Kereta Semi Cepat JKT-SBY Janjikan Waktu Tempuh 5,5 Jam

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 19 Januari 2018 | 17:14 WIB
Kereta Semi Cepat JKT-SBY Janjikan Waktu Tempuh 5,5 Jam
Miniatur Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan kereta semi cepat rute Jakarta-Surabaya yang baru mau akan dibangun akan memakan waktu tempuh perjalanan kurang dari 6 jam.

"Kira-kira yang dituju 5,5 jam, nggak terlalu cepat.  Biayanya akan dievaluasi biar lebih murah," ujar Basuki di Istana Bogor, Jumat (19/1/2018).

Kementerian Perhubungan saat ini tengah mempersiapkan studi kelayakan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sudah ada beberapa alternatif teknologi yang akan digunakan. Dari berbagai teknologi yang diusulkan, Budi menyebut sudah mengerucut menjadi satu nama.

"Kami sudah mengerucut pada suatu teknologi tertentu, yaitu narrow gauge dan kami harapkan ada studi lebih baik. Kami ingin studi ini lebih detail dan kita harapkan tidak mahal ya," kata dia.

"Karena ada kecenderungan kalau kita sudah nunjuk satu negara tertentu kurang efisien, oleh karenanya kita minta dilakukan FS (Feasibility Study), sekali lagi dan maret akan selesai," Budi menambahkan.

Pemerintah akan menggandeng Jepang untuk membangun KA semi cepat Jakarta - Surabaya. Terlebih usulan penambahan jalur ini pertama kali disampaikan Badan Kerjasama Internasional Jepang (Japan International Coorporation Agency/JICA).

Pemerintah Indonesia, kata Budi, memiliki keinginan untuk memulai pembangunan proyek ini secepatnya dengan melakukan peletakan batu pertama pada 2018.

Tetapi, jika hasil kajian belum final, dia tidak masalah jika awal pembangunan tidak bisa dilakukan tahun ini.

baca juga

"Kami memang punya keinginan untuk mulai taun ini, tapi kalau memang tidak bisa selesai (studi kelayakan) ya kita tidak paksakan, bisa juga jadi tahun depan," katanya.

Selain menginginkan jarak tempuh KA semi cepat Jakarta Surabaya kurang dari 6 jam. Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini menjelaskan, dengan menggunakan narrow gauge atau rel sempit maka pengerjaannya bisa dibagi beberapa tahap.

"Katakan kalau pakai narrow gauge, kita bangun sampai Semarang setelah itu dari Semarang ke Solo, Semarang ke Surabaya tetap bslisa gunakan itu. Terusitu juga lebih murah," katanya.

Meski begitu ia mengaku tidak banyak negara di dunia yang menggunakan rel sempit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Bertemu Utusan PM Jepang Bahas Kereta Semi Cepat JKT-SBY

Jokowi Bertemu Utusan PM Jepang Bahas Kereta Semi Cepat JKT-SBY

Bisnis | Jum'at, 19 Januari 2018 | 11:17 WIB

Ini Dia, Tiga Model Kereta Api Cepat Cina yang Menakjubkan

Ini Dia, Tiga Model Kereta Api Cepat Cina yang Menakjubkan

Bisnis | Senin, 23 Oktober 2017 | 07:02 WIB

Kemenlu Cina Sanggah Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Lamban

Kemenlu Cina Sanggah Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Lamban

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2017 | 06:56 WIB

Kalimantan Utara Juga Ingin Bangun Kereta Api Cepat

Kalimantan Utara Juga Ingin Bangun Kereta Api Cepat

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 05:03 WIB

Karawang Ubah Tata Ruang untuk Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

Karawang Ubah Tata Ruang untuk Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 04:12 WIB

Terkini

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

×