Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Hati-hati, Google Bisa Menguras Uang Anda

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 06:44 WIB
Hati-hati, Google Bisa Menguras Uang Anda
Ilustrasi mesin pencari Google. [Shutterstock]

Suara.com - Mesin pencari di internet yakni Google memang memudahkan banyak orang untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Akan tetapi kenyamanan internet tidak sepenuhnya tanpa risiko.

Analis keuangan Hargreaves Lansdown Sarah Cole mengatakan, mesin pencari ini tidak kalah pentingnya ketika menyangkut keuangan. Dalam banyak hal, pencarian internet telah mengubah masalah uang menjadi lebih baik.

"Tentu saja, ada beberapa hal yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya buruk, jadi ada cara di mana mesin pencari juga membuat kita lebih rentan. Itulah mengapa kami harus memanfaatkan sebaik-baiknya pencarian dan melindungi diri dari potensi kerugian juga," kata Sarah seperti dilansir dari Independent.co.uk.

‎Menurut Sarah, dengan segala kemudahan tersebut malah membuat keuangan memburuk. Hal dari Google yang bisa membuat keuangan Anda memburuk menurut Sarah diantaranya.

1. Kemungkinan Menemukan Banyak Hal dari Perusahaan Abal-abal

Google dan mesin pencari lainnya membuatnya sangat mudah untuk menemukan kesepakatan terbaik, tetapi itu dapat menyebabkan pembeli berfokus hanya pada harga dan bukan keandalan perusahaan.‎

Algoritma Google sangat bagus untuk penelusuran, tetapi itu juga memfokuskan keahliannya dalam membuat periklanan lebih pintar.

Teknologi iklan melalui Google dan platform online lainnya dapat membuat konsumen menyerah dan membeli.

2. Kemungkinan Mendapatkan Barang yang Harganya Justru Lebih Tinggi

Harga yang dilihat di hasil pencarian mungkin tidak selalu menjadi total pembayaran konsumen. Pasalnya, perusahaan kerap menampilkan harga yang lebih rendah di mesin pencari tersebut.

Selanjutnya, saat pembayaran, konsumen akan merasa tertipu karena membayar lebih dari harga yang ditampilkan dalam iklan di Google.

3. Terlalu Mudah untuk Berbelanja

Berkat Google dan mesin pencari lainnya, konsumen dapat berpindah dari iseng mencari item untuk memesannya dalam waktu yang sangat singkat.

Managing director agensi teknologi Ojo Solutions Nathan Baranowski mengatakan, Google selalu dapat diakses melalui perangkat dan merusak semua kesehatan keuangan.

Hal itu karena, konsumen sekarang tidak menyadari kehilangan proses jual-beli yang umum. Sebab, di Google, produk dibeli dalam satu klik dan tiba dalam satu jam.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Spesifikasi Google Pixel 3 Bocor!

Spesifikasi Google Pixel 3 Bocor!

Tekno | Jum'at, 07 September 2018 | 19:15 WIB

Google Luncurkan Mesin Pencari untuk Penelitian

Google Luncurkan Mesin Pencari untuk Penelitian

Tekno | Jum'at, 07 September 2018 | 10:12 WIB

Berantas Pornografi Anak, Google Ciptakan AI

Berantas Pornografi Anak, Google Ciptakan AI

Tekno | Kamis, 06 September 2018 | 09:37 WIB

Terkini

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:19 WIB

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:07 WIB

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:50 WIB

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:35 WIB