Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Bank Mandiri Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Segmen Menengah

Arsito Hidayatullah | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 25 Agustus 2017 | 21:51 WIB
Bank Mandiri Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Segmen Menengah
Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Tardi. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Dalam dua tahun belakangan ini, segmen pertumbuhan ekonomi masyarakat di kelas menengah diketahui telah meningkat.

Melihat hal itu, Bank Mandiri mendorong pertumbuhan ekonomi di segmen tersebut. Tercatat, hingga triwulan II-2017, pembiayaan Bank Mandiri ke segmen consumer banking mencapai Rp91,3 triliun, tumbuh menjadi 20,03 persen secara year on year.

Direktur Retail Banking Bank Mandiri, Tardi mengatakan, ada tiga sektor yang menjadi penopang utama pertumbuhan bisnis konsumer di segmen kelas menengah. Pertama sektor KPR yang tumbuh 13,82 persen menjadi Rp31,5 triliun. Kedua, sektor autoloan yang tumbuh 24,95 persen menjadi Rp23,7 triliun, serta sektor kartu kredit yang tumbuh 9,6 persen menjadi Rp9,6 triliun.

"Untuk mendukung keinginan tersebut, perseroan akan meningkatkan pembiayaan ke sektor properti dan kepemilikan kendaraan, serta di sektor kartu kredit," ujar Tardi dalam acara Media Training Bank Mandiri di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/8/2017).

Selain itu, Tardi menuturkan, salah satu strategi untuk mendorong peningkatan pertumbuhan tersebut, Bank Mandiri juga melakukan kolaborasi dengan grupnya, dengan lebih dari 2.600 kantor cabang dan sekitar 3.000 jaringan mikro di seluruh Indonesia.

"Seiring dengan semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat, kami tentu ingin menjadikan segmen konsumer ini sebagai sumber pertumbuhan perseroan. Untuk tahun ini, kami sendiri berharap bisa mengakselerasi pertumbuhan kredit konsumer hingga di atas 20 persen hingga akhir tahun nanti," kata dia.

Adapun khusus sektor KPR, pihaknya menurut Tardi, akan menawarkan program suku bunga 6 persen fixed 1 tahun dan 6,5 persen fixed 2 tahun kepada developer tertentu.

Sementara untuk sektor autoloan, pembiayaan yang dilakukan Mandiri Tunas Finance dan Mandiri Utama Finance akan didukung pola referral atau pemberian referensi dari jaringan cabang Mandiri serta via jaringan mobile apps.

"Untuk sektor kartu kredit, kami ingin mendorong adanya perubahan mindset nasabah dari kartu kredit sebagai alat utang, menjadi alat intermediasi yang bisa memudahkan nasabah dalam bertransaksi," ucap Tardi pula.

Lebih lanjut, Tardi menambahkan bahwa Bank Mandiri terus mendorong peningkatan pemanfaatan kartu kredit melalui keterlibatan pada program promo wisata, seperti program travel fair yang diselenggarakan oleh agen perjalanan, perusahaan BUMN ataupun merchant travel online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Terjunkan Bankir Muda ke Wilayah Terluar

Bank Mandiri Terjunkan Bankir Muda ke Wilayah Terluar

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2017 | 19:31 WIB

86 Persen Konsumen Indonesia Mengeluh KPR Terlalu Ruwet

86 Persen Konsumen Indonesia Mengeluh KPR Terlalu Ruwet

Bisnis | Kamis, 17 Agustus 2017 | 21:03 WIB

Hingga 30 September, Beli Kartu E-Money Dapat Diskon 50 Persen

Hingga 30 September, Beli Kartu E-Money Dapat Diskon 50 Persen

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2017 | 19:18 WIB

Terkini

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB