Garuda Indonesia Kantongi Laba Bersih Rp841 Miliar di Akhir 2017

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 29 Oktober 2017 | 02:06 WIB
Garuda Indonesia Kantongi Laba Bersih Rp841 Miliar di Akhir 2017
Garuda Indonesia dan Bank Negara Indonesia (BNI) menyelenggarakan program "Ayo Liburan". [Dok Garuda Indonesia]

Suara.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar 61,9 juta dolar AS atau sekitar Rp841 miliar pada triwulan III-2017. Pendapatan ini mengalami peningkatan sebesar 216,1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2016.

Pelaksana Harian VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Hengki Heriandono menyebutkan kinerja positif itu didukung kenaikan pendapatan operasi (operating revenues) sebesar 11,2 persen, dari 1,10 miliar dolar AS menjadi 1,22 miliar dolar AS. Pertumbuhan positif tersebut didukung oleh peningkatan kinerja perusahaan pada seluruh aspek, mulai dari finansial, operasional, maupun layanan sejalan dengan penerapan strategi "5 Quick Wins".

Berbagai strategi itu antara lain optimalisasi biaya penerbangan (Fleet Cost Optimization), peningkatan prosedur pelayanan (Service Level Improvement) dan optimalisasi rute penerbangan (Routes Optimization).

Selain itu, optimalisasi jaringan digital untuk mewujudkan perusahaan penerbangan berbasis teknologi informasi (Channel Optimization with Focus on Digital to become IT-Based Airline) dan peningkatan sistem manajemen penerimaan (Enhance Revenues Management System).

"Upaya yang dilakukan perusahaan mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Terlihat dari pertumbuhan positif yang dicapai, terutama pada kinerja rute internasional, tingkat utilisasi pesawat dan kontribusi pendapatan dari 'platform e-commerce'," paparnya.

Hengki menjelaskan Garuda Indonesia membukukan pendapatan operasi pada periode Januari-September 2017 sebesar 3,11 miliar dolar AS atau mengalami kenaikan 8,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 2,86 miliar dolar AS.

Sejalan dengan laba yang dicapai pada periode ini, Garuda Indonesia juga berhasil menekan rugi bersih menjadi 76,1 juta dolar AS pada periode Januari-September 2017 (di luar extraordinary items), dari 137,9 juta dolar AS pada semester I-2017.

Hengki memastikan peningkatan pendapatan operasi tersebut didukung oleh tumbuhnya kinerja operasional perusahaan di pasar internasional yang tercatat di atas rata-rata kinerja maskapai Asia Pasifik.

Hingga September 2017, perseroan tercatat telah mengangkut sebanyak 3,7 juta penumpang internasional atau mengalami kenaikan 12,8 persen dibandingkan periode sama 2016 sebesar 3,3 juta penumpang internasional.

baca juga

Sedangkan, rata-rata kilometer penumpang yang diangkut (Revenue Passenger Kilometers/RPK) meningkat sebesar 15,5 persen, atau jauh di atas rata-rata pertumbuhan RPK maskapai di kawasan Asia Pasifik sebesar 7,9 persen.

Pertumbuhan itu juga didukung adanya peningkatan yang signifikan pada kontribusi pendapatan dari platform digital perusahaan sebesar 450,6 juta dolar AS pada periode Januari-September 2017, atau naik 7,6 persen dari periode yang sama 2016.

Peningkatan ini didorong oleh adanya kenaikan jumlah unduhan Mobile Apps Garuda Indonesia sebesar 698.000 sepanjang Januari-September 2017, sehingga total unduhan aplikasi mobile sejak pertama kali diluncurkan telah mencapai kisaran dua juta.

Selain itu, Garuda Indonesia mencatatkan pertumbuhan pendapatan kargo sebesar 9,6 persen menjadi sebesar 170,8 juta dolar AS pada Januari-September 2017.

Sejalan dengan pemanfaatan program Revenues Management System Enhancement, perusahaan juga telah membukukan peningkatan pendapatan diluar penjualan tiket (ancillary revenues) sebesar 19 persen menjadi 53,9 juta dolar AS pada periode sama.

Pengangkutan kargo perseroan juga tercatat mengalami kenaikan 8,1 persen menjadi sebesar 104.700 ton pada triwulan III-2017, dari sebelumnya sebesar 96.900 ton pada periode sama 2016.

Sedangkan, selama periode tahun kalender Januari-September 2017, perseroan tercatat telah mengangkut 324.100 ton kargo, atau mengalami kenaikan 9,8 persen, dari periode sama pada 2016 sebesar 295.200 ton kargo.

Dalam periode ini, Garuda Indonesia juga membukukan kenaikan pada jumlah penumpang yang diangkut oleh anak usaha Garuda Indonesia di segmen "LCC", Citilink, yaitu dari 8,2 juta penumpang menjadi sembilan juta penumpang.

Citilink mencatatkan kenaikan penumpang sebesar 11,4 persen menjadi sebesar 3,4 juta penumpang pada triwulan III-2017, dari 3,1 juta penumpang pada triwulan III-2016.

Pada triwulan III-2017, Garuda Indonesia Group (Garuda Indonesia dan Citilink) mencatatkan pertumbuhan penumpang sebesar 1,4 persen, menjadi 9,6 juta penumpang, dari sebelumnya 9,5 juta penumpang pada periode sama 2016.

Pertumbuhan itu didukung kenaikan penumpang pada periode Januari-September 2017, yaitu sebanyak 26,8 juta, atau tumbuh tiga persen, dibanding periode sama 2016 yaitu sebanyak 26 juta penumpang.

Seiring dengan program "Routes Optimization", Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan utilitas pesawat sebesar 38 menit, menjadi sembilan jam 34 menit per hari sepanjang Januari-September 2017, dari sebelumnya delapan jam 56 menit per hari pada periode sama tahun lalu.

Perusahaan juga berhasil mencapai rata-rata tingkat keterisian penumpang sebesar 75 persen pada periode ini, atau mengalami kenaikan dari 73,4 persen pada periode Januari-September 2016, dengan tingkat ketepatan waktu 89,2 persen, dari sebelumnya 87,8 persen.

Perseroan ikut melakukan penambahan kapasitas melalui rekonfigurasi armada Boeing 777-300ER dari tiga kelas layanan (First Class, Business Class, dan Economy Class) menjadi dua kelas layanan (Business Class dan Economy Class) untuk menambah kapasitas 79 kursi per pesawat.

Selain untuk meningkatkan efisiensi biaya pesawat, penyesuaian kapasitas itu dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar di beberapa rute yang dilayani Garuda Indonesia tanpa harus mendatangkan pesawat baru di jajaran armada.

Untuk mendukung kebutuhan pasar ke depannya, Garuda Indonesia secara bertahap akan terus meningkatkan utilitas pesawat hingga menjadi rata-rata 11 jam per hari.

Sejalan dengan perpindahan base penerbangan domestik maupun internasional Garuda Indonesia ke Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta, perusahaan mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang yang dilayani menggunakan jasa garbarata (aviobridge services).

Hingga akhir September 2017, tercatat sebanyak 97,2 persen penumpang internasional dan 87,5 persen penumpang domestik telah dilayani melalui pemanfaatan garbarata. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepanjang 2017, Garuda Indonesia Group Raih 26,8 Juta Penumpang

Sepanjang 2017, Garuda Indonesia Group Raih 26,8 Juta Penumpang

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 19:21 WIB

Laba Bersih Garuda Naik 216,1 Persen di Kuartal III 2017

Laba Bersih Garuda Naik 216,1 Persen di Kuartal III 2017

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 19:13 WIB

Tahun Ini, Bengkel Pesawat Garuda Bidik Laba 424 Juta Dolar AS

Tahun Ini, Bengkel Pesawat Garuda Bidik Laba 424 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 18:31 WIB

Lewat IPO, GMF Dapat Dana Segar Rp1,12 Triliun

Lewat IPO, GMF Dapat Dana Segar Rp1,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:08 WIB

Kuartal III 2017, GMF Cetak Pendapatan 310,5 Juta Dolar AS

Kuartal III 2017, GMF Cetak Pendapatan 310,5 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:55 WIB

Pembelanjaan KKS ke Garuda Indonesia Diprediksi Rp600 Miliar

Pembelanjaan KKS ke Garuda Indonesia Diprediksi Rp600 Miliar

Bisnis | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 20:59 WIB

Begini Penampakan Hari Terakhir Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Begini Penampakan Hari Terakhir Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Lifestyle | Minggu, 24 September 2017 | 16:27 WIB

Mau Ketemu BoBoiBoy dan Kawan-kawan? Pelesiran ke Sini Yuk!

Mau Ketemu BoBoiBoy dan Kawan-kawan? Pelesiran ke Sini Yuk!

Lifestyle | Sabtu, 23 September 2017 | 15:59 WIB

Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Garuda Indonesia Travel Fair 2017

Foto | Jum'at, 22 September 2017 | 17:20 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Daftar Shio yang Paling Berani Ambil Risiko dalam Investasi

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 17:35 WIB

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

Gus Lilur Sebut Dugaan Aliran Rp 480 Miliar ke Muktamar NU, Sebut Nama Nusron Wahid

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

Setelah MBG, Prabowo Disebut Ingin Program Sepatu untuk Siswa Miskin

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bea Cukai Gagalkan Impor Garam, Beras, & Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp 27 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:33 WIB

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:30 WIB

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

Detik-Detik Evakuasi Sopir Truk yang Terjepit Usai Kecelakaan di Ciracas Jakarta Timur

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:28 WIB

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Lawan Timnas Indonesia di GBK, Media Malaysia: Apakah Pemain Kami Nanti Naik Baracuda?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Ulasan Lie After Lie: Saat Kebohongan Menjadi Satu-satunya Jalan Keluar

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Harga Cabai Makin Mahal, Pemerintah Salahkan Cuaca

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:25 WIB

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

Rp 50 Juta Ditemukan KPK dalam Koper di Rumah Bupati Bolmut

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:21 WIB

×