Bangun Infrastruktur, Serapan Keuangan PUPR Capai Rp75,55 T

Fabiola Febrinastri

Kamis, 30 November 2017 | 11:30 WIB
Bangun  Infrastruktur,  Serapan Keuangan PUPR Capai Rp75,55 T
Pembangunan infrastruktur oleh Kementerian PUPR. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Secara keseluruhan, progres fisik pembangunan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di seluruh Indonesia per 29 November 2017 pukul 16.00 WIB mencapai 79,12 persen. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2016, sebesar 76,57 persen.

Adapun dari sisi penyerapan keuangan juga lebih tinggi, yakni 71,64 persen, atau sebesar Rp75,55 triliun dari total anggaran 2017, yakni Rp105,4 triliun, dibandingkan pada 2016 sebesar 67,06 persen dari total anggaran Rp98,19 triliun.

Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah di Indonesia, demi mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, diantaranya meningkatkan konektivitas antar wilayah, membangun dari pinggiran, ketahanan pangan dan air, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas perumahan dan permukiman.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, progres penyerapan anggaran dan fisik tahun ini lebih baik dibandingkan 2016. Selain itu, percepatan juga akan terus diupayakan dalam mencapai yang lebih baik lagi.

“Bagi Kementerian PUPR, dengan alokasi tahun ini sebesar Rp105,4 triliun, kenaikan 2 hingga 3 persen saja, maka besar anggaran yang terserap sekitar Rp2 triliun hingga Rp3 triliun. Secara nominal, besar sekali. Dengan progres fisik seperti ini, saya kira cukup baik dan ditargetkan penyerapan bisa mencapai 93 persen pada akhir tahun,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

Pada 2018, Kementerian PUPR mendapatkan amanah membelanjakan anggaran sebesar Rp107,38 triliun. Kementerian PUPR menargetkan 5.516 paket senilai Rp33,99 triliun dilakukan lelang dini, seperti yang telah dilakukan Kementerian PUPR pada tahun-tahun sebelumnya.

Pembangunan infrastruktur oleh Kementerian PUPR. (Sumber: Kementerian PUPR)

Hingga 29 November 2017, sebanyak 999 paket pekerjaan senilai Rp5,8 triliun telah dilelangkan. Ditargetkan, 50 persen-60 persen paket pekerjaan yang lelang dini sudah bisa ditandatangani kontrak pekerjaannya pada Januari 2018, sebagai awal dimulainya pekerjaan.

Pelaksanaan lelang dini akan membuat pekerjaan pembangunan infrastruktur 2018 dapat langsung dilakukan sejak awal tahun 2018, sehingga penyelesaian lebih cepat dan dirasakan manfaatnya. Umumnya, waktu pelelangan memakan waktu sekitar 2 bulan.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan unit organisasi eselon I, lelang dini terbanyak terjadi di Ditjen Bina Marga sebanyak 548 paket, dengan nilai Rp4,6 triliun, Sumber Daya Air sebanyak 368 paket, dengan nilai Rp881,9 miliar,  Ditjen Cipta Karya sebanyak 68 paket, dengan nilai Rp262, 5 miliar, dan Ditjen Penyediaan Perumahan sebanyak 4 paket, dengan nilai Rp6,4 miliar.

Menteri Basuki menginstruksikan agar pada 2018, pembangunan infrastruktur PUPR lebih mengoptimalkan potensi kontraktor swasta, mendorong investasi dalam negeri, penciptaan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan melalui program infrastruktur padat karya, dan mengendalikan progres pekerjaan sesuai target yang direncanakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pembangunan Infrastruktur Kunci Indonesia Jadi Negara Maju

Pembangunan Infrastruktur Kunci Indonesia Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 08 November 2017 | 20:43 WIB

Terkini

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:13 WIB

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Hingga Januari 2027, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:06 WIB

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

65 Persen Mobil di Jateng Masih Pakai BBM, BYD Dorong Peralihan ke Kendaraan Energi Baru

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:05 WIB

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

KPF Desak Prabowo Bentuk TGPF Independen Usut Kekerasan Demo 27 Agustus

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:51 WIB

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Saksi Hidup G30S Bongkar Peran Karno Gejik, Eksekutor PKI yang Catat Daftar Nama Warga untuk Dibunuh

Surakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:49 WIB

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

7 Sifat Buruk dan Kelebihan Shio Ayam dalam Pekerjaan dan Percintaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Oktober 2026 Lengkap

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Kebakaran TPA Jatibarang Meluas 10 Hektare, Gas Metana Bikin Api Membara

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:38 WIB

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:36 WIB

×