Indonesia Dorong ASEAN Perkuat Kerjasama Perikanan

Adhitya Himawan

Senin, 26 Maret 2018 | 22:30 WIB
Indonesia Dorong ASEAN Perkuat Kerjasama Perikanan
Presiden Jokowi menghadiri KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina. [Foto Laily Rachev - Biro Pers Setpres]

Suara.com - Indonesia terus mendorong negara-negara ASEAN meningkatkan kerjasama penanggulangan kejahatan perdagangan orang (human trafficking) dan eksploitasi pekerja migran di sektor perikanan.

Kerjasama perlu didorong mengingat sektor ini melibatkan banyak pekerja migran yang penangannya harus melibatkan banyak negara.

Selain rentan menjadi korban perdagangan orang, pekerja sektor perikanan, khususnya pada kapal ikan tangkap, sering kali dihadapkan pada masalah ketenagakerjaan lain seperti jam kerja yang panjang, alat pelindung kerja yang minim, ketepatan menerima upah, juga masalah sertifikasi dan dokumentasi pekerja. Berbagai masalah tersebut sering dijumpai di negara-negara pengekspor ikan dan makanan laut seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Myanmar dan Filipina.

“Sebagai negara maritim, Indonesia sangat mendukung upaya memperkuat kerjasama bilateral dan regional, terutama sesama negara ASEAN, agar mengembangkan strategi dan aksi bersama guna memastikan kondisi kerja layak di sektor kemaritiman,“ kata M. Hanif Dhakiri, Menteri Ketenagakerjaan dalam rilisnya, Senin (26/3/2018)

Pada Forum Konsultatif mengenai Kerjasama Regional melawan Perdagangan Manusia, Eksploitasi Kerja dan Perbudakan di Laut akan diselenggarakan di Bali, Indonesia, pada 27-28 Maret 2018.

Di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, lanjut Menteri Hanif, Indonesia terus memperkuat upaya melindungi pekerja sektor perikanan dari bahaya human trafficking dan eksploitasi kerja. Indonesia juga telah menerbitkan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2016 sebagai bentuk rativikasi konvensi ILO tentang Konvensi Ketenagakerjaan Maritim.

Forum ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia dan Organisasi Buruh Dunia (ILO) serta melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia.

Acara akan dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri. Hadir pula Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Arif H. Oegroseno, serta Direktur ILO Indonesia Michiko Miyamoto. Pertemuan di Bali ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan tripartit global mengenai nelayan migran yang diselenggarakan September 2017 di Jenewa.

Sementara itu Deputi Menteri Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Arif Havas Oegroseno menekankan, masalah perdagangan manusia dan eksploitasi kerja di laut tak bisa diselesaikan hanya oleh sebuah negara.

“Kendati telah mengembangkan sejumlah kebijakan untuk mengatasi hal ini, Indonesia tidak dapat bekerja sendiri. Melalui Forum Konsultatif, Indonesia ingin menyerukan negara ASEAN terlibat aktif. Indonesia siap memimpin kerjasama regional ini,” kata Arif Havas.

Sedangkan menurut Michiko Miyamoto, ILO telah menerbitkan standar kerja layak pada sektor maritim melalui Konvensi ILO No. 188 yang bertujuan mengurangi eksploitasi terhadap pekerja migran nelayan.

“ILO berkomitmen untuk memastikan diimplementasikannya konvensi tersebut”terangnya.

Hadir dalam forum tersebut adalah perwakilan pemerintah, organisasi pekerja dan pengusaha dari Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Laos dan Vietnam. (Sukis Wanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Puas Bawa Timnas Indonesia Juara, Mitchell Baker Antar Georgetown Pertahankan Gelar

Belum Puas Bawa Timnas Indonesia Juara, Mitchell Baker Antar Georgetown Pertahankan Gelar

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:02 WIB

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Kabut Asap Karhutla Ancam Asia Tenggara, WMO Dorong ASEAN Berbagi Sumber Daya

Kabut Asap Karhutla Ancam Asia Tenggara, WMO Dorong ASEAN Berbagi Sumber Daya

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Pahlawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Alami Nasib Tragis di Liga Inggris

Pahlawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026 Alami Nasib Tragis di Liga Inggris

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Syed Saddiq Balas Kritik Muhammad Lutfi Soal Kabut Asap: Ini Bukan Perang Indonesia vs Malaysia

Syed Saddiq Balas Kritik Muhammad Lutfi Soal Kabut Asap: Ini Bukan Perang Indonesia vs Malaysia

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia

Malaysia Minta Negara ASEAN Perketat Pengawasan Titik Panas Kebakaran Hutan Indonesia

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan

Menteri Malaysia: Kami Berhak Menuntut Indonesia karena Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Suara soal Karhutla Tak Didengar, Koalisi Enter Nusantara Minta Negara ASEAN Tekan Indonesia

Suara soal Karhutla Tak Didengar, Koalisi Enter Nusantara Minta Negara ASEAN Tekan Indonesia

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Aktivis Desak ASEAN Bertindak

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

Penyelundupan Baby Lobster Rp5,8 Miliar Terungkap, Dua Kurir Mengaku Sudah 10 Kali Beraksi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Terkini

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Investor Asing Ramai-ramai Tarik Dana, Rupiah Ditutup Lesu ke Level Rp18.147

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

4 Hydrating Cleanser Buat Melembapkan Kulit yang Sedang Kering dan Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

Banjir Rob Ganggu Aktivitas Nelayan Kerang Hijau di Muara Angke, Proses Pengolahan Molor

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:13 WIB

×