Guyonan Jokowi : Ibu-ibu kan Enggak Pernah ke Pasar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 30 Oktober 2018 | 15:56 WIB
Guyonan Jokowi : Ibu-ibu kan Enggak Pernah ke Pasar
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Jokowi - Ma'ruf Amin di kantor KPU, Jumat (21/9/2018) malam. [Suara.com/Muhamad Yasir]

Suara.com - Presiden Jokowi menantang pengetahuan ibu-ibu mengenai kondisi terbaru harga-harga kebutuhan pokok di pasar.

"Saya sering keluar masuk pasar, saya tanya langsung pedagang," kata Presiden Jokowi di depan peserta Kongres XX-2018 Wanita Katolik Republik Indonesia di kawasan Kemayoran Jakarta, Selasa.

Ia menyebutkan setiap pagi dirinya juga membaca laporan mengenai perkembangan harga-harga kebutuhan pokok di pasar.

"Setiap pagi saya memantau harga, harga telur pagi ini berapa, beras berapa. Mungkin dengan ibu-ibu lebih tahu saya. Ibu-ibu kan enggak pernah ke pasar," kata Jokowi yang langsung dijawab ke pasar oleh ibu-ibu peserta kongres.

Menurut dia, mereka yang ke pasar akan tahu perkembangan harga dari waktu ke waktu.

"Jangan sampai gak pernah ke pasar terus cerita mengenai harga beras," katanya.

Dalam kesempatan itu Presiden mengatakan bahwa pemerintah berusaha mengendalikan harga kebutuhan pokok.

"Inflasi biasanya 8-9 persen, sekarang inflasi di bawah 3,5 persen, artinya harga itu terkendali," katanya.

Presiden Jokowi mengaku sering keluar masuk pasar mencari informasi langsung dari pedagang.

"Saya mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat, kalau kita bisa carikan solusi ya kita carikan. Tapi kalau yang sulit, misalnya barang impor, ya sulit, itu menyangkut pasar internasional," katanya.

Terkait harga kebutuhan pokok seperti cabai, Presiden mengatakan harga harus diupayakan seimbang sehingga petani maupun pembeli tidak dirugikan.

"Harga cabai kadang naik kadang turun, kalau turun sampai terendah yang teriak petani, ya bagaimana wong semua nanam cabai. Pas harga tinggi semua nanam cabai, begitu panen, harga anjlok," katanya.

Presiden Jokowi mengaku tidak gampang menjaga keseimbangan harga yang membuat petani senang dan masyarakat konsumen juga senang.

"Saya ingin menjaga keseimbangan karena itu saya harus mencari informasi mengenai harga setiap pagi mana yang naik mana yang turun," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Cermati Simpang Siur Soal Data Beras

KPK Cermati Simpang Siur Soal Data Beras

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 22:46 WIB

Pulang dari Bali, Jokowi Langsung Cek Tragedi Lion Air JT 610

Pulang dari Bali, Jokowi Langsung Cek Tragedi Lion Air JT 610

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 20:25 WIB

Sebut Politikus Sontoloyo, Gerindra Ancam Polisikan Jokowi

Sebut Politikus Sontoloyo, Gerindra Ancam Polisikan Jokowi

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 17:13 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB