Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

XL Axiata Bangun Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapura

Tomi Tresnady, Aditya Gema Pratomo

Senin, 11 Desember 2017 | 15:27 WIB
XL Axiata Bangun Kabel Laut Australia-Indonesia-Singapura
Peta abstrak Asia Tenggara. [shutterstock]

Suara.com - PT XL Axiata turut serta dalam proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura sepanjang 4.600 km.

SKKL ini akan menyediakan alternatif akses internet dari Indonesia ke jaringan global melalui Australia.

Proyek dengan nilai investasi 170 juta dolar AS ini, merupakan proyek bersama antara XL Axiata, Vocus Group, dan Alcatel Submarine Networks.

Dalam proyek yang dikerjakan oleh Alcatel Submarine Network (ASN) ini, XL Axiata turut serta sebagai landing partner, administrator, dan perwakilan SKKL Australia-Indonesia-Singapura di Indonesia.

Menurut Presiden Direktur dan CEO XL Axiata, Dian Siswarini, Keberadaan SKKL ini akan mendorong perkembangan industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia karena menyediakan konektifitas berkapasitas besar ke Singapura dan terutama ke Australia yang selanjutnya bisa menjadi jalur alternatif ke jaringan global.

"Dengan kapasitas mencapai 30Tb untuk jalur Jakarta - Singapura serta 20Tb antara Jakarta - Perth, SKKL ini mampu menyediakan kapasitas hingga 6 kali lipat dari total kapasitas jaringan internasional dari Indonesia yang ada saat ini," katanya di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Dian menambahkan, pembangunan SKKL ini akan mengurangi ketergantungan terhadap Singapura yang saat ini merupakan jalur utama untuk menyalurkan trafik dari Indonesia ke jaringan global.

Dengan demikian, apabila jaringan internet lewat Singapura terjadi gangguan, maka akses Internet dari Indonesia menuju jaringan global tidak akan ikut terganggu.

Bertambahnya ketersediaan kapasitas bandwidth melalui SKKL Australia-Indonesia-Singapore ini akan memberikan dampak yang signifikan terutama dalam struktur biaya akses internasional.

baca juga

Selain itu, jalur internet global melalui Australia ini juga lebih aman dari gempa bumi.

Chairman Vocus Group Vaughan Bowen mengatakan bahwa keberadaan jaringan ini sangat penting untuk mendukung perkembangan infrastruktur TIK di Indonesia

"Untuk kali pertama, ada sebuah hub di tengah arus trafik yang menghubungkan antara Asia dan Amerika Utara dan bukan menjadi sebuah akhir dari jaringan fiber optik yang ada di kawasan tersebut”.

Hingga saat ini proses pembangunan jaringan sepanjang 4.600 km ini masih berjalan dan siap untuk beroperasi pada kuartal ketiga tahun 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

XL Bangun Infrastruktur Program USO, Ditargetkan Selesai 2017

XL Bangun Infrastruktur Program USO, Ditargetkan Selesai 2017

Tekno | Senin, 23 Oktober 2017 | 13:05 WIB

XL Luncurkan Kartu Perdana Xtra Fun, Cuma Dijual di Indomaret

XL Luncurkan Kartu Perdana Xtra Fun, Cuma Dijual di Indomaret

Tekno | Kamis, 19 Oktober 2017 | 21:49 WIB

Bentuk Kepedulian XL Axiata pada Pengungsi Gunung Agung

Bentuk Kepedulian XL Axiata pada Pengungsi Gunung Agung

Press Release | Selasa, 26 September 2017 | 13:02 WIB

Begini Cara XL Dorong Peningkatan Keamanan Siber

Begini Cara XL Dorong Peningkatan Keamanan Siber

Tekno | Rabu, 13 September 2017 | 12:24 WIB

XL Genjot Pertumbuhan Pelanggan Pascabayar

XL Genjot Pertumbuhan Pelanggan Pascabayar

Bisnis | Selasa, 05 September 2017 | 03:19 WIB

Terkini

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB