Pelaku Candaan Bom Dibebaskan, Ini Kata Garuda Indonesia

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 04 Juni 2018 | 10:16 WIB
Pelaku Candaan Bom Dibebaskan, Ini Kata Garuda Indonesia
Ilustrasi: Pesawat Garuda Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Setelah candaan bom di maskapai Lion Air beberapa waktu lalu di Pontianak, kini terjadi lagi candaan bom di maskapai nomor satu di Indonesia yakni Garuda Indonesia untuk rute penerbangan Bandara Soekarno Hatta menuju Singapura.

Seorang penumpang kelas bisnis dengan nama Henny Adiaksi pada pukul 20.25 WIB mengatakan membawa bom saat proses boarding.

"Ketika boarding dia bercanda hati-hati ada bom, kita langsung laporkan ke pihak berwajib," kata Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan kepada Suara.com, Senin (4/6/2018).

Selanjutnya, setelah diketahui cabin crew, atas perintah Capten Lucky, penumpang wanita tersebut dan dua bagasi miliknya diperiksa kembali.

Namun, ketika bagasi yang bersangkutan diperiksa menggunakan X-ray, tidak ditemukan benda-benda berbahaya apalagi bom seperti yang disebutkan yang bersangkutan.

Setelah dilakukan X-ray, bukan benda berbahaya atau bom yang ditemukan, melainkan hanya pakaian, kosmetik dan keperluan pribadi lainnya.

Penumpang wanita itu mengaku hanya bercanda saja. Namun, pihak otoritas bandara tidak serta merta melepaskan begitu saja wanita yang telah membuat penerbangan Jakarta - Singapura terlambat 15 menit.

Penumpang yang bercanda membawa bom itu kemudian diamankan Avsec GA GP dan dibawa ke OD AP II dan PPNS Otband Soetta untuk diproses lebih lanjut.

Beredar kabar, pelaku candaan itu sudah dibebaskan oleh pihak yang berwajib dan tidak dilakukan penahanan.

"Kabarnya (yang bersangkutan) sudah dibebaskan," ucap Ikhsan.

Terkait pembebasan pelaku candaan tersebut, hingga saat ini Suara.com masih mencoba mengkonfirmasi kebenaran tersebut ke Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambunan.

Terlepas dari itu, Ikhsan menuturkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke pihak yang berwajib. Pihaknya hanya berharap, kejadian serupa tidak terulang lagi di Garuda Indonesia maupun maskapai lainnya.

"Kita ke penumpang mengimbau jangan bermain-main dengan candaan bom, karena dampaknya sangat luas, pesawat bisa delay dan lain sebagainya," tutur Ikhsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musim Mudik, Garuda Indonesia Tambah 150.510 Kursi

Musim Mudik, Garuda Indonesia Tambah 150.510 Kursi

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 19:33 WIB

Bercanda Bom, Wanita Penumpang Garuda Kelas Bisnis Ini Diamankan

Bercanda Bom, Wanita Penumpang Garuda Kelas Bisnis Ini Diamankan

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 05:36 WIB

MUI : Mogok Pilot Garuda Lebih Banyak Mudaratnya

MUI : Mogok Pilot Garuda Lebih Banyak Mudaratnya

Bisnis | Kamis, 31 Mei 2018 | 10:59 WIB

Terkini

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB