Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Terungkap! Ini yang Membuat Harga Telur Ayam Mendadak Naik

Pebriansyah Ariefana, Lili Handayani

Senin, 16 Juli 2018 | 18:54 WIB
Terungkap! Ini yang Membuat Harga Telur Ayam Mendadak Naik
Aktivitas jual beli telur ayam di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Sabtu (14/7/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjelaskan sejumlah faktor yang menyebabkan harga telur di pasaran naik drastis. Salah satunya karena tingkat produktivitas ayam yang menurun.

Hal itu dikatakan Mendag usai melakukan pertemuan dengan Kementerian Pertanian (Kementan), Satuan Tugas Pangan, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU.

"Ini juga dilakukan penelitian oleh dinas dan kementerian kita sepakat kurangi kadar obat-obatan agar lebih sehat terutama antibiotik tapi cukup berisiko," ujar Mendag saat konferensi pers di Gedung Kemendag, Jakarta Pusat, Senin (16/7/2018).

Ia mengatakan adanya masa libur lebaran yang panjang membuat suplai ke pasar terjadi pengurangan yang signifikan. Pasalnya, mulai dari pekerja peternakan hingga pedagang saat itu juga libur sehingga tidak ada yang memasok ke konsumen.

"Dari sisi sulpai ke pasar sampai ke langsung ke konsumen terjadi pengurangan yang diakibatkan masa libur yang panjang ini ternyata para mereka yang kerja di peternakan juga mau cuti," ungkapnya.

Bahkan, cuaca ekstrim yang terjadi beberapa saat lalu juga menjadi biang kerok naiknya harga telur dan daging ayam.

"Kita bukan cari ayam hitam ada juga cuaca ekstrim. Kita lihat di Dieng bersalju," kata dia.

Menurutnya, kenaikan harga biasanya terjadi pada saat H-7 menjelang Ramadan termasuk telur dan ayam. Sejak H-10, ia sudah mulai mengimbau semua pihak agar masing-masing mengendalikan diri agar harga tidak melonjak terlalu jauh.

"Alhamdulillah berhasil telor dulu kalo ayam terjadi di saat-saat akhir. Biasanya abis itu harga turun h+ sekian," kata dia.

baca juga

Namun ternyata, setelah Lebaran terjadi anomali kenaikan harga ayam dan telur yang seharusnya sudah kembali normal. Saat ini, berdasarkan Info Pangan Jakarta, harga rata -rata telur per kilogramnya mencapai Rp 28.395 di DKI Jakarta.

Adapun harga untuk satu kilogram telur di Kawasan Pulo Gadung mencapai Rp31.000. Sementara di kawasan Pasar Cempaka Putih Rp23.000 per kg.

"Nah faktor-faktor ini yang terakumulasi sehingga pasokan pendistribusian ini relatif terganggu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ikut Pileg, Menteri dari Nasdem Diminta Fokus Bantu Jokowi

Tak Ikut Pileg, Menteri dari Nasdem Diminta Fokus Bantu Jokowi

News | Senin, 09 Juli 2018 | 17:45 WIB

Video Ayam Tarik Kereta Heboh di Twitter

Video Ayam Tarik Kereta Heboh di Twitter

Tekno | Selasa, 12 Juni 2018 | 19:39 WIB

Didatangi Sandiaga, Harga Daging Sapi dan Ayam di Senen Naik

Didatangi Sandiaga, Harga Daging Sapi dan Ayam di Senen Naik

Bisnis | Senin, 11 Juni 2018 | 13:23 WIB

Benarkah Kenaikan Harga Ayam karena Menguatnya Dolar AS?

Benarkah Kenaikan Harga Ayam karena Menguatnya Dolar AS?

Bisnis | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:45 WIB

Mendag Salahkan Kepala Daerah Harga Daging Sapi dan Ayam Naik

Mendag Salahkan Kepala Daerah Harga Daging Sapi dan Ayam Naik

Bisnis | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:30 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB