Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Sri Mulyani Blak-blakan Hadapi Perang Dagang AS

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 10 Juli 2018 | 17:19 WIB
Sri Mulyani Blak-blakan Hadapi Perang Dagang AS
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (12/7/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akhirnya blak-blakan terkait hasil sidang kabinet soal antisipasi Indonesia terhadap perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/7/2018) di Istana Bogor, Jawa Barat.

Menkeu mengatakan, dalam sidang kabinet kemarin para menteri memaparkan apa saja dampak dari perang dagang tersebut.

“Penjelasan dilakukan oleh Menteri teknis, menteri perdagangan menjelaskan dan memetakan dampaknya seperti apa. Apa kemungkinan potensi, implikasinya. Kemungkinan sektor komoditas yang akan terkena dampaknya dari kebijakan tersebut," kata Menkeu usai rapat di gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Menurut Menkeu, dengan adanya identifikasi dampak dari perang dagang ini agar neraca perdagangan Indonesia bisa seimbang bahkan surplus. Identifikasi diperlukan karena kebutuhan tiap industri berbeda-beda.

“Kami mengidentifikasi ini sebagai kesempatan baik bagi Indonesia untuk menata industri manufaktur yang dibutuhkan perekonomian Indonesia di saat perekonomian kita mulai tumbuh tinggi dan kelas menengah semakin banyak," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, terkait perang dagang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pihaknya akan terbang ke Amerika Serikat untuk membahas rencana tersebut.

"Nanti lah lihat itu, kan Trump minta GSP kami direview. Kami akan kirimkan tim ke Amerika untuk negosiasi supaya fasilitas GSP tetap dipertahankan," kata Oke saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

“Kemungkinan akhir Juli berangkatnya. Tapi yang lain saya belum bisa sampaikan yang kaitannya di GSP yang akan direview itu. Kita sudah memutuskan akan kirim tim," lanjutnya.

Oke mengatakan, andalan ekspor RI ke AS di antaranya adalah tekstil, furniture dan suku cadang.

"Saya nggak hitung 124 (produk yang dievaluasi). Cuma yang dapat fasilitas GSP harus kita pertahankan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Sebut Perang Dagang AS Bukan Ancaman Besar Indonesia

Menperin Sebut Perang Dagang AS Bukan Ancaman Besar Indonesia

Bisnis | Senin, 09 Juli 2018 | 19:23 WIB

Ini Dampak Jika Trump Cabut Potongan Tarif Impor Produk Indonesia

Ini Dampak Jika Trump Cabut Potongan Tarif Impor Produk Indonesia

Bisnis | Senin, 09 Juli 2018 | 13:54 WIB

AS Ancam Perang Dagang, Pemerintah RI Kirim Tim Negosiasi

AS Ancam Perang Dagang, Pemerintah RI Kirim Tim Negosiasi

Bisnis | Senin, 09 Juli 2018 | 11:45 WIB

Terkini

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Kembali Gelar Donor Darah Serentak di 12 Region

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:00 WIB

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bank Jago Fokus Inovasi Fitur untuk Gaet Nasabah, Gimana Kinerja Sahamnya?

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:57 WIB

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

BBKP Pangkas Jumlah Karyawan dan Tutup Kantor Cabang, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:43 WIB

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Jadi Pertimbangan Serok, Harga Emas Batangan Diproyeksi Anjlok Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:25 WIB

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Pertamina Rombak Besar-besaran, 31 Anak Perusahaan Resmi Direstrukturisasi

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:22 WIB

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Warga Malaysia Sering Kepo Kecanggihan Whoosh

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Enaknya Jadi Komisaris Bank, Bisa Kredit Fiktif dan Manipulasi Pembukuan

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:14 WIB

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

BNI Perkenalkan Logo HUT ke-80, Simbol Pengabdian dan Komitmen Melayani Negeri

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:35 WIB

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

IHSG Melambat, Volume Transaksi Terpangkas Lebih dari 3 Persen

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:53 WIB

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Purbaya Rombak Beasiswa LPDP, 80 Persen Kini untuk Bidang STEM

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 10:52 WIB

×