Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani: Realisasi APBN Akhir Tahun Stabil

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 21 Desember 2017 | 15:37 WIB
Sri Mulyani: Realisasi APBN Akhir Tahun Stabil
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [Antara]

Suara.com - Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia sampai dengan akhir tahun 2017 diperkirakan akan mencapai 5,1 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi penjelasan bahwa walaupun akhir tahun tinggal beberapa hari lagi, pemerintah akan terus berupaya untuk mengumpulkan penerimaan pajak dan merealisasikan belanja negara, terutama untuk program prioritas.

"Pemerintah akan terus menjaga bersama Bank Indonesia untuk indikator-indikator makro. Kita pada bulan Desember ini fokusnya bagaimana merealisasikan belanja negara yang sudah dianggarkan pada tahun 2017 ini. Seperti yang diketahui, prioritas belanja negara mencakup untuk pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas SDM, dan juga untuk transfer daerah dalam rangka memperbaiki pelayanan daerah termasuk dana desa," kata Ani di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Adapun realisasi asumsi dasar ekonomi makro sampai dengan 15 Desember 2017 yaitu pertumbuhan ekonomi 5,03 persen, inflasi 3,3 persen sampai dengan bulan November 2017, tingkat bunga SPN 5 persen, nilai tukar rupiah per dolar Amerika Serikat Rp13.377, harga minyak mentah Indonesia 50,3 US$/barel, lifting minyak 796,9 ribu barel/hari, dan lifting gas 1.126,6 ribu barel setara minyak per hari.

Realisasi pendapatan negara sampai dengan 15 Desember 2017 mencapai Rp1.496,9 triliun dengan penerimaan perpajakan sebesar Rp1.211,5 triliun. Sementara, Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp281 triliun, dan Penerimaan Hibah sebesar Rp4,4 triliun.

Sedangkan realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp1.132,3 triliun, sementara transfer ke daerah dan Dana Desa mencapai Rp717,3 triliun. Dengan demikian, defisit APBN sampai dengan 15 Desember adalah 2,62 persen.

"Dengan realisasi ini, kita melihat untuk tahun 2017, keseluruhan APBN-P 2017 masih ada di dalam rambu-rambu UU APBN-P 2017. Hingga akhir tahun, kita perkirakan defisit masih ada di sekitar 2,6-2,7 persen. Sekarang realisasinya sudah di 2,62 persen, masih jauh di bawah maksimum defisit yang ada di dalam UU APBN-P yaitu 2,92 persen. Dan ini berarti kita tetap berada dalam situasi APBN 2017 yang cukup stabil," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Target Pajak APBN 2018 Rp1.423,9 T, Pengamat: Masih Realistis

Target Pajak APBN 2018 Rp1.423,9 T, Pengamat: Masih Realistis

Bisnis | Kamis, 21 Desember 2017 | 14:11 WIB

Menkeu: Kenaikan Harga Minyak Bisa Dongkrak Penerimaan Negara

Menkeu: Kenaikan Harga Minyak Bisa Dongkrak Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 21 Desember 2017 | 05:01 WIB

Sri Mulyani Akui Pembangunan Masih Terpusat di Jawa dan Sumatera

Sri Mulyani Akui Pembangunan Masih Terpusat di Jawa dan Sumatera

Bisnis | Selasa, 19 Desember 2017 | 17:29 WIB

Terkini

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB