Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

PT Antam Catat Laba Bersih Semester I 2018 Rp 344,45 Miliar

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Jum'at, 07 September 2018 | 18:50 WIB
PT Antam Catat Laba Bersih Semester I 2018 Rp 344,45 Miliar
Kantor Pusat PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan Laba bersih  pada semester I 2018 sebesar Rp 344,45 miliar.

Raihan laba ini tumbuh signifikan 169 persen dibandingkan tahun periode yang sama saat mengalami kerugian sebesar Rp 492,21 milar.

Sekretaris Perusahaan Antam Apriliandi H Setia menerangkan, pertumbuhan laba tersebut disebabkan dari peningkatan produksi dan penjualan komoditas utama.

Sementara penjualan bersih Semester I 2018 tercatat Rp 11,82 triliun, meningkat 292 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebesar Rp 3,01 triliun.

"Komoditas emas merupakan komponen terbesar pendapatan perusahaan, berkontribusi Rp 8,20 triliun atau 69 persen dari total penjual bersih semester I 2018," kata Apriliandi seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, Jumat (7/9/2018).

Menurut Apriliandi, kinerja operasi dan penjualan komoditas utama perseroan baik dilihat dari volume produksi  feronikel yang naik 37 persen atau sebesar 12.811 ton nikel dalam feronikel (TNi). Penjualan feronikel juga mengalami kenaikan yang tercat sebesar 12.579 TNi atau naik 90 persen.

"Penjualan feronikel di semester I 2018 merupakan kontributor terbesar kedua dari total penjualan bersih Antam, menyumbang Rp 2,47 triliun atau 21 persen," imbuh dia.

Apriliandi menambahkan, komoditas emas pada semester I 2018 total volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung mencapai sebesar 1.041 kg, atau naik 3 persen dibandingkan tahun periode yang sama tahun lalu.

Sementara volume penjualan emas Antam tercatat sebesar 13.760 kg atau naik 317 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 3.298 kg.

"Kinerja keuangan perseroan yang solid juga terefleksikan dari pertumbuhan (EBITDA) semester I tahun 2018, tercatat sebesar Rp 1,38 triliun atau tumbuh 249 persen dibandingkan capaian tahun lalu periode yang sama sebesar Rp 397 miliar," tandas dia.

Untuk diketahui, Antam merupakan anak usaha dari PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) yang bergerak di bidang  pertambangan. Kegiatan Antam mencakup eksplorasi, penambangan, pengolahan serta pemasaran dari sumber daya mineral.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Akhir Pekan, Harga Jual Emas Antam Naik Rp 1.000 Per Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Jual Emas Antam Naik Rp 1.000 Per Gram

Bisnis | Jum'at, 07 September 2018 | 09:57 WIB

Harga Jual dan Beli Emas Antam Naik Rp 6.000 Per Gram

Harga Jual dan Beli Emas Antam Naik Rp 6.000 Per Gram

Bisnis | Kamis, 06 September 2018 | 09:13 WIB

Harga Beli Emas Antam Turun Rp 2.000 Per Gram

Harga Beli Emas Antam Turun Rp 2.000 Per Gram

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 10:10 WIB

Awal Pekan, Harga Jual Emas Dibanderol Rp 644.000 Per Gram

Awal Pekan, Harga Jual Emas Dibanderol Rp 644.000 Per Gram

Bisnis | Senin, 30 Juli 2018 | 08:46 WIB

Awal Pekan, Harga Jual Emas Dibanderol Rp 645.000 Per Gram

Awal Pekan, Harga Jual Emas Dibanderol Rp 645.000 Per Gram

Bisnis | Senin, 16 Juli 2018 | 09:07 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB