PKS Kritik Seharusnya Jokowi Perintahkan Berbisnis Kalajengking

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Jum'at, 04 Mei 2018 | 16:16 WIB
PKS Kritik Seharusnya Jokowi Perintahkan Berbisnis Kalajengking
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS, Hidayat Nur Wahid menyayangkan Presiden Joko Widodo hanya berwacana terkait harga racun kalajengking. Mestinya, Presiden Jokowi memerintahkan para Kepala Daerah untuk meningkatkan penghasilan daerah dengan bisnis kalajengking.

"Jadi kalau itu bisa dikerjakan dengan maksimal, dan benar, ya saya kira mungkin-mungkin saja. Dari sisi negara berdaulat. Tapi sayangnya pak Jokowi kemarin tidak memperintahkan (Kepala Daerah), kalau itu seriuas kan harusnya memerintahkan," kata Hidayat di DPR, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Menurut Hidayat, beternak kalanjengking bisa menjadi program baru di semua daerah di seluruh Indonesia. "Misalnya, 'saya perintahkan kepala-kepala daerah, memungkinkan untuk beternak kalajengking. Itu bisa menjadi program daerah, kan itu juga bagus. Tapi sayangnya beliau kemarin hanya berwacana. Tidak memerintahkan cuma menyampaikan," tutur Hidayat.

Meski demikian, jika itu dilakukan, dari sisi anggaran daerah perlu untuk disiapkan. Dan perlu dipastikan, bisnis tersebut tidak merusak lingkungan dan melanggar hukum.

"Kalau memerlukan Undang-Undang, ya harus diselesaikan di DPRD," ujar Hidayat.

Hidayat mengakui, bahwa pidato Jokowi yang menyinggung harga kalajengking mendapat respon dari banyak pihak, khususnya warganet.

"Banyak kemudian yang menyampaikan ada sate kalanjengking, ada juga yang menyampaikan minyak kalajengking, untuk mengobati panu, kudis dan kurap. Harganya satu botol mahal," kata Hidayat.

Menurut Wakil Ketua MPR tersebut, kala itu Jokowi ingin membuka wawasan baru buat para Kepala Daerah.

"Menurut saya ya pidato pak Jokowi itu diartikan sebagai beliau membuka wawasan kepala-kepala daerah untuk menghadirkan alternatif, untuk bisa memunculkan kemampuan dalam menghadirkan, mungkin kekayaan untuk bisa mencukupi pendapat asli daerahnya, mungkin dengan kalajengking," tutur Hidayat.

Sebagaimana diketahui, dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas), Senin (30/4/2018) lalu, Jokowi berpidato serius tentang arah pembangunan nasional. Tiba-tiba dalam pidato itu, Jokowi bercerita tentang zat-zat tak terduga berharga mahal di pasaran. Salah satunya racun kalajengking.

Jokowi sebut harga seliter racun kalajengking jutaan dolar AS. Jokowi pun mengatakan komoditas racun kalajengking mengalahkan emas. Sehingga Jokowi menyebut berbinis tersebut membuat masyarakat cepat kaya.

"Apa komoditas yang paling mahal di dunia? Emas? Bukan. Ada fakta menarik dari info yang saya baca, komoditas paling mahal adalah racun kalajengking Rp 145 miliar per liter," ujar Jokowi waktu itu.

Sambil berseloroh, kepada hadirin Presiden Jokowi mengatakan kalau mau kaya raya, jualan racun kalajengking. Adapun komoditas yang jauh lebih mahal lagi dari racun kalajengking adalah californium 252. Presiden Jokowi mengatakan harganya bisa mencapai 27 juta dolas AS per gram atau sekitar Rp 375 miliar per gram.

Californium-252 biasa disingkat sebagai Cf-252. Ini merupakan salah satu zat radioaktif yang dikenal sebagai emitor neutron sangat kuat. Artinya, zat radioaktif ini memiliki sifat luar biasa untuk melepaskan neutron ketika ia pecah.

Namun menurut Jokowi diantara racun kalajengking dan Californium-252, yang paling mahal adalah waktu. Sebab, waktu yang terus berputar tidak akan pernah bisa kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

DPRD Desak DKI Kebut Mitigasi Banjir Sebelum Hujan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

Hasto Akui Sudah Bertemu PKS Bahas Ijazah Gibran, Singgung Pemimpin Hasil Intervensi Orang Tua

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

Sahroni Sebut NasDem Fokus Bekerja Dukung Pemerintah, Belum Ada Perintah Soal Ijazah Gibran

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:23 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, PKS Beri Catatan Kritis dari Pangan hingga Kesejahteraan Guru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:11 WIB

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

PKS Jajaki Komunikasi dengan Partai Lain soal Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:11 WIB

Terkini

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

×