Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
Jajaran direksi BCA kompak serok saham BBCA miliaran rupiah di awal 2026. Analisis valuasi proyeksikan BBCA siap rebound menuju level psikologis Rp10.000. Foto ist.
baca 10 detik
  • Jajaran direksi BCA kompak serok saham BBCA miliaran rupiah di awal 2026.
  • PER BBCA hanya 15x, jauh lebih murah dibanding bank digital seperti ARTO (64x).
  • Analisis valuasi proyeksikan BBCA siap rebound menuju level psikologis Rp10.000.

Suara.com - Di pasar saham, ada satu pedoman investasi yang jarang meleset, ketika para nahkoda kapal memborong tiket, itu tandanya kapal siap berlayar cepat. Fenomena menarik inilah yang kini sedang terjadi pada emiten perbankan raksasa, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Di tengah fluktuasi pasar awal tahun 2026, jajaran petinggi BCA justru terpantau agresif melakukan aksi borong saham atau buy on weakness. Langkah ini bukan sekadar transaksi rutin, melainkan bukti nyata keyakinan tinggi dari pihak yang paling memahami "dapur" perusahaan terhadap prospek jangka panjang perseroan.

Berdasarkan data kuartal I-2026, sejumlah nama besar di jajaran manajemen BCA mengeluarkan dana pribadi hingga miliaran rupiah untuk mempertebal kepemilikan saham mereka.

Sebut saja Hendra Lembong yang menambah amunisi secara masif dengan dana mencapai Rp7,93 miliar. Disusul Wakil Presiden Direktur John Kosasih yang mengeksekusi pembelian senilai Rp4,37 miliar pada Maret 2026. Nama lain seperti Vera Eve Lim dan Santoso juga tercatat menggelontorkan masing-masing Rp3,84 miliar dan Rp3,46 miliar.

Bahkan, Lianawaty Suwono memborong 300.000 saham senilai Rp2,1 miliar pada akhir Januari 2026 justru saat pasar sedang bergejolak. Aksi kolektif ini seolah mengirim pesan kuat: jika orang dalam saja menganggap harga saat ini adalah peluang emas, mengapa investor ritel harus ragu?

Keyakinan manajemen ini sangat sejalan dengan realitas valuasi. Jika membedah menggunakan Price to Earnings Ratio (PER), saham BBCA saat ini diperdagangkan di kisaran 15 kali. Angka ini tergolong "murah" untuk bank paling efisien di Indonesia.

Sebagai perbandingan, bank digital seperti Bank Jago (ARTO) justru diperdagangkan di kisaran PER 64 kali. Artinya, investor membayar 4 kali lebih mahal untuk setiap Rp1 laba yang dihasilkan ARTO dibanding BBCA. Padahal, dari sisi fundamental dan konsistensi laba, BCA jauh lebih mapan dengan basis Current Account Savings Account (CASA) yang dominan.

Fenomena "salah harga" ini menciptakan celah keuntungan. Pasar seolah memberikan diskon besar bagi saham sekelas BBCA yang memiliki rekam jejak pertumbuhan laba sangat stabil.

Dengan kombinasi akumulasi manajemen dan valuasi yang masih terdiskon, BBCA diprediksi sedang memasang kuda-kuda untuk rebound. Jika harga kembali ke rata-rata historis PER 18–20 kali, target menembus level Rp10.000 per lembar dalam beberapa bulan ke depan menjadi skenario yang sangat realistis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?

Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 11:55 WIB

Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800

Target Harga BBCA saat Sahamnya Ambles Parah di Bawah Rp6.800

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 15:42 WIB

Terkini

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

Rekor Bersejarah Ibu Kota, Angka Kemiskinan Jakarta Tembus di Bawah 4 Persen

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Geger di Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung: Cekcok Sesama Siswa Berujung Todongan Badik

Geger di Bimbel Patriot Muda Bandar Lampung: Cekcok Sesama Siswa Berujung Todongan Badik

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:22 WIB

Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

Polda Metro Bantah Tangkap 6 Aktivis Greenpeace, Sebut Dibawa untuk Pengobatan: Enggak Boleh?

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan

Viral Kain Putih Mirip Bendera Israel Berkibar di Desa Lamongan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Overheat, Qualcomm Langsung Buka Suara!

Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Overheat, Qualcomm Langsung Buka Suara!

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Black Island Prison, Dracin Wu Xiao Liang dan Gai Yue Xi di WeTV

Sinopsis Black Island Prison, Dracin Wu Xiao Liang dan Gai Yue Xi di WeTV

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:20 WIB

3 HP Samsung Terbaru di Indonesia untuk Multitasking, Cek Spesifikasi dan Harganya

3 HP Samsung Terbaru di Indonesia untuk Multitasking, Cek Spesifikasi dan Harganya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Sinopsis Sinetron Terbaik Itu Kamu, Jefri Nichol Jadi Petarung MMA yang Terlibat Kasus Pembunuhan

Sinopsis Sinetron Terbaik Itu Kamu, Jefri Nichol Jadi Petarung MMA yang Terlibat Kasus Pembunuhan

Entertainment | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Indonesia Perkuat Talenta AI dan Keamanan Siber untuk Dorong Ekonomi Digital

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:14 WIB

PDIP Buka Sekolah Partai untuk Gen Z, Bantah Anak Muda Apolitis

PDIP Buka Sekolah Partai untuk Gen Z, Bantah Anak Muda Apolitis

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:14 WIB

×