Waskita Karya Bagi Dividen Rp776,34 Miliar dari Laba Bersih 2017

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 07 April 2018 | 09:26 WIB
Waskita Karya Bagi Dividen Rp776,34 Miliar dari Laba Bersih 2017
Peresmian kerjasama PT Waskita Karya Realty dengan PT Modernland Realty Tbk di Jakarta. [Dok Waskita Karya Realty]

Suara.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk membagikan dividen sebesar Rp776,34 miliar. Jumlah ini mencapai  20 persen dari laba bersih yang diraih pada Tahun Buku 2017.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Gedung Waskita, Jakarta, Jumat (6/4/2018), Waskita Karya mencatatkan kinerja yang masih relatif baik dengan perolehan total nilai kontrak dalam pengerjaan Rp138,11 triliun, pendapatan usaha Rp45,21 triliun, dan laba bersih Rp4,20 triliun.

"Waskita posisi saat ini cukup berat untuk mempertahankan posisinya sebagai 'market leader' di industri konstruksi. Dari sisi penjualan, kami mencapai Rp45 triliun, yang lain di bawah Rp20 triliun," kata Direktur Utama PT Waskita Karya saat itu M Choliq pada konferensi pers.

Pada tahun lalu, perusahaan dengan kode saham WSKT itu membukukan laba bersih sebesar Rp3,88 triliun atau naik dibandingkan laba bersih 2016 sebesar Rp1,71 triliun.

Total aset yang dimiliki perseroan pada tahun 2017 sebesar Rp97,90 triliun, total liabilitas Rp75,14 triliun, total ekuitas Rp22,75 triliun, dan nilai kontrak baru Rp55,83 triliun.

Cadangan wajib yang dimiliki sebesar 11,44 persen atau senilai dengan Rp443,94 miliar. Sekitar Rp2,66 triliun atau sebesar 68,56 persen dari laba bersih menjadi saldo yang belum ditentukan penggunaannya.

RUPST juga memutuskan dana hasil "right issue" sebesar Rp5,29 triliun yang digunakan biaya penawaran umum sebesar Rp37,32 miliar, selebihnya untuk membiayai proyek jalan tol dan proyek transmisi 500kv Sumatra.

Dana hasil obligasi PUB II Tahap I sebesar Rp2 triliun digunakan untuk biaya penawaran umum sebesar Rp5,09 miliar dan selebihnya digunakan sebagai modal kerja (70 persen), sisanya 30 persen untuk investasi pada PT WTR dan PT WKR berupa setoran modal.

Selain itu, dana hasil obligasi PUB II Tahap II tercatat sebesar Rp900 miliar digunakan untuk biaya penawaran umum sebesar Rp1,58 miliar, dan selebihnya sebanyak 80 persen digunakan sebagai modal kerja, dan 20 persen untuk investasi dan pembiayaan proyek jalan tol.

Dana hasil obligasi PUB II Tahap III sebesar Rp1,65 triliun digunakan untuk pembiayaan penawaran umum sebesar Rp2 miliar, dan selebihnya digunakan sebagai modal kerja.

Dana hasil obligasi PUB III Tahap I sebesar Rp3 triliun digunakan untuk biaya penawaran umum sebesar Rp6,2 miliar, dan selebihnya sebanyak 80 persen digunakan sebagai modal kerja, 16 persen sebagai investasi dan pembiayaan proyek jalan tol, dan 4 persen untuk investasi dan pembiayaan proyek realty.

Rapat yang dipimpin oleh Komisaris Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Badrodin Haiti itu juga memutuskan perombakan susunan direksi, yakni Direktur Utama PT Waskita Karya dijabat oleh I Gusti Ngurah Putra, menggantikan M Choliq yang sudah menjabat sejak 2008.

Direktur Pengembangan dan Sumber Daya Manusia kini diisi oleh Hadjar Seti Adhi, sebelumnya Agus Sugiono.

Direktur Keuangan dan Strategi Tunggul Rajagukguk juga digantikan oleh Haris Gunawan, yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan PT Adhi Karya (Persero).

Direktur Operasi I dijabat oleh Didit Oemar Prihadi, Direktur Operasi II dijabat oleh Bambang Rianto, dan Direktur Operasi III dijabat oleh Fery Hendriyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:49 WIB

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 14:07 WIB

BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN

BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Satu Emiten dari BUMN

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 08:05 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

BJBR Cetak Aset Rp221,4 Triliun di 2025

BJBR Cetak Aset Rp221,4 Triliun di 2025

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 14:22 WIB

7 Agenda Utama RUPST BRI, Dirut Beri Bocoran Dividen Bakal lebih Tinggi

7 Agenda Utama RUPST BRI, Dirut Beri Bocoran Dividen Bakal lebih Tinggi

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:56 WIB

Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?

Dividen BBCA 2026 Lebih Besar dari Tahun Lalu, Bisa Cair saat Lebaran?

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 11:55 WIB

Emiten Pembayaran Digital CASH Mau Right Issue 996,6 Juta Saham

Emiten Pembayaran Digital CASH Mau Right Issue 996,6 Juta Saham

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 12:07 WIB

Terkini

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Tok! Harga BBM Bakal Naik Tengah Malam Ini, Cek Bocorannya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:34 WIB

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Pasokan Bakal Langka, Harga Minyak Dunia Terbang Lagi 3%

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:32 WIB

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:08 WIB

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 08:00 WIB

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:57 WIB

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB