Kementerian PUPR Bangun Jembatan Pulau Balang II di Kaltim

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 27 Oktober 2017 | 14:00 WIB
Kementerian PUPR Bangun Jembatan Pulau Balang II di Kaltim
Jembatan Pulau Balang II, Kaltim, menjadi titik penting terwujudnya konektivitas Jalan Trans Kalimantan dari barat hingga timur. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM), saat ini tengah membangun jembatan Pulau Balang II, yang merupakan salah satu proyek strategis nasional. Jembatan yang dibangun melintasi teluk Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut dapat mempersingkat waktu tempuh perjalanan Balikpapan-Samarinda dan menjadi penyatu dua daerah, yakni Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Dengan dua  manfaat ini, jembatan Pulau Balang II dinilai menjadi titik penting terwujudnya konektivitas jalan trans Kalimantan dari barat hingga timur.

“Selama ini, masyarakat memiliki dua pilihan, menggunakan kapal feri atau memutar jalan nasional sepanjang 104 km, yang dapat memakan waktu sampai 3,5 jam. Kalau menggunakan kapal feri pada saat libur, antreannya membludak," tutur Pejabat Pembuat Komitmen Jembatan Pulau Balang DJBM Kementerian PUPR, Junior Alberto, Kaltim, Selasa (24/10/2017).



Junior mengatakan, jembatan tersebut mampu menghemat waktu tempuh perjalanan Balikpapan-Penajam hingga 2 jam. Nantinya, kendaraaan dari Samarinda menuju Banjarmasin atau sebaliknya, tidak perlu masuk ke dalam kota, sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Balikpapan.

Jembatan tersebut juga akan mendukung Kawasan Industri Karangau (KIK) yang berlokasi di utara Balikpapan. Beberapa tahun terakhir ini,  pembangunan kawasan tersebut menggeliat dan diprediksi menjadi tulang punggung kota Balikpapan sebagai kota industri. Selain itu, jembatan tersebut dapat mendukung aktivitas Pelabuhan TPK Kariangau dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, yang nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan resort dan penunjang olahraga air.

Jembatan Pulau Balang terdiri dari 2 bagian, yaitu jembatan bentang pendek (jembatan Pulau Balang I) sepanjang 470 m, dibangun dengan dana APBD Provinsi Kaltim dan kini telah selesai, sedangkan jembatan bentang panjang (Jembatan Pulau Balang II) sepanjang 804 m, dibangun melalui  APBN dengan memanfatkan dana sukuk surat berharga syariah negara (SBSN) sebesar Rp1,3 triliun, dan dilaksanakan dengan pola kontrak tahun jamak 2015-2019.
 
“Kemajuan pembangunan saat ini adalah 39,6 persen, yaitu dalam tahap pengerjaan pondasi bore pile dan pekerjaan jalan akses sepanjang 2 km. Target penyelesaian pada November 2019,” tutur Junior.



Pembangunan Pulau Balang II diawali dengan membangun pondasi bentang utama yang akan berada di atas permukaan air. Jenis pondasi yang dibangun berupa tiang-tiang pancang beton silinder yang dibor dan ditanam sedalam 65 m dari muka tanah di dasar air ke dalam tanah.

Pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan pile cap kepala tiang pancang, berupa lapisan beton datar berbentuk persegi. Pile cap ini akan menjadi tapak berdirinya menara yang akan menjadi struktur utama penahan bentangan jembatan yang berada di atas permukaan air.

Setiap menara akan berdiri di atas dua pile cap, dimana masing-masing pile cap akan ditahan oleh 72 tiang pancang beton. Pengerjaan dilanjutkan dengan pembangu‎nan pylon atau menara beton setinggi 117,5 m. Ada dua menara yang dibangun untuk menahan bentang utama jembatan ini, yang waktu penyelesaiannya sekitar 410 hari, atau 1 tahun 2 bulan.

Setelah selesai, pengerjaan dilanjutkan dengan pembangunan lantai jembatan yang dibarengi dengan pemasangan kabel penahan alias cable stayed, yang menghubungkan pylon dengan lantai jembatan.‎ Pengecoran lantai jembatan dan pemasangan kabel penahan dilakukan secara bertahap hingga lantai jembatan mencapai bentangan total 804 m.



Proses ini membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian, karena merupakan bagian paling vital dari badan jembatan. Di saat bersamaan, dilakukan pula‎ pembangunan pondasi untuk jembatan pendekat yang dipasang di sisi Pulau Balang, dengan panjang bentangan mencapai 167,65 m.

Pondasi untuk jembatan pendekat ini berupa 3 pilar raksasa yang berdiri di atas satu abutment, yang dibangun di atas 8 tiang pancang yang dibor dan ditanam hingga kedalaman 27 m. Seluruh pekerjaan dilakukan simultan, sehingga antara bentang utama dan jembatan pendekat bisa selesai secara bersamaan.

Setelah seluruh proses konstruksi selesai, maka tahap selanjutnya adalah pemasangan pembatas jalan, pengaspalan, pemberian marka, rambu dan lampu jalan. Jembatan ini sendiri memiliki lebar 2x3,5 m ditambah 2x1 m di kanan-kiri jembatan sebagai trotoar bagi pejalan kaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tingkatkan Pembangunan, PUPR Bangun Jembatan Teluk Kendari

Tingkatkan Pembangunan, PUPR Bangun Jembatan Teluk Kendari

News | Kamis, 26 Oktober 2017 | 14:00 WIB

Kementerian PUPR Lanjutkan Uji Coba Aspal Plastik di Sulsel

Kementerian PUPR Lanjutkan Uji Coba Aspal Plastik di Sulsel

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:00 WIB

"Hibah Air Minum", Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Air Bersih

"Hibah Air Minum", Kementerian PUPR Tingkatkan Akses Air Bersih

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 09:24 WIB

Terkini

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Sejumlah Sekolah di Pekanbaru Masih Tahan Ijazah Siswanya

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 15:18 WIB

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 15:11 WIB

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Big Mouth: Drakor tentang Penjara yang Mirip Berita di Indonesia

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:10 WIB

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

Buntut Skandal Sel Mewah, Kalapas hingga Kaur Umum Lapas Cibinong Dinonaktifkan!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Sinar UV Mengancam Bodi Mobil, Ini Cara Mencegah Cat Kusam Saat Musim Kemarau

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Serum Rambut Viva Manfaatnya Apa? Ini 2 Varian untuk Perawatan Kulit Kepala

Serum Rambut Viva Manfaatnya Apa? Ini 2 Varian untuk Perawatan Kulit Kepala

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 15:05 WIB

Tren Baru Memilih AC: Tak Cuma Dingin, tapi Juga Efisien dan Praktis

Tren Baru Memilih AC: Tak Cuma Dingin, tapi Juga Efisien dan Praktis

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 15:04 WIB

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:00 WIB

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:59 WIB

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 14:57 WIB

×