Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Laba Bersih Garuda Naik 216,1 Persen di Kuartal III 2017

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 25 Oktober 2017 | 19:13 WIB
Laba Bersih Garuda Naik 216,1 Persen di Kuartal III 2017
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury menyambangi Gedung KPK di Jakarta, Senin (11/9). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (IDX: GIAA) berhasil membukukan laba bersih 61,9 juta dolar Amerika Serikat pada periode Kuartal III 2017. Jumlah ini naik 216,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatatkan kenaikan operating revenues sebesar 11.2 persen, dari 1,101 miliar dolar AS pada Kuartal III 2016 menjadi 1,225 miliar dolar AS pada Kuartal III 2017.   

Pertumbuhan positif tersebut didukung oleh peningkatan kinerja Perusahaan diseluruh aspek, mulai dari finansial, operasional, maupun layanan sejalan dengan penerapan strategi “5 Quick Wins”, yaitu Fleet Cost Optimization, Service Level Improvement, Routes Optimization, Channel Optimization with Focus on Digital to become IT-Based Airline,  dan Enhance Revenues Management System.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury pada paparan publik kinerja Kuartal III 2017 Garuda Indonesia Group di Kantor Pusat Garuda Indonesia di Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (25/10/2017), mengungkapkan, berbagai upaya yang dilakukan Perusahaan mulai menunjukkan hasil yang signifikan. "Hal ini terlihat dari pertumbuhan positif yang dicapai, terutama pada kinerja rute internasional, tingkat utilisasi pesawat, dan kontribusi pendapatan dari platform e-commerce,” katanya.

Secara year to date, Garuda Indonesia membukukan operating revenues sebesar 3,111 miliar dolar AS pada Kuartal III 2017, atau naik 8.6 persen dibanding kuartal III 2016 sebesar 2,865 miliar dolar AS. Sejalan dengan profit yang dicapai pada kuartal III 2017, Garuda Indonesia juga berhasil menekan rugi bersih menjadi 76,1 juta dolar AS hingga kuartal III 2017 (di luar extraordinary items), dari sebesar 137.9 juta dolar AS(di luar extraordinary items) pada Semester I 2017.

Peningkatan operating revenues tersebut ditopang oleh tumbuhnya kinerja operasional perusahaan di pasar internasional yang tercatat di atas rata-rata kinerja maskapai Asia Pasifik. Perusahaan berhasil mengangkut sebanyak 3.7 juta penumpang internasional hingga kuartal III 2017 atau naik 12.8 persen dibandingkan kuartal III 2016 sebesar 3,3 juta penumpang.

Adapun penumpang kilometer diangkut (Revenue Passenger Kilometers/RPK) meningkat sebesar 15,5 persen, jauh di atas rata-rata pertumbuhan RPK maskapai di Asia Pasifik sebesar 7,9 persen. Pertumbuhan tersebut juga ditopang oleh adanya peningkatan yang signifikan pada kontribusi pendapatan dari platform digital Perusahaan sebesar 450.6 juta dolar AS pada kuartal III 2017, atau naik 7,6 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini didorong oleh adanya kenaikan jumlah download Mobile Apps Garuda Indonesia sebesar 698,000 unduhan sepanjang 9M-2017, sehingga total unduhan aplikasi mobile tersebut sejak pertama kali diluncurkan hingga saat ini telah mencapai 2 juta unduhan," ujar Pahala.

Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan kargo sebesar 9.6 persen menjadi sebesar 170,8 juta dolar AS pada kuartal III 2017. Pengangkutan kargo Garuda Indonesia juga tercatat mengalami kenaikan 8,1 persen menjadi sebesar 104,700 ton pada kuartal III 2017, dari sebelumnya sebesar 96,900 ton pada periode kuartal III 2016. Secara year to date, Perusahaan berhasil mengangkut sebanyak 324,100 ton hingga kuartal III 2017, naik 9,8 persen dari periode kuartal III 2016 sebesar 295,200 ton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tahun Ini, Bengkel Pesawat Garuda Bidik Laba 424 Juta Dolar AS

Tahun Ini, Bengkel Pesawat Garuda Bidik Laba 424 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 18:31 WIB

Lewat IPO, GMF Dapat Dana Segar Rp1,12 Triliun

Lewat IPO, GMF Dapat Dana Segar Rp1,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:08 WIB

Kuartal III 2017, GMF Cetak Pendapatan 310,5 Juta Dolar AS

Kuartal III 2017, GMF Cetak Pendapatan 310,5 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:55 WIB

Pembelanjaan KKS ke Garuda Indonesia Diprediksi Rp600 Miliar

Pembelanjaan KKS ke Garuda Indonesia Diprediksi Rp600 Miliar

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 20:59 WIB

Begini Penampakan Hari Terakhir Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Begini Penampakan Hari Terakhir Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Lifestyle | Minggu, 24 September 2017 | 16:27 WIB

Mau Ketemu BoBoiBoy dan Kawan-kawan? Pelesiran ke Sini Yuk!

Mau Ketemu BoBoiBoy dan Kawan-kawan? Pelesiran ke Sini Yuk!

Lifestyle | Sabtu, 23 September 2017 | 15:59 WIB

Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Foto | Jum'at, 22 September 2017 | 17:20 WIB

Butuh Liburan, Warga Jabodetabek Serbu "Garuda Travel Fair"

Butuh Liburan, Warga Jabodetabek Serbu "Garuda Travel Fair"

Lifestyle | Jum'at, 22 September 2017 | 16:33 WIB

Garuda Indonesia-BNI Kembali Gelar GATF 2017

Garuda Indonesia-BNI Kembali Gelar GATF 2017

Press Release | Jum'at, 22 September 2017 | 15:23 WIB

Garuda Indonesia Travel Fair Fase II Targetkan Capai Rp 501 M

Garuda Indonesia Travel Fair Fase II Targetkan Capai Rp 501 M

Press Release | Selasa, 19 September 2017 | 16:13 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB