Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Aplikasi Ini Bisa Bantu Petani Jadi Lebih Tenang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 19:50 WIB
Aplikasi Ini Bisa Bantu Petani Jadi Lebih Tenang
Ilustrasi petani menggiling padi saat panen di area persawahan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah. (Antara)

Suara.com - Kini petani tidak perlu takut lagi hasil pertaniannya gagal. Pasalnya, perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (EWINDO) bekerja sama dengan konsorsium G4AW SMARTseeds meluncurkan penambahan fitur terbaru dari aplikasi SIPINDO (Sistem Informasi Pertanian Indonesia).

‎Beberapa fitur baru ini antara lain berisi prediksi cuaca dengan resolusi spasial hingga 5 kilometer, rekomendasi kandungan hara tanah berdasarkan hasil tes laboratorium dan rekomendasi pemupukan.

Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud mengatakan, pemanfaatan benih yang tepat, pupuk dan cuaca masih jadi kendala petani. Sehingga, lanjut dia, hasil pertaniannya tidak selalu optimal.

"Ini diharapkan bisa bantu petani, kalau hujan pakai benih ini, saat musim kering benih ini. Dengan demikian, petani kita mudah mengerti situasi apa yang dihadapi, apakah kemarau, hujan. Sehingga perluasan informasi ini sangat penting dilakukan," ujar Musdhalifah di Balai Sudirman Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Managing Director EWINDO Glenn Pardede menjelaskan, aplikasi SIPINDO menyajikan data yang terkini dan akurat. Petani bisa mengakses langsung informasi seperti mengetahui tingkat kesuburan tanah agar lebih hemat dalam menggunakan pupuk, serta mendapat informasi mengenai perkiraan cuaca hingga harga tren permintaan komoditas di pasaran.

"Selain itu, petani bisa memperoleh informasi seputar tata cara penanganan hama dan penyakit tanaman, pola dan musim tanam, estimasi waktu panen dan perkiraan jumlah produksi, prakiraan iklim dan cuaca, hingga forum jual beli hasil panen dari pedagang pasar tradisional serta ritel modern untuk mengantisipasi permainan harga oleh para tengkulak," jelas dia

Glen menuturkan, saat ini fitur rekomendasi pemupukan baru bisa dinikmati oleh petani di Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY dan Lampung dan sedang dalam proses untuk melakukan pengembangan ke daerah lainnya. Sedangkan untuk fitur prediksi curah hujan sudah bisa dinikmati di seluruh wilayah Indonesia yang berada di bawah garis khatulistiwa.

Aplikasi ini juga bisa dimanfaatkan penyuluh dan pedagang. Bagi penyuluh manfaat yang didapatkan berupa informasi yang dibutuhkan petani, sehingga bisa meminimalisir kesalahan petani.

Sedangkan, bagi pedagang dalam aplikasi tersebut bisa membeli produk-produk pertanian sesuai kebutuhan mereka dari petani langsung.

"Diharapkan mampu memberikan jawaban untuk membantu para petani dalam menyelesaikan masalah yang sering dihadapi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi 17 Juta Petani Sawit, Jokowi Minta Dukungan ke Republik Ceko

Demi 17 Juta Petani Sawit, Jokowi Minta Dukungan ke Republik Ceko

Bisnis | Senin, 17 September 2018 | 12:06 WIB

Gerakan Kopi Konservasi Dorong Keberlanjutan Kopi di Masa Depan

Gerakan Kopi Konservasi Dorong Keberlanjutan Kopi di Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 08 September 2018 | 17:22 WIB

Sambut Hari Kopi Sedunia, Kota Bogor Bagikan 10.000 Cup Kopi

Sambut Hari Kopi Sedunia, Kota Bogor Bagikan 10.000 Cup Kopi

Lifestyle | Senin, 03 September 2018 | 03:17 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×