Mau Ikut Selamatkan Bank Muamalat? Setorkan Uang Segini

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Oktober 2018 | 10:36 WIB
Mau Ikut Selamatkan Bank Muamalat? Setorkan Uang Segini
Kantor Pusat Bank Muamalat di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menjadi investor Bank Muamalat. Akan tetapi, OJK memberikan syarat-syarat tertentu agar bisa menjadi investor resmi bank syariah tertua di Indonesia ini.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, investor yang tergabung dalam konsorsium penyelamat Bank Muamalat harus memiliki dana yang disetorkan sebanyak Rp 4 triliun. Dana tersebut, lanjut dia, harus ditempatkan ke dalam rekening escrow.

Rekening escrow sendiri adalah rekening yang berisikan dana tertentu yang disimpan oleh pihak ketiga. Dalam rekening escrow ini nantinya disimpan dan penyelamatan Bank Muamalat. Menurut Wimboh, rekening escrow tersebut juga nantinya dilaporkan ke OJK.

"Kalau sudah ditunjukkan di escrow account barulah kita berbicara, baik yang akan jadi ketua atau anggota konsorsium," ujar Wimboh di Kantornya.

Wimboh menuturkan, persyaratan rekening escrow tersebut agar ada keseriusan dari investor dalam menyuntikkan dana ke Bank Muamalat. Selain rekening, Wimboh juga meminta surat resmi dari konsorsium Bank Muamalat.

"Secara formal kirim surat dan yang kirim surat ini adalah pemegang saham pengendali (PSP) atau yang ditunjuk diberi hak PSP untuk mewakilinya. Bahwa ini sudah punya calon investor, investor sudah punya uang, ditunjukkan dalam escrow account barulah kita mulai. Surat formal ke otoritas harus ada baru kita bicara serius," jelas dia.

Untuk diketahui sebelumnya, Komisaris Utama Bank Muamalat Ilham Habibie memimpin konsorsium investor yang berkomitmen menyuntikan dana ke Bank Muamalat. Konsorsium itu terdiri dari Lynx Asia, SSG Capital dan Keluarga Panigoro.

Saat ini Bank Muamalat memang membutuhkan dana segar untuk melanjutkan operasionalnya. Pasalnya, Bank Muamalat sejak 2015 menghadapi masalah permodalan. Pada 2017, rasio kecukupan modal atau capital adequacy Ratio (CAR) turun menjadi 11,58 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cicilan Bank Milik Korban Bencana Sementara Tak Akan Ditagih

Cicilan Bank Milik Korban Bencana Sementara Tak Akan Ditagih

Bisnis | Kamis, 04 Oktober 2018 | 16:07 WIB

Hati-hati Pinjam Uang Lewat Fintech, Cara Menagihnya Mengerikan

Hati-hati Pinjam Uang Lewat Fintech, Cara Menagihnya Mengerikan

Bisnis | Rabu, 12 September 2018 | 10:44 WIB

Kata Honda soal DP Kredit Kendaraan 0%

Kata Honda soal DP Kredit Kendaraan 0%

Otomotif | Sabtu, 01 September 2018 | 11:00 WIB

Terkini

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

Mahfud Soroti Aksi Sadap Prabowo: Singgung Pasal Makar hingga Hukuman Mati Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 08:12 WIB

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Hindari Iritasi, Ini Cara Memilih Krim Malam Berdasarkan Jenis Kulit dan Usia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 08:09 WIB

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 08:06 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Rupiah Tertekan ke Rp18.145 per Dolar AS, BI Ungkap Tiga Biang Kerok Utamanya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

Heboh Isu Pengerahan Pasukan Skala Besar ke Jakarta usai Listyo Tersangka, Ini Penjelasan TNI

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:55 WIB

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

×