Kementerian PUPR Sudah Entaskan 6.763 Hektar Pemukiman Kumuh

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 31 Oktober 2017 | 11:44 WIB
Kementerian PUPR Sudah Entaskan 6.763 Hektar Pemukiman Kumuh
Kawasan pemukiman kumuh di Kalimantan Barat. [Dok Kementerian PUPR]

Seperti terjadi di kota-kota dunia lainnya, fenomena urbanisasi pun terjadi dengan laju yang cukup tinggi di Indonesia dengan kecenderungan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan saat ini urbanisasi tidak hanya dilihat sebagai permasalahan, namun dapat menjadi peluang sebagai mesin pertumbuhan (engine of growth) untuk mengurangi kesenjangan sosial dan spasial, mempromosikan keberlanjutan lingkungan, dan mendorong tanggung jawab sosial.

Menurutnya, Indonesia perlu menjawab tantangan urbanisasi dengan memiliki rencana tata kota dan program pembiayaan perkotaan yang baik. Kita pun perlu terus mengikuti perkembangan teknologi dan budaya. Menteri Basuki mencontohkan, jika dahulu budaya belanja masyarakat melalui toko-toko di supermarket, namun sekarang telah bergeser menjadi budaya belanja online. Ke depannya, urbanisasi perlu kita jawab dengan tepat dan bijak. “Misal, apakah rencana tata kota masih membutuhkan pembangunan supermarket besar,” kata Menteri Basuki pada acara Diskusi Panel Hari Habitat dan Hari Kota Dunia 2017 di Jakarta, Senin (30/10/2017).

“Setiap tahunnya permasalahan perkotaan selalu berkembang salah satunya karena perkembangan budaya dan teknologi yang terus berubah. Perkembangan itu harus selalu diikuti melalui intelectual exercises yg tidak pernah berhenti, salah satunya melalui diskusi yang melibatkan semua pemangku kepentingan sehingga didapatkan berbagai masukan untuk formulasi kebijakan dan program penataan perkotaan. Perlu kesabaran dalam upaya kita menata kota,” ujarnya.

Ia mengatakan, tanpa perencanaan yang baik untuk menghadapi tingkat urbanisasi masyarakat yang tinggi akan mengakibatkan pelayanan prasarana dan sarana tidak seimbang dengan jumlah penduduk. Permasalahan ini pada akhirnya menimbulkan permasalahan kumuh di perkotaan. Untuk menangani permukiman kumuh di wilayah perkotaan, Kementerian PUPR sendiri telah melaksanakan Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di 269 Kabupaten/Kota melalui pendanaan PLN (World Bank dan Islamic Development Bank), APBN, APBD dan pelibatan masyarakat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, dari target pengentasan kawasan kumuh seluas 38.431 hektar di wilayah perkotaan, dari tahun 2015 hingga tahun 2017 progres kawasan kumuh yang ditangani sudah mencapai 6.763 hektar dan diperkirakan akan mencapai 9.974 hektar pada akhir tahun 2019. Menurutnya, pengentasan kawasan kumuh menjadi salah satu dari target Kementerian PUPR yang kemungkinan belum bisa tercapai pada 2019. Dari beberapa kota yang terlihat signifikan perubahannya diantaranya Jogjakarta, Surabaya, Balikpapan, Pontianak dan Semarang.

“Memang tidak mudah untuk menangani permasalahan kawasan kumuh perkotaan, karena tidak hanya masalah ke-Cipta Karya-an, tetapi perbaikan kawasan juga harus diikuti dengan penyediaan rumah bagi masyarakat miskin berpenghasilan rendah, contohnya di Kampung Nelayan Tambak Lorok Semarang kita perbaiki dengan teknologi rumah apung. Selain itu, dalam rangka mengurangi kekumuhan kita juga menormalisasi Banjir Kanal Timur Semarang, mengadakan perbaikan drainase dan sanitasi sehingga kawasan kumuh berubah menjadi lebih layak huni,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar, Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Sri Hartoyo, Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti dan Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin dan Kepala Badan Pengembangan Badan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Rido Matari Ichwan. Hadir sebagai  pembicara pada acara tersebut Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Ahli Ekonomi Emil Salim, Meitya Rose dari UCLG-Aspac, Risnawati Utami dari Ohana Indonesia, Ahli Kebijakan Perumahan Encep R. Marsadi, Habitat for Humanity Herbert Barimbing, dan Ummu Azizah Mukarnawati dari Holcim Indonesia.

Usai membuka acara diskusi tersebut yang ditandai dengan pemukulan gong, Menteri Basuki mengikuti dengan serius diskusi panel sesi pertama yang disampaikan oleh Pemimpin Program World Bank Indonesia Taimur Samad dan Advisor Ditjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Tito Murbiantoro dengan tema Kebijakan Hunian Layak dan Terjangkau. Tito mengatakan, berdasarkan aturan Undang-undang No. 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus melakukan upaya pengembangan sistem pembiayaan untuk penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman. “Salah satu upaya pengembangan sistem pembiayaan yakni dengan melihat perbandingannya dari negara lain yang sudah dianggap maju dalam pengembangan sistem pembiayaan perumahan,” ujar Tito.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Asian Games 2018, PUPR Bangun Jembatan Musi IV di Sumsel

Dukung Asian Games 2018, PUPR Bangun Jembatan Musi IV di Sumsel

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 15:47 WIB

Rayakan Bulan Perkotaan, Kementerian PUPR Gelar Pameran Foto

Rayakan Bulan Perkotaan, Kementerian PUPR Gelar Pameran Foto

News | Senin, 30 Oktober 2017 | 09:13 WIB

PUPR Dukung Pontianak Capai Aman Air Minum 100% pada 2019

PUPR Dukung Pontianak Capai Aman Air Minum 100% pada 2019

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 22:00 WIB

Kementerian PUPR Percepat Kerja Sama Proyek dengan Jepang

Kementerian PUPR Percepat Kerja Sama Proyek dengan Jepang

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 21:00 WIB

Menteri Basuki:  Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

Menteri Basuki: Pembangunan Infrastruktur Tingkatkan Daya Saing

News | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 20:24 WIB

Proyek Jalan Tol Padang - Pekanbaru Didanai Jepang Rp9,5 Triliun

Proyek Jalan Tol Padang - Pekanbaru Didanai Jepang Rp9,5 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 21:02 WIB

IPW Kritik Kebijakan Pemerintah Soal Rumah Subsidi Membingungkan

IPW Kritik Kebijakan Pemerintah Soal Rumah Subsidi Membingungkan

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 17:28 WIB

Kementerian PUPR Bangun Jembatan Pulau Balang II di Kaltim

Kementerian PUPR Bangun Jembatan Pulau Balang II di Kaltim

News | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 14:00 WIB

Proyek 4 Flyover dan 1 Underpass di Jawa Tengah Sudah Selesai

Proyek 4 Flyover dan 1 Underpass di Jawa Tengah Sudah Selesai

Bisnis | Kamis, 26 Oktober 2017 | 20:59 WIB

Tingkatkan Pembangunan, PUPR Bangun Jembatan Teluk Kendari

Tingkatkan Pembangunan, PUPR Bangun Jembatan Teluk Kendari

News | Kamis, 26 Oktober 2017 | 14:00 WIB

Terkini

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 15:18 WIB

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 15:11 WIB

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:10 WIB

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Serum Rambut Viva Manfaatnya Apa? Ini 2 Varian untuk Perawatan Kulit Kepala

Serum Rambut Viva Manfaatnya Apa? Ini 2 Varian untuk Perawatan Kulit Kepala

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Tren Baru Memilih AC: Tak Cuma Dingin, tapi Juga Efisien dan Praktis

Tren Baru Memilih AC: Tak Cuma Dingin, tapi Juga Efisien dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 15:04 WIB

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:00 WIB

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:59 WIB

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 14:57 WIB

×