Jembatan Gantung Berteknologi Judesa Dibangun di Manggarai Barat

Pebriansyah Ariefana, Lili Handayani

Minggu, 29 April 2018 | 15:39 WIB
Jembatan Gantung Berteknologi Judesa Dibangun di Manggarai Barat
Jembatan Gantung dengan teknologi Judesa (Jembatan Untuk Desa) hasil inovasi Balitbang PUPR di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (dok PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung dengan teknologi Judesa (Jembatan Untuk Desa) hasil inovasi Balitbang PUPR di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Lokasi pembangunan jembatan sekitar 2 jam perjalanan dari Kota Labuan Bajo yang menghubungkan Desa Siru dan Desa Wae Wako yang dipisahkan oleh Sungai Wae Laci.

Kehadiran Judesa memangkas jarak yang musti ditempuh masyarakat menuju Ibukota Kecamatan dari 15 km menjadi 5 km. Judesa juga memudahkan akses para pelajar menuju sekolah dan masyarakat memasarkan hasil pertaniannya.

"Balitbang PUPR terus berinovasi mencari teknologi jembatan yang cepat, murah, dan bermanfaat. Biasanya jembatan gantung menggunakan dua tiang. Tapi ini asimetris atau hanya satu sisi tanpa mengurangi kualitasnya. Mohon dijaga dan dipelihara. Digunakanlah sewajarnya," kata Kabalitbang Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga usai acara serah terima pengelolaan Judesa kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu (28/4/2018).

Jembatan Gantung dengan teknologi Judesa (Jembatan Untuk Desa) hasil inovasi Balitbang PUPR di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (dok PUPR)

Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan Judesa dilakukan oleh Kepala Satker Balai Litbang Penerapan Teknologi Jalan dan Jembatan Kementerian PUPR Budiprastiyo Doelrachman dan Kepala Dinas PU Kabupaten Manggarai Barat Oktavianus Andi Bona. Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti oleh Kabalitbang Kementerian PUPR Danis Sumadilaga dan Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula.

Jembatan yang dibangun sepanjang 62 meter serta lebar 1,8 meter. Biaya yang diperlukan untuk membangun Jembatan Judesa tersebut adalah Rp 1,5 milyar yang bersumber pada APBN tahun 2017.

Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga menambahkan keunggulan Judesa yang membuat teknologi ini sangat pas untuk diterapkan di kawasan terpencil, yaitu fleksibel dan ekonomis. Materialnya merupakan pre-fabrikasi sehingga dapat disiapkan untuk dikirim ke lokasi.

Dengan sistem modular, pembangunan lebih mudah dan waktu pelaksanaan yang lebih singkat serta pelaksanaan pembangunannya dapat melibatkan masyarakat setempat.

Jembatan Gantung dengan teknologi Judesa (Jembatan Untuk Desa) hasil inovasi Balitbang PUPR di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (dok PUPR)

baca juga

"Pelibatan masyarakat mulai tahap perencanaan, pembangunan jalan akses, dan bangunan pelengkap," katanya.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula mengaku senang teknologi Judesa bisa digunakan mengubungkan dua Desa di Kecamatan Lembor yakni Desa Siru dan Wae Wako.

Jembatan Gantung dengan teknologi Judesa (Jembatan Untuk Desa) hasil inovasi Balitbang PUPR di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (dok PUPR)

Pembangunan Judesa ini sebagai bukti Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden M. Jusuf Kala benar-benar mengimplementasi Nawacita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran. “Karena itu pada kesempatan yang sangat baik ini, saya atas nama masyarakat Desa Siru dan Desa Wae Woka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Presiden Jokowi melalui pihak kementerian dalam membantu memudahkan akses warga,” pungkasnya.

Turut hadir Kepala Puslitbang Kebijakan dan Penerepan Teknologi Rezeki Peranginangin, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang Bambang Nurhadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Upaya Kementerian PUPR Kurangi Sampah Plastik di Labuan Bajo

Ini Upaya Kementerian PUPR Kurangi Sampah Plastik di Labuan Bajo

Bisnis | Sabtu, 28 April 2018 | 15:35 WIB

PUPR akan Evaluasi Jembatan-jembatan Tua di Indonesia

PUPR akan Evaluasi Jembatan-jembatan Tua di Indonesia

News | Sabtu, 28 April 2018 | 13:25 WIB

Wapres Jusuf Kalla Tinjau Kesiapan Lima Venues Asian Games

Wapres Jusuf Kalla Tinjau Kesiapan Lima Venues Asian Games

Sport | Sabtu, 28 April 2018 | 05:55 WIB

PUPR Kirim Perlengkapan Air Bersih ke Korban Gempa Banjarnegara

PUPR Kirim Perlengkapan Air Bersih ke Korban Gempa Banjarnegara

News | Senin, 23 April 2018 | 23:15 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Evakuasi Jembatan Cincin Lama

Kementerian PUPR Lakukan Evakuasi Jembatan Cincin Lama

News | Senin, 23 April 2018 | 23:07 WIB

Terkini

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Malam Viva untuk Memudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Sentil Singapura Soal Potongan Ekspor Gas 8 Persen, Mentan Amran: Apalagi Kalau Kita Nakal!

Video | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Adik Prabowo Pesimistis Soal Penguatan Rupiah, Menteri Ekonominya Bilang Bagus Kalau Melemah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:03 WIB

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

4.000 Peserta Bersaing, Inovasi AI Anak Muda Indonesia Hadirkan Solusi Nyata

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:01 WIB

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:59 WIB

×