Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump

M Nurhadi

Kamis, 05 Maret 2026 | 11:26 WIB
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan) menyapa warga setibanya setibanya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Rabu (28/5/2025). [ANTARA FOTO/Fauzan/rwa]
  • Prancis melalui Presiden Macron mendukung Spanyol melawan ancaman embargo dagang AS oleh Presiden Trump pada 3 Maret 2026.
  • Dukungan ini muncul setelah Spanyol melarang penggunaan pangkalan militer untuk serangan udara AS terhadap Iran.
  • Macron mendorong persatuan Uni Eropa dan mengusulkan koalisi Eropa tanpa AS untuk mengamankan Selat Hormuz.

Suara.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memasuki fase kritis. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, secara resmi menyatakan dukungannya kepada Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, dalam menghadapi ancaman tekanan ekonomi dari Presiden AS Donald Trump.

Langkah ini menandai terbentuknya poros baru di Eropa yang menentang kebijakan militer AS di Iran.

Perselisihan ini memuncak setelah Trump mengancam akan memutus hubungan dagang dengan Madrid pada Selasa (3/3/2026).

Ancaman tersebut muncul sebagai respons atas keputusan Spanyol yang melarang militer AS menggunakan pangkalan militer bersama untuk melancarkan serangan udara ke Iran.

Menanggapi ancaman tersebut, Macron segera menghubungi Sánchez pada Rabu (4/3/2026)malam untuk menyampaikan solidaritasnya.

Macron mendesak 27 negara anggota Uni Eropa untuk bersatu dan melakukan serangan balik terhadap Washington jika Trump benar-benar merealisasikan ancaman embargo dagangnya.

“Presiden mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Sánchez untuk mengekspresikan solidaritas Eropa menanggapi ancaman paksaan ekonomi yang menyasar Spanyol,” ujar seorang pembantu senior kepresidenan Prancis, dikutip melalui Politico.

Prancis sendiri bukan orang asing bagi ancaman Trump. Sebelumnya, Macron menolak bergabung dalam skema Board of Peace untuk pembangunan kembali Gaza, yang dibalas Trump dengan ancaman tarif 200 persen pada produk anggur (wine) dan sampanye asal Prancis.

"Kita berada di kapal yang sama," tambah sumber tersebut.

Pergeseran Sikap Macron: Dari Sekutu Menjadi Kritikus

Awalnya, Prancis bersama Jerman dan Inggris (E3) bersikap lebih lunak terhadap AS dengan menyatakan komitmen untuk melindungi kepentingan sekutu di kawasan Teluk.

Namun, pada Selasa malam, Macron mengubah haluan secara drastis dalam pidato televisinya. Macron menyatakan bahwa serangan AS ke Iran dilakukan di luar hukum internasional. 

"Serangan-serangan ini dilakukan di luar koridor hukum internasional, sesuatu yang tidak dapat kami setujui," tegas Macron.

Pergeseran ini mendekatkan posisi Paris dengan Madrid yang sejak awal menyebut intervensi militer AS sebagai pelanggaran hukum internasional yang berbahaya.

Menariknya, eskalasi konflik di Timur Tengah ini menjadi pengalihan isu yang menguntungkan bagi Sánchez dan Macron di dalam negeri. Keduanya sedang menghadapi tantangan politik domestik yang berat.

Bagi Macron, ketidakstabilan ini adalah peluang emas untuk mendorong kemandirian Eropa dari ketergantungan militer dan ekonomi pada Amerika Serikat.

Pada Rabu kemarin, ia mengusulkan pembentukan koalisi mitra Eropa—tanpa melibatkan AS—untuk mengamankan Selat Hormuz, jalur energi vital di Teluk Persia.

Sementara itu, Sánchez dalam pidatonya menegaskan bahwa sikap keras Spanyol terhadap perang di Iran mencerminkan "prinsip-prinsip dasar berdirinya Uni Eropa" yang menjunjung tinggi perdamaian dan hukum internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?

Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:16 WIB

Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:15 WIB

Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?

Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:11 WIB

Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz

Jalur Minyak Dunia Terancam! Begini Upaya RI Bebaskan 2 Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 11:04 WIB

Anak-Anak Bukan Target Perang! Menuntut Keadilan Atas Tragedi Minab

Anak-Anak Bukan Target Perang! Menuntut Keadilan Atas Tragedi Minab

Your Say | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:59 WIB

Umrah di Tengah Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Singgung Soal Kabar Rudal yang Seliweran

Umrah di Tengah Perang Iran vs AS - Israel, Meisya Siregar Singgung Soal Kabar Rudal yang Seliweran

Entertainment | Kamis, 05 Maret 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33 WIB

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:55 WIB

Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?

Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:45 WIB

Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah

Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:43 WIB

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:35 WIB

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB