Impor Naik, Neraca Perdagangan Indonesia Alami Defisit

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 15 Agustus 2018 | 14:58 WIB
Impor Naik, Neraca Perdagangan Indonesia Alami Defisit
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada bulan Juli kembali mengalami defisit 2,03 miliar dolar AS. Posisi ini memburuk dibanding bulan Juni yang sempat mencatat surplus 1,74 miliar dolar AS.

Kepala BPS Suhariyanto menuturkan, defisit neraca perdagangan disebabkan karena jumlah ekspor yang lebih kecil dibanding impor. Tercatat, ekspor Juli di angka 16,24 miliar dollar AS dan impornya di angka 18,27 miliar dolar AS.

“Salah satu penyebab kenaikan signifikan pada ekspor adalah libur lebaran. Habis lebaran ekspor pasti meningkat. Jadi, ekspor kita tumbuh dan menggeliat dan diharapkan ke depan ekspor akan tumbuh bagus," kata Kecuk di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Suhariyanto mengatakan kenaikan nilai ekspor Juli dibandingkan Juni 2018 disebabkan peningkatan ekspor nonmigas sebesar 31,18 persen. Sebaliknya ekspor migas mengalami penurunan sebesar 15,06 persen.

"Kenaikan ekspor nonmigas disumbang oleh kendaraan dan bagiannya, lemak dan minyak hewan nabati serta bahan bakar mineral. Sementara penurunan ekspor migas disebabkan oleh menurunnya ekspor pada minyak mentah, gas, dan hasil minyak," ujarnya.

Hanya saja, pertumbuhan impor ternyata lebih besar ketimbang ekspor. Ekspor Juli tercatat sebesar 18,27 miliar dolar AS bertumbuh 31,56 persen dibanding bulan sebelumnya yakni 9,13 miliar dolar AS.

Seluruh golongan impor mengalami kenaikan di atas 50 persen secara bulanan. Impor barang konsumsi naik 70,5 persen secara bulanan karena ada impor beras dan apel dari Cina. Sementara itu, bahan baku mengalami kenaikan 59,28 persen secara bulanan gara-gara impor kacang kedelai, bahan organik, dan kapas.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia antara Januari ke Juli naik sebesar 104,24 miliar dolar AS atau naik 93,61 miliar dolar AS. Sementara itu, dari sisi impor secara akumulatif tercatat 107,32 miliar dolar AS.

Sehingga secara kumulatif, Indonesia mencatat defisit 3,08 miliar dollar AS sepanjang tahun 2018.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS: Daerah Ini Tingkat Kebahagiaannya Terendah di Indonesia

BPS: Daerah Ini Tingkat Kebahagiaannya Terendah di Indonesia

Lifestyle | Selasa, 14 Agustus 2018 | 17:02 WIB

Pemerintah Tinjau Ulang Proyek Infrastruktur Berbahan Baku Impor

Pemerintah Tinjau Ulang Proyek Infrastruktur Berbahan Baku Impor

Bisnis | Sabtu, 11 Agustus 2018 | 05:45 WIB

Jurus Dirjen Bea Cukai Tingkatkan Neraca Perdagangan

Jurus Dirjen Bea Cukai Tingkatkan Neraca Perdagangan

Bisnis | Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:34 WIB

SBY Sebut Ada 100 Juta Rakyat Miskin, Mensesneg: Jangan Berasumsi

SBY Sebut Ada 100 Juta Rakyat Miskin, Mensesneg: Jangan Berasumsi

News | Selasa, 31 Juli 2018 | 11:57 WIB

Sebut Prabowo Bohong, PSI : Berhenti Meneropong dari Atas Kuda

Sebut Prabowo Bohong, PSI : Berhenti Meneropong dari Atas Kuda

News | Minggu, 29 Juli 2018 | 10:11 WIB

Terkini

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

×