Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Achmad Fauzi

Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
Harga Emas Antam mulai naik hari ini. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
baca 10 detik
  • Harga emas Antam pada 6 Mei 2026 melonjak menjadi Rp2.790.000 per gram dengan harga buyback Rp2.580.000 per gram.
  • Kenaikan harga emas Antam dipicu penguatan harga emas dunia akibat ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah.
  • Pelemahan nilai tukar dolar AS serta penantian data ketenagakerjaan Amerika Serikat turut memengaruhi fluktuasi harga emas saat ini.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 6 Mei 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.790.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu melonjak Rp 30.000 dibandingkan Selasa, 5 Mei 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.580.000 per gram.

Harga buyback itu juga ikut terbang tinggi Rp 35.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]
Harga Emas Antam mulai naik hari ini. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • 0,5 gram: Rp1.448.613
  • 1 gram: Rp2.796.975
  • 2 gram: Rp5.533.800
  • 3 gram: Rp8.275.638
  • 5 gram: Rp13.759.313
  • 10 gram: Rp27.463.488
  • 25 gram: Rp68.532.905
  • 50 gram: Rp136.986.613
  • 100 gram: Rp273.895.030
  • 250 gram: Rp684.471.913
  • 500 gram: Rp1.368.733.300
  • 1000 gram: Rp2.737.426.500

Harga Emas Dunia Merangkak Naik

Harga emas dunia bergerak menguat pada perdagangan Rabu (sesi Asia), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pelemahan dolar AS.

Mengutip FXStreet, logam mulia dengan kode XAU/USD tersebut diperdagangkan di zona positif, mendekati level 4.575 dolar AS per troy ounce pada awal sesi Asia. Kenaikan ini terjadi ketika pelaku pasar mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

baca juga

Sentimen pasar turut dipengaruhi pernyataan Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, yang menegaskan bahwa gencatan senjata dengan Iran belum sepenuhnya berakhir, meskipun kedua pihak sempat terlibat baku tembak di kawasan Teluk terkait Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut menekan nilai tukar dolar AS, yang pada gilirannya memberikan dukungan bagi harga emas. Seperti diketahui, emas cenderung menguat saat dolar melemah karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Namun demikian, ketidakpastian di kawasan Timur Tengah masih tinggi. Ketegangan meningkat setelah insiden yang melibatkan kapal di Selat Hormuz serta serangan rudal ke Uni Emirat Arab.

Pemerintah UEA menyatakan berhasil menggagalkan sebagian besar dari sekitar 20 proyektil berupa rudal dan drone yang diluncurkan dari Iran sehari sebelumnya. Kondisi ini membuat pasar tetap waspada terhadap potensi eskalasi konflik yang lebih luas.

Meski emas diuntungkan sebagai aset safe haven, konflik yang terus berlangsung di Selat Hormuz juga berpotensi membatasi kenaikan harga lebih lanjut apabila memicu stabilisasi mendadak atau intervensi global.

Di sisi lain, pelaku pasar kini menanti data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP yang dijadwalkan rilis pada Rabu.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada data ketenagakerjaan nonfarm payrolls (NFP) yang akan dirilis Jumat mendatang. Data tersebut dinilai krusial karena dapat memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed serta pergerakan harga emas selanjutnya.

Konsensus pasar memperkirakan ekonomi AS menambah sekitar 60.000 lapangan kerja pada April, dengan tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di level 4,3%.

Jika data tenaga kerja lebih kuat dari perkiraan, hal ini bisa menekan harga emas karena memperkuat dolar AS. Sebaliknya, data yang lebih lemah berpotensi memperpanjang reli emas dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:00 WIB

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Emas Antam Semakin Terjangkau, Harganya Kini Rp 2,76 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:06 WIB

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.765.000/Gram

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:57 WIB

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB