK

Bisnis | Rabu, 19 Juli 2017 | 05:00 WIB

Jokowi Ingatkan Penggerak Koperasi Tak Takut Berkompetisi

Jokowi Ingatkan Penggerak Koperasi Tak Takut Berkompetisi

Bisnis | Sabtu, 15 Juli 2017 | 00:14 WIB

Tiga Cara Raup Rupiah Cuma-cuma dengan Aplikasi Netzme

Tiga Cara Raup Rupiah Cuma-cuma dengan Aplikasi Netzme

Tekno | Jum'at, 14 Juli 2017 | 20:52 WIB

Terkini

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Pemilu AS Jadi Bursa Judi, Putaran Uang Tembus Rp26,8 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:07 WIB

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

Kronologi Helikopter TNI Jatuh di Perairan Kalteng: 1 Tewas saat Misi Pemadaman Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

Kisah Roslinda: Berawal dari Kelompok Anak Desa, Kini Bermimpi Jadi Penentu Kebijakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Beban Pajak Makin Menggunung, Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 16:06 WIB

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Semen Gresik Kembali Ukir Prestasi, Borong 2 Penghargaan TOP Human Capital Awards 2026

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:03 WIB

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

×