Pilot PT Garuda Ancam Mogok saat Lebaran, DPR: Ini Ancaman Serius

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Minggu, 03 Juni 2018 | 17:20 WIB
Pilot PT Garuda Ancam Mogok saat Lebaran, DPR: Ini Ancaman Serius
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta PT Garuda Indonesia dan pemerintah merespons rencana mogok, pilot dan karyawan Garuda Indonesia saat arus mudik Idul Fitri 1439 Hijriah/2018.

Ia mengatakan, ini bukan kali pertama para pilot Garuda Indonesia mengancam tidak beroperasi. Ini membuktikan, masih ada permasalahan krusial yang belum bisa diselesaikan secara baik antara karyawan dan pihak direksi.

"Berdasarkan catatan saya, setidaknya ada beberapa aksi mogok yang pernah dilakukan para pilot Garuda Indonesia," kata Bambang lewat pesan singkat, Minggu (3/6/2018).

Ia mencatat, pada tahun 1980, pilot Garuda sempat melakukan mogok kerja. Kemudian pada tahun 2003 dan 2011, para pilot Garuda juga melakukan hal yang sama karena tuntutan perbaikan gaji tidak dipenuhi manajemen Garuda Indonesia.

"Tuntutan kenaikan gaji adalah hak setiap karyawan Garuda Indonesia. Begitu pula dengan aksi mogok kerja. Dalam undang-undang tentang ketenagakerjaan, mogok kerja masih dibenarkan sebagai bagian hak para pekerja," tutur Bambang.

Hanya, lanjut Bambang, kalau mogok kerja para pilot Garuda dilakukan saat arus mudik lebaran ini jelas sangat disayangkan. Karena akan mengganggu pelayanan publik dalam melakukan aktivitas mudik lebaran.

Selain itu, kata dia, mogok kerja pilot Garuda Indonesia juga berpotensi melanggar Undang-undang tentang Penerbangan dan Undang-undang Perlindungan Konsumen.

"Dalam kedua undang-undang tersebut diatur konsumen berhak mendapatkan kenyamanan, keamanan serta keselamatan dalam menggunakan jasa penerbangan. Jika mogok kerja pilot Garuda jadi dilakukan maka jelas akan merugikan para konsumen," ujar Bambang.

Bambang mendorong supaya permasalahan di tubuh PT Garuda Indonesia bisa diselesaikan segera mungkin.

baca juga

Pihak karyawan yang diwakili serikat pekerja, harus segera duduk bersama manajemen PT Garuda untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Pemerintah melalui Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan juga harus turun tangan. Perundingan tripatrit antara serikat pekerja Garuda, manajemen Garuda dan Kementerian BUMN harus segera dilakukan.

"Lakukan perundingan untuk membuka saluran komunikasi yang selama ini tersumbat. Musyawarah juga harus dilakukan dengan semangat bersama mencari solusi, bukan semangat saling menyalahkan. Tidak ada kata mustahil untuk mencapai kesepakatan bersama," tutur Bambang.

"Saya harap mogok kerja para pilot Garuda ini tidak akan terjadi. Sebab, selain merugikan publik juga akan merusak nama baik maskapai penerbangan plat merah milik pemerintah ini," tambah Bambang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gedung DPR Mau Dibom Teroris, Ini Respons Bamsoet

Gedung DPR Mau Dibom Teroris, Ini Respons Bamsoet

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 12:55 WIB

Heboh Gaji Pejabat BPIP, Bamsoet Bantah Pernyataan Mahfud MD

Heboh Gaji Pejabat BPIP, Bamsoet Bantah Pernyataan Mahfud MD

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 14:03 WIB

Ketua DPR Minta Pemerintah Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

Ketua DPR Minta Pemerintah Perbanyak Kawasan Tanpa Asap Rokok

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 02:01 WIB

Ketua DPR Persilahkan Ormas Kritik DPR dan Pemerintah

Ketua DPR Persilahkan Ormas Kritik DPR dan Pemerintah

DPR | Kamis, 31 Mei 2018 | 07:15 WIB

Sukses Pimpin DPR, Bamsoet Bersyukur Ditempa Berbagai Organisasi

Sukses Pimpin DPR, Bamsoet Bersyukur Ditempa Berbagai Organisasi

DPR | Rabu, 30 Mei 2018 | 14:34 WIB

Terkini

Diabetes Bukan Berarti Pantang Makanan Favorit, Kenali Prinsip 5J untuk Kontrol Gula Darah

Diabetes Bukan Berarti Pantang Makanan Favorit, Kenali Prinsip 5J untuk Kontrol Gula Darah

Health | Kamis, 05 November 2026 | 19:16 WIB

Terlalu Lama Berhemat, Gen Z Justru Terjebak Revenge Spending

Terlalu Lama Berhemat, Gen Z Justru Terjebak Revenge Spending

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:15 WIB

Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?

Survei Bilang Anak Muda Muak Politik, Kok Paling Vokal Mengawal Kebijakan?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 19:15 WIB

Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia

Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia

Bali | Kamis, 05 November 2026 | 19:14 WIB

Langgar Tatib, Botol Minuman Jokowi Disita Petugas Saat Sidang Roy Suryo

Langgar Tatib, Botol Minuman Jokowi Disita Petugas Saat Sidang Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah Lewat Legislasi dan Pengawasan

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah Lewat Legislasi dan Pengawasan

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

Roy Suryo Tolak Keterangan Jokowi dalam Persidangan Kasus Ijazah Palsu

Roy Suryo Tolak Keterangan Jokowi dalam Persidangan Kasus Ijazah Palsu

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:12 WIB

Hari Guru Nasional 2026 Tanggal Berapa? Ini Tema, Logo, dan Panduan Resminya

Hari Guru Nasional 2026 Tanggal Berapa? Ini Tema, Logo, dan Panduan Resminya

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 19:11 WIB

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

OJK Ungkap Dampak Pengumuman MSCI: IHSG Anjlok 16,6%, Dana Asing Rp16,88 T Kabur

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:07 WIB

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Ekonomi Sirkular Dimulai dari Rumah, Ubah Sampah Jadi Cuan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 19:03 WIB

×