Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Sistem GTO Ancam Pemecatan 20.000 Penjaga Gardu Tol

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Kamis, 05 Oktober 2017 | 16:37 WIB
Sistem GTO Ancam Pemecatan 20.000 Penjaga Gardu Tol
Gardu tol otomatis Jalan Tol Bawen-Salatiga, Jawa Tengah. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Sebanyak 20.000 lebih pekerja penjaga gardu, tempat transaksi pembayaran jalan tol di seluruh Indonesia terancam mengalami pemutusan hubungan kerja. Perusahaan-perusahaan jasa jalan tol, baik swasta maupun negeri seperti Jasamarga berpotensi memberhentikan para karyawannya karena transaksi pembayaran jalan tol non tunai atau pakai kartu.

"Mulai 31 Oktober 2017 semua tol sistem GTO (gardu tol otomatis), transaksi pembayaran jalan tol 100 persen menggunakan kartu. Jadi tidak ada lagi transaksi tunai. Dengan begitu berdasarkan data kami akan ada 20.000 lebih pekerja jasa jalan tol yang terancam di PHK," kata Sabda Pranawa Djati, Sekjen Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia di kantor LBH Jakarta, Kamis (5/10/2017).

‎Di perusahaan Jasamarga dan beberapa anak perusahaan di bawahnya terdapat 10.000 pekerja yang terancam kena PHK. Serta 10.000 lebih pekerja di perusahaan swasta yang bergerak di jalan tol juga akan melakukan hal serupa.

"Padahal di setiap gardu jalan tol itu ada 3 shift dalam sehari. Satu shifnya, 5 orang pekerja. Jadi ‎bayangkan kalau nanti sudah diberlakukan GPO 100 persen," ujar dia.

Menurut dia, sistem pakai kartu untuk transaksi pembayaran jalan tol itu disebabkan kebijakan Bank Indonesia tentang Geranak Nasional Non Tunai (GNNT). Padahal sistem transaksi non tunai itu hanya kepentingan bank agar lebih mudah menarik uang tunai dari masyarakat.

"‎Ini biang keroknya adalah gerakan nasional non tunai. Maka dari itu, kami menuntut seluruh gardu tol harus ada transaksi tunai dan transaksi non tunai. Kami bukannya anti teknologi, karena kita tahu perkembangan teknologi tak bisa dibendung," kata dia.

"Gerakan Nasional Non Tunai ini adalah kepentingan bank-bank, namun dalam hal ini negara jadi salesnya. Harusnya pemerintah memproteksi masyarakatnya. Makanya kami menuntut BI tidak boleh menutup transaksi tunai, karena itu melanggar undang-undang mata uang dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen".

Dia menambahkan, ke depan tak hanya pekerja jalan tol yang terancam dengan transaksi non tunai, namun juga para pekerja di SPBU. Sebab nanti pembelian BBM di SPBU menggunakan kartu.

"Ke depan tak hanya jalan tol, beli bensin di pom bensin nanti membelinya pakai kartu," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dijual, Ferrari 250 GTO Bersiap Jadi Mobil Termahal di Dunia

Dijual, Ferrari 250 GTO Bersiap Jadi Mobil Termahal di Dunia

Otomotif | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:02 WIB

Tukang Kandang Ayam Sukses Bikin Ferrari Termahal di Dunia

Tukang Kandang Ayam Sukses Bikin Ferrari Termahal di Dunia

Otomotif | Sabtu, 07 Februari 2015 | 00:01 WIB

Ferrari Berusia Setengah Abad Gagal Pecahkan Rekor Mobil Termahal

Ferrari Berusia Setengah Abad Gagal Pecahkan Rekor Mobil Termahal

Otomotif | Sabtu, 16 Agustus 2014 | 04:02 WIB

Ferrari Separuh Abad Akan Pecahkan Rekor Mobil Termahal

Ferrari Separuh Abad Akan Pecahkan Rekor Mobil Termahal

Otomotif | Rabu, 13 Agustus 2014 | 06:12 WIB

Ferrari GTO Bertarif Rp752 Miliar Diduga Palsu

Ferrari GTO Bertarif Rp752 Miliar Diduga Palsu

Otomotif | Jum'at, 01 Agustus 2014 | 17:11 WIB

Terkini

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex Naik, ESDM Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:00 WIB