Kementerian PUPR: Kinerja PDAM 2017 Meningkat Dibanding 2016

Fabiola Febrinastri

Senin, 18 Desember 2017 | 10:30 WIB
Kementerian PUPR: Kinerja PDAM 2017 Meningkat Dibanding 2016
Ilustrasi PDAM. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) telah mengeluarkan penilaian kinerja PDAM 2017. Penilaian dilakukan untuk tahun buku 2016, dengan tujuan untuk melihat dan mengukur tingkat kinerja manajemen, efisiensi dan efektivitas pengelolaan PDAM.

“Penilaian dilakukan bekerja sama dengan BPKP, karena lokasi PDAM tersebar di kabupaten dan kota. BPKP juga memiliki perwakilan di daerah dan kapasitas melakukan audit perusahaan,” kata Dirjen Cipta Karya, yang juga Plt. Ketua BPPSPAM, Sri Hartoyo kepada wartawan, dalam jumpa pers "Hasil Penilaian Kinerja PDAM", di Jakarta, Kamis (14/12/12).   

Dari hasil penilaian terhadap 378 PDAM, sebanyak 209 PDAM (55,3persen) maduk dalam kategori sehat, dengan nilai rata-rata kinerja 3,29, sebanyak 103 PDAM (27,2 persen) kategori kurang sehat, dengan rata-rata kinerja 2,49, dan 66 PDAM (17,5 persen) masuk kategori sakit, dengan nilai rata-rata kinerja 1,90.

"Secara umum, nilai rata-rata kinerja tahun 2017 sedikit meningkat dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2016, jumlah PDAM sehat sebanyak 198, tahun 2017 naik menjadi 209 PDAM," jelasnya.



Sebanyak 18 indikator kinerja PDAM yang dinilai terbagi menjadi 4 aspek, yakni keuangan, pelayanan, operasional dan sumber daya manusia. Penilaian dengan 3 kategori, yakni PDAM sehat dengan nilai >2,8, PDAM kurang sehat dengan nilai 2,2-2,8 dan PDAM sakit dengan nilai <2,2.  

Sri Hartoyo menjelaskan, faktor dominan yang mempengaruhi kinerja PDAM adalah tingkat kehilangan air alias non revenue water, efektivitas penagihan dan pelayanan yang tak sampai 24 jam.

“Efektivitas penagihan harus 100 persen dan biasanya berkorelasi dengan tingkat layanan. Kalau tingkat layanannya jelek, tagihannya juga seret. Semakin bagus layanan pada umumnya, tingkat penagihannya lebih bagus. Tingkat kehilangan air juga dinilai. Patokan kita, rata rata kebocoran yang di toleransi adalah sekitar 20 persen, namun pada saat ini masih di angka 32,5 persen,” jelasnya.

Penyebab lain menurunnya kinerja PDAM disebabkan karena penambahan pelanggan yang lebih besar dibandingkan penambahan produksi air PDAM.

Untuk kenaikan kinerja beberapa PDAM tahun 2017, Sri Hartoyo mengatakan, salah satunya didukung oleh meningkatnya jam operasional pelayanan meskipun tantangannya adalah efisiensi energi. Biaya listrik menjadi salah satu komponen terbesar dalam operasional PDAM, sehingga perusahaan harus cermat dalam perencanaan SPAM sejak dari pengambilan air baku hingga distribusi ke pelanggan berdasarkan sistem operasi paling ekonomis.

Sementara itu terkait tarif, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.71 tahun 2016 tentang Perhitungan dan Penetapan Tarif Air Minum, Sri Hartoyo mengatakan bahwa tarif air minum, salah satunya didasarkan pada pemulihan biaya operasional dan pengembangan pelayanan air minum atau full recovery cost.  

Agar PDAM tak merugi dan bangkrut, namun juga masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa menjangkau biaya berlangganan, maka dapat dijembatani dengan tarif progresif dan subsidi pemerintah daerah.   

“Misalnya harga air minum dari PDAM Rp3 ribu per kubik, sementara MBR hanya mampu membayar Rp2.500 per kubik. Di sini pemerintah daerah dapat memberikan subsidi Rp500 per kubik, agar rakyat/MBR mampu membeli, sementara harga keekonomian tetap terpenuhi dan PDAM tidak merugi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekretaris BPPSPAM, Bambang Sudiatmo mengatakan, tugas utama BPPSPAM adalah meningkatkan presentase  PDAM sehat. Namun lebih penting dari itu adalah bagaimana PDAM bisa melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 90 Tahun 2016, BPPSPAM merupakan lembaga yang bertanggungjawab kepada menteri yang bertugas membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan penyelengaraan SPAM yang dilaksanakan oleh BUMN/BUMD Penyelenggara  SPAM.

Beberapa fungsinya adalah melakukan penilaian kinerja PDAM, fasilitasi dan pemberian rekomendasi untuk meningkatkan kinerja PDAM dan rekomendasi kepada pemerintah dan pemda dalam rangka menjaga kepentingan yang seimbang antara penyelenggara dengan pelanggan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Muhammad Sundoro, dan tiga anggota BPPSPAM, yakni Setio Djuwono dari unsur profesi, M. Aulawi Dzin Nun dari pemerintah, dan Syamsul Hidayat dari pelanggan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR:  Investor Butuh Kepastian dan Kecepatan

Menteri PUPR: Investor Butuh Kepastian dan Kecepatan

Bisnis | Senin, 18 Desember 2017 | 09:10 WIB

Lagi, Kementerian PUPR Uji Coba Campuran Aspal-Limbah Plastik

Lagi, Kementerian PUPR Uji Coba Campuran Aspal-Limbah Plastik

Bisnis | Jum'at, 15 Desember 2017 | 10:30 WIB

Tinjau Bendungan, Menteri PUPR Minta Pengerjaan Dipercepat

Tinjau Bendungan, Menteri PUPR Minta Pengerjaan Dipercepat

Bisnis | Kamis, 14 Desember 2017 | 12:20 WIB

Terkini

Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI

Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI

Jakarta | Jum'at, 25 September 2026 | 16:57 WIB

Ke Pestapora 2026? Ada Cashback 20 Persen dari QRIS BRImo

Ke Pestapora 2026? Ada Cashback 20 Persen dari QRIS BRImo

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 16:55 WIB

Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun

Samsung Galaxy A08 Resmi di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI dan Update 6 Tahun

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 16:53 WIB

Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah

Pestapora 2026 Makin Meriah Bareng BRImo, Ada Cashback hingga Aktivitas Berhadiah

Sumsel | Jum'at, 25 September 2026 | 16:52 WIB

Buntut Gugatan Denny Indrayana Cs, Relawan Gibran Ajukan Surat Keberatan ke MK

Buntut Gugatan Denny Indrayana Cs, Relawan Gibran Ajukan Surat Keberatan ke MK

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:49 WIB

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:44 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR

Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:41 WIB

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:39 WIB

Beda Versi Ombudsman dan Kanwil Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, DPR Bakal Turun Cek Langsung

Beda Versi Ombudsman dan Kanwil Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, DPR Bakal Turun Cek Langsung

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:38 WIB

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:34 WIB

×