Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2026 | 11:48 WIB
Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
PT BUMI Resources Tbk [Suara.com]
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat 3,42% menjadi Rp240 pada Kamis, 5 Maret 2026, setelah aksi akumulasi signifikan.
  • Analisis teknikal mengindikasikan potensi *rebound* didukung formasi *hammer candlestick* pada kerangka waktu empat jam.
  • HSBC–FUND SVS A/C Chengdong Investment Corporation (CIC) tidak lagi tercatat pemegang saham di atas 1% per 27 Februari 2026.

Suara.com - Saham raksasa PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terpantau bergerak atraktif pada sesi pertama perdagangan Kamis, 5 Maret 2026.

Harga saham emiten milik kolaborasi Grup Bakrie dan Grup Salim ini berhasil parkir di level Rp240, atau mencatatkan penguatan sebesar 3,42%.

Volume perdagangan BUMI terlihat sangat masif dengan lebih dari 1,9 miliar lembar saham berpindah tangan. Aktivitas transaksi ini mencatatkan nilai yang fantastis, yakni mendekati angka Rp500 miliar.

Lonjakan ini seolah menjadi pembalikan arah yang melegakan setelah pada perdagangan sehari sebelumnya BUMI sempat tersungkur hingga 7,14%.

Menariknya, penurunan harga kemarin justru dimanfaatkan banyak pihak untuk melakukan aksi akumulasi atau "serok bawah".

Sinyal Rebound Formasi Hammer

Semesta Indovest melihat adanya potensi kenaikan lanjutan bagi BUMI. Secara teknikal, pergerakan harga pada kerangka waktu 4 jam (time frame 4H) menunjukkan penolakan pada area support yang membentuk pola hammer candlestick.

"Setelah sempat terdistribusi, harga tertahan di level support dan membentuk pola hammer. Kami mengantisipasi harga akan berbalik arah (rebound) untuk melanjutkan penguatan," tulis laporan Semesta Indovest.

Bagi investor jangka pendek, mereka merekomendasikan strategi buy on breakout pada level 236 dengan target harga di kisaran 244-246. Untuk meminimalisir risiko, level stop loss disarankan berada di posisi 230.

Di balik bergairahnya harga saham, muncul kabar mengejutkan dari komposisi pemegang saham.

Data terbaru dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 27 Februari 2026 mengungkap bahwa nama HSBC–FUND SVS A/C Chengdong Investment Corporation (CIC) lenyap dari daftar pemegang saham di atas 1%.

Padahal, per 30 Januari 2026, lembaga investasi asal China tersebut masih tercatat memiliki lebih dari 10 miliar lembar saham BUMI melalui kustodian Bank HSBC Indonesia.

Hilangnya nama CIC ini memicu spekulasi luas di pasar, terutama terkait kemungkinan adanya pengalihan saham ke grup investor besar lain yang rumornya terus berhembus kencang belakangan ini.

Berdasarkan laporan KSEI terbaru (27 Februari 2026), struktur kepemilikan saham di emiten batubara ini masih didominasi oleh kekuatan besar berikut:

Mach Energy (Hongkong) Limited: Tetap menjadi pengendali utama dengan penguasaan 170 miliar saham (45,78%). Entitas ini merupakan kendaraan investasi milik Grup Salim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group

Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:26 WIB

Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah

Saham ASII Diborong Lagi saat Harganya Murah

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:38 WIB

IHSG Mulai Bangkit, Pagi Ini Dibuka Melonjak 1,56%

IHSG Mulai Bangkit, Pagi Ini Dibuka Melonjak 1,56%

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 09:15 WIB

Masuk Ekosistem 'Sultan' Kalsel, Pengendali Baru Emiten ASLI Gelar Tender Offer Rp 475 M

Masuk Ekosistem 'Sultan' Kalsel, Pengendali Baru Emiten ASLI Gelar Tender Offer Rp 475 M

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:58 WIB

BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel

BEI Akui Pelemahan IHSG Imbas Perang Panas Iran vs Amerika dan Israel

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 08:27 WIB

Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata

Jejak Asri Jadi Ruang Berbagi Inspirasi Lingkungan, Dari Kebiasaan Kecil Hingga Aksi Nyata

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 07:55 WIB

Terkini

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB