Proyek Reklamasi 'Paksa' Nelayan Jakarta Alih Profesi

Selasa, 19 Juni 2018 | 09:54 WIB
Proyek Reklamasi 'Paksa' Nelayan Jakarta Alih Profesi
Ilustrasi suasana dermaga dan kapal nelayan di perairan Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Cerita kehidupan salah satu bekas nelayan di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara ini bisa menjadi gambaran nasib para nelayan pasca-kemunculan pulau buatan atau reklamasi.

Adalah Taryana, pria 46 tahun ini mengaku sudah tiga tahun terakhir tak lagi bisa merasakan deru udara tengah lautan. Ia memilih 'pensiun' dari aktivitas melaut yang sudah bertahun-tahun digelutinya itu. Ini karena hasil tangkapannya sebagai nelayan menurun drastis sejak dimulainya proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Dari ikan hingga kerang hijau menjadi barang langka yang sulit didapat semenjak megaproyek reklamasi dimulai. Nelayan pun menjerit.

"Nelayan bergantung pada laut. Laut adalah hajat bagi nelayan di sini. Kalau hasil tangkapan sedikit, nelayan mau makan apa?," ucap Taryana saat ditemuin Suara.com di Rumah Susun Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (18/6/2018).

Sulitnya mendapatkan ikan di laut menjadi alasan bagi Taryana ogah melaut kembali. Bagi Taryana, kembali melaut mencari ikan sama dengan mencari jarum di tumpukan padi.

"Hidup di negara yang sebagian besar wilayahnya lautan malah susah cari ikan. Masak kita harus sampai tengah laut buat cari ikan. Buang-buang uang untuk perjalanan saja," sesal Taryana.

Namun Taryana tidak serta merta menolak adanya proyek reklamasi di Pantai Utara Jakarta. Kalaupun proyek tersebut dilanjutkan, ia hanya berharap ada kesejahteraan bagi nelayan.

"Saya tidak mau pikir banyak tentang reklamasi. Mau dilanjutkan silahkan, mau dihentikan silahkan. Asal para nelayan tidak kehilangan mata pecahariannya sehari-hari" kata dia.

Usai memilih 'pensiun' melaut, untuk menyambung hidup, kini Taryana fokus mengelola hasil limbah laut untuk dijadikan aneka ragam kesenian. Mulai dari perahu, bingkai berisi kepiting dan lobster hingga patung naga.

Baca Juga: Sejak Reklamasi Bergulir, Mantan Nelayan Ini Sukses Jadi Perajin

Di sela-sela kesibukannya, Taryana sesekali mengolah ikan asin ketika sedang ada pesanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI