Menteri Susi Tambah Lahan Garam 3.945 Hektare

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Oktober 2017 | 01:03 WIB
Menteri Susi Tambah Lahan Garam 3.945 Hektare
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bertemu dengan Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi. [Dok KKP]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan akan menambah lahan garam seluas 3.945 hektare untuk mewujudkan swasembada garam konsumsi sebagai fokus yang akan dicapai di sisa dua tahun pemerintahan Jokowi-JK.

Dalam paparan tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK, Menteri Susi mengatakan tambahan luas lahan garam tersebut melalui pemanfaatan lahan menganggur, antara lain di Kabupaten Kupang.

"Ada HGU seluas 225 hektare di Kabupaten Kupang yang tadinya ditetapkan sebagai tanah terlantar akan dimanfaatkan oleh PT Garam," kata Susi di Kantor Staf Presiden Jakarta, Rabu (18/10/2017).

Total luas tambahan lahan garam 3.945 hektare terdiri dari lahan seluas 3.720 hektare dengan hak guna usaha (HGU) atas nama PT Panggung Guna akan diambil alih. Kemudian sisanya seluas 225 hektare di Kupang Tengah dan Kupang Timur akan dikelola PT Garam.

Menurut dia, penambahan lahan garam tersebut bisa membuat Indonesia stop impor garam, bahkan mewujudkan swasembada garam konsumsi.

Guna meningkatkan kesejahteraan petambak garam, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memfasilitasi 939,7 ha geoisolator, 12 unit gudang garam dan pemberian sarana produksi garam.

Selain itu, Susi juga memberikan bantuan usaha garam rakyat melalui perbaikan tanggul, peralatan tambak garam, dan kendaraan roda tiga di 21 kabupaten.

Ada pun salah satu capaian untuk mendorong kesejahteraan petambak garam yang sudah dilakukan KKP, yakni menjaga harga garam konsumsi di tingkat petani sebesar Rp1.000 per kilogram.

Ia menjelaskan selama ini harga petani anjlok karena importir garam industri menjual garam tersebut ke pasar sebagai garam konsumsi. Oleh karena itu, garam petambak hanya dihargai Rp200 per kilogram.

baca juga

"Minimal petani dihargai Rp1.000. Kalau dihargai Rp800, marginnya tipis, dan kalau cuaca sedang jelek, hasilnya sedikit bisa rugi. Harga Rp1.000 per kilogram ini supaya menarik petani menambak garam," ungkapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dedi Mulyadi Bicara soal Menteri Susi untuk Pilkada Jawa Barat

Dedi Mulyadi Bicara soal Menteri Susi untuk Pilkada Jawa Barat

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 18:03 WIB

Susi Klaim Produksi Ikan Naik Signifikan pada 3 Tahun Era Jokowi

Susi Klaim Produksi Ikan Naik Signifikan pada 3 Tahun Era Jokowi

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2017 | 17:04 WIB

Menteri Susi: 3 Tahun Jokowi-JK, 317 Kapal Asing Ditenggelamkan

Menteri Susi: 3 Tahun Jokowi-JK, 317 Kapal Asing Ditenggelamkan

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:52 WIB

Luhut Sebut Pemerintah akan Stop Impor Garam Tahun 2020

Luhut Sebut Pemerintah akan Stop Impor Garam Tahun 2020

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 15:27 WIB

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Susi Pudjiastuti, Menteri yang Tak Lulus SMP tapi Gemar Membaca

Lifestyle | Senin, 16 Oktober 2017 | 10:31 WIB

Tato Menteri Susi Ditaksir Mantan Menlu Amerika Serikat

Tato Menteri Susi Ditaksir Mantan Menlu Amerika Serikat

News | Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:38 WIB

Wow! Menteri Susi Masuk Daftar 100 Perempuan Berpengaruh di Dunia

Wow! Menteri Susi Masuk Daftar 100 Perempuan Berpengaruh di Dunia

News | Jum'at, 29 September 2017 | 06:15 WIB

Menteri Susi Nyanyikan "Suwe ora Jamu" di Roma

Menteri Susi Nyanyikan "Suwe ora Jamu" di Roma

News | Kamis, 28 September 2017 | 08:01 WIB

Maskapai Milik Susi Pudjiastuti Tambah Satu Armada Baru

Maskapai Milik Susi Pudjiastuti Tambah Satu Armada Baru

Bisnis | Kamis, 21 September 2017 | 20:19 WIB

Terkini

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

WNI Terjebak di Hotel saat Banjir Besar di Bangkok

News | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

OKX Ungkap Cadangan Kripto US$27,4 Miliar, Klaim Lindungi 690 Ribu Pengguna

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:51 WIB

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

5 Tips Memilih Sandal Outdoor yang Bagus dan Awet untuk Temani Petualangan

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:49 WIB

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

7 Penyebab Cushion Menggumpal di Cuping Hidung dan Garis Senyum serta Solusinya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 08:46 WIB

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

Banjir Bangkok Meluas, 50 Distrik Ditetapkan Sebagai Zona Bencana Nasional

News | Senin, 28 September 2026 | 08:33 WIB

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Harga Logam Mulia Diprediksi Fluktuatif, Simak Rentang Proyeksi Harga Emas

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 08:29 WIB

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Belanda Tekuk Serbia 2-1, Xavi Soroti Brace Mexx Meerdink dan Umpan Akurat Veerman

Bola | Senin, 28 September 2026 | 08:25 WIB

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

Kronologi Menteri PU Dody Hanggodo Marah ke Anak Buah saat Sidak Sawah Bekasi

News | Senin, 28 September 2026 | 08:23 WIB

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

Kematian Vanreko Varkas Jadi Alarm: Koalisi Desak Usut Tuntas dan Hentikan Militerisasi!

News | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

BIGBANG Tambah Jadwal Konser di Jakarta! Simak Trik Jitu Biar Nggak Gagal War Tiket Lagi

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 08:10 WIB

×