Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sri Mulyani Blak-blakan Hadapi Perang Dagang AS

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 10 Juli 2018 | 17:19 WIB
Sri Mulyani Blak-blakan Hadapi Perang Dagang AS
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (12/7/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akhirnya blak-blakan terkait hasil sidang kabinet soal antisipasi Indonesia terhadap perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/7/2018) di Istana Bogor, Jawa Barat.

Menkeu mengatakan, dalam sidang kabinet kemarin para menteri memaparkan apa saja dampak dari perang dagang tersebut.

“Penjelasan dilakukan oleh Menteri teknis, menteri perdagangan menjelaskan dan memetakan dampaknya seperti apa. Apa kemungkinan potensi, implikasinya. Kemungkinan sektor komoditas yang akan terkena dampaknya dari kebijakan tersebut," kata Menkeu usai rapat di gedung DPR RI, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Menurut Menkeu, dengan adanya identifikasi dampak dari perang dagang ini agar neraca perdagangan Indonesia bisa seimbang bahkan surplus. Identifikasi diperlukan karena kebutuhan tiap industri berbeda-beda.

“Kami mengidentifikasi ini sebagai kesempatan baik bagi Indonesia untuk menata industri manufaktur yang dibutuhkan perekonomian Indonesia di saat perekonomian kita mulai tumbuh tinggi dan kelas menengah semakin banyak," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, terkait perang dagang, Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan, pihaknya akan terbang ke Amerika Serikat untuk membahas rencana tersebut.

"Nanti lah lihat itu, kan Trump minta GSP kami direview. Kami akan kirimkan tim ke Amerika untuk negosiasi supaya fasilitas GSP tetap dipertahankan," kata Oke saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

“Kemungkinan akhir Juli berangkatnya. Tapi yang lain saya belum bisa sampaikan yang kaitannya di GSP yang akan direview itu. Kita sudah memutuskan akan kirim tim," lanjutnya.

Oke mengatakan, andalan ekspor RI ke AS di antaranya adalah tekstil, furniture dan suku cadang.

"Saya nggak hitung 124 (produk yang dievaluasi). Cuma yang dapat fasilitas GSP harus kita pertahankan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Sebut Perang Dagang AS Bukan Ancaman Besar Indonesia

Menperin Sebut Perang Dagang AS Bukan Ancaman Besar Indonesia

Bisnis | Senin, 09 Juli 2018 | 19:23 WIB

Ini Dampak Jika Trump Cabut Potongan Tarif Impor Produk Indonesia

Ini Dampak Jika Trump Cabut Potongan Tarif Impor Produk Indonesia

Bisnis | Senin, 09 Juli 2018 | 13:54 WIB

AS Ancam Perang Dagang, Pemerintah RI Kirim Tim Negosiasi

AS Ancam Perang Dagang, Pemerintah RI Kirim Tim Negosiasi

Bisnis | Senin, 09 Juli 2018 | 11:45 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×