Kalau Jadi Presiden, Apakah Prabowo Bisa Stop Impor?

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 05 November 2018 | 23:40 WIB
Kalau Jadi Presiden, Apakah Prabowo Bisa Stop Impor?
Prabowo Subianto. (Dok Timses)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto berjanji jika dirinya terpilih sebagai presiden periode 2018-2024 maka akan menghentikan kegiatan impor. Lantas, apakah bisa sebuah negara tidak melakukan impor?

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Ade Reza Haryadi menjelaskan bahwa mungkin saja Indonesia bisa menghentikan impor. Namun, menurutnya tidak semua sektor kemudian Indonesia mengentikan kegiatan impornya.

“Mungkin saja, tergantung jenis barang yang diimpor. Untuk barang modal terutama mesin-mesin teknologi tinggi, bahan kimia, serta migas sepertinya dalam waktu singkat masih harus dipenuhi dari impor. Namun, komoditas pangan, industri manufaktur maupun barang konsumsi semestinya bisa ditekan dari ketergantungan impor,” kata Ade kepada Suara.com, Senin (5/11/2018).

Menurutnya, pemerintah bisa menekan ketergantungan impor terutama untuk sektor ketersediaan bahan pangan dengan cara memperbaiki perihal ketersediaan lahan pertanian. Tentu kata Ade, harus ada campur tangan dari pemerintah secara insentif.

“Mustinya ada pembenahan di hulu dari ketersediaan lahan, infrastruktur pertanian, tata niaga komoditas hingga industri hilir pendukung. Kalau itu dilakukan dengan konsisten, bukan hal mustahil kita lepas dari ketergantungan impor komoditas,” ujarnya.

Kembali ke soal kemungkinan Indonesia bisa lepas dari ketergantungan impor, Ade menilai Indonesia masih sulit untuk bisa mengurangi aktifitas impornya. Hal tersebut disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya ialah ketertinggalan teknologi yang membuat Indonesia terus mengimpor barang-barang berbau teknologi.

Namun menurutnya, Indonesia masih bisa membatasi bahkan mengurangi kebiasaan mengimpor komoditi bahan-bahan pangan apabila pemerintah mau memperbaiki terkait dengan sistem pengadaan bahan-bahan pangan.

“Ekspor-impor hal yang lazim, hanya saja kalo neraca perdagangan internasional kita defisit akibat impor yang terlalu tinggi ya kita akan menjadi tergantung nasibnya pada negara lain. Semestinya bisa balance atau surplus sehingga ada devisa dan mendorong bangkitnya industrialisasi dalam negeri,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Calon Presiden Prabowo Subianto berjanji akan memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dengan memanfaatkan sumber daya dalam negeri. Janji Prabowo itu akan dilakukannya dengan cara menyetop seluruh transaksi impor.

baca juga

"Saya bersaksi di sini kalau Insya Allah saya menerima amanah rakyat Indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak akan impor apa-apa Saudara-saudara sekalian!" tegas Prabowo dalam deklarasi dukungan Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi) di GOR Soemantri, Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Stop Impor, Prabowo Diminta Jangan Janji Muluk-muluk

Mau Stop Impor, Prabowo Diminta Jangan Janji Muluk-muluk

Bisnis | Senin, 05 November 2018 | 23:29 WIB

Prabowo Disebut Juru Kampanye Terbaik Jokowi

Prabowo Disebut Juru Kampanye Terbaik Jokowi

News | Senin, 05 November 2018 | 22:01 WIB

Gratis Jadi Pengacara Jokowi - Maruf, Yusril Pernah Bela Prabowo

Gratis Jadi Pengacara Jokowi - Maruf, Yusril Pernah Bela Prabowo

News | Senin, 05 November 2018 | 17:52 WIB

Tim Jokowi Sebut Prabowo Tak Pantas Bercanda Tampang Boyolali

Tim Jokowi Sebut Prabowo Tak Pantas Bercanda Tampang Boyolali

News | Senin, 05 November 2018 | 17:35 WIB

Dinilai Mengadu Domba, Raja Juli Dilaporkan ke Bawaslu

Dinilai Mengadu Domba, Raja Juli Dilaporkan ke Bawaslu

News | Senin, 05 November 2018 | 15:49 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×