Masyarakat Papua Barat Bersyukur Dapat Rumah Khusus dari PUPR

Fabiola Febrinastri

Selasa, 14 Agustus 2018 | 09:26 WIB
Masyarakat Papua Barat Bersyukur Dapat Rumah Khusus dari PUPR
Kunjungan KemenPUPR ke Rusunawa STKIP Muhammadiyah Sorong, Papua Barat. (Dok: KemenPUPR)

Suara.com - Sebanyak 50 unit rumah khusus (rusus) kini sedang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR). Pembangunan 50 unit ini ditujukan bagi masyarakat yang terkena dampak pembangunan pemerintah di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Pembangunan tersebut dilaksanakan sejak 2016 dan dilengkapi dengan prasarana dan sarana umum yang lengkap, sehingga masyarakat dapat tinggal dengan nyaman.

"Ada 50 rumah khusus yang kami bangun untuk masyarakat yang terkena dampak pembangunan pemerintah di Raja Ampat, Papua Barat," ujar Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi AH, saat meninjau rumah khusus di kampung Warsambi, Waisai, Kabupaten Raja Ampat, beberapa waktu lalu.

Pembangunan 50 unit rumah khusus tipe 36 tersebut sudah dilengkapi dengan PSU, dan dibangun dengan dana APBN Tahun anggaran 2016 senilai Rp 8.803.260.000 dan addendum Rp 9.649.864.000 .

Rata-rata penghuni rusus bekerja sebagai pencetak batu bata dan pekerja kayu.

Khalawi mengatakan, pembangunan rusus ini bukan hanya di Papua Barat, namun hampir di seluruh Provinsi di Indonesia. Rusus ditujukan bagi para pegawai yang bekerja di wilayah perbatasan, nelayan, dan menjadi bagian dari program relokasi rumah yang terdampak bencana.

"Kami mengimbau pemerintah daerah, jika rumah khusus sudah selesai pembangunannya, maka segera diserahterimakan dan harus segera dihuni oleh masyarakat," katanya.

Sebagai informasi, KemenPUPR, melalui Ditjen Penyediaan Perumahan terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah yang sejahtera dan layak huni melalui Program Satu Juta Rumah. Berbagai mekanisme penyediaan perumahan untuk MBR, seperti pembangunan rumah khusus, rumah susun, peningkatan kualitas rumah masyarakat lewat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan bersubsidi terus dilaksanakan guna mengurangi backlog perumahan yang terus meningkat.

Sementara itu, salah seorang warga penghuni rusus, Sherly mengungkapkan, dia sudah tinggal selama tiga tahun beserta suami dan tiga anaknya. Dia sangat bersyukur dapat tinggal di rusus karena memang belum memiliki rumah.

baca juga

"Saya merasa gembira mendapatkan rumah ini. Sebelumnya saya hanya menumpang di rumah kakak. Penghasilan suami saya sebagai buruh pembuat batu bata hanya cukup buat makan sehari-hari," tambahnya

Dalam kunjungan kerjanya ke Papua Barat, Khalawi juga mengunjungi Rusunawa STKIP Muhammadiyah Sorong, di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Mariat Pantai, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat.

Bangunan vertikal terdiri 3 lantai, tipe 24 tersebut memiliki 37 kamar senilai Rp 16 miliar. Saat ini, rusunawa tersebut sudah dihuni sekitar 150-an mahasiswa, yang mana per unit kamar dihuni 4 orang.

Khalawi juga sempat berdialog dengan mahasiswa bernama Andi dan Aisyah, yang baru menghuni rusun selama tiga bulan.

Kunjungan KemenPUPR ke Rusunawa STKIP Muhammadiyah Sorong, Papua Barat. (Dok: KemenPUPR)
Kunjungan KemenPUPR ke Rusunawa STKIP Muhammadiyah Sorong, Papua Barat. (Dok: KemenPUPR)

Para mahasiswa tersebut merasa nyaman, karena ada petugas kebersihan dan biaya sewa lebih murah dari pada kos- kosan di sekitar.

Khalawi berpesan kepada mahasiswa yang tinggal di rusunawa tersebut agar bisa menjaga kebersihan dan belajar dengan baik. Dengan hunian seperti apartemen ini, mahasiswa dinilai bisa belajar dengan baik dan nyaman.

Dalam kunjungan tersebut, Khalawi didampingi oleh Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Papua Barat, P. M Desyarmeda Killian,ST, PPK Rumah Susun, Amus Yanto Ijie, Rektorat dan Kasubbag Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Suharlin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Asap Kebakaran TPA Makbon Ganggu Warga hingga Penerbangan

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 12:50 WIB

645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur

645 Rumah Khusus Tahap V Diserahkan, Brantas Abipraya Dukung Eks Pejuang Timor-Timur

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:11 WIB

Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?

Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

Syiar Muhammadiyah di Papua Barat: Rektor UMPB Pastikan RTL Baitul Arqam Berjalan Tuntas

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali

Konsolidasi Kaderisasi di Tanah Papua, UNIMUTU Gelar Baitul Arqam Pertama Kali

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:58 WIB

Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan

Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 13:44 WIB

Terkini

Kebakaran 150 Rumah di Penjaringan Tewaskan Wanita 40 Tahun dan Bocah 6 Tahun

Kebakaran 150 Rumah di Penjaringan Tewaskan Wanita 40 Tahun dan Bocah 6 Tahun

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Bukan Ayam Goreng Biasa, Wingstop Hadirkan Twizty Buzz dengan Sensasi Rasa Berbeda di Tiap Gigitan

Bukan Ayam Goreng Biasa, Wingstop Hadirkan Twizty Buzz dengan Sensasi Rasa Berbeda di Tiap Gigitan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Hampir Gabung ke Persija, Radja Nainggolan: Ternyata Tim Polisi yang Butuh Saya

Hampir Gabung ke Persija, Radja Nainggolan: Ternyata Tim Polisi yang Butuh Saya

Bola | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

Sumur Rusak Sebulan Lebih, Warga Bantargebang Terpaksa Beli Air hingga 10 Galon Sehari

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Paca Goya, Tradisi Adat Masyarakat Kalaodi untuk Jaga Kelestarian Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

4 Padu Padan OOTD ala Chae Soo Bin, Gaya Preppy yang Anti-Boring!

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Di Balik Aturan Tidak Naik Kelas: Mengurai Nasib Siswa Terpinggirkan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Dari Sungai ke Pasar, PNM Dampingi Maryati Ubah Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:38 WIB

×