Insiden Lion Air, Boeing Kirim Surat ke Maskapai Operator 737 MAX

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 08 November 2018 | 05:46 WIB
Insiden Lion Air, Boeing Kirim Surat ke Maskapai Operator 737 MAX
Ilustrasi pesawat Boeing (Shutterstock).

Suara.com - Boeing Co sedang mempersiapkan untuk mengirimkan surat peringatan keselamatan untuk operator 737 MAX terbarunya. Hal ini dilakukan sebagai tanggapan atas investigasi kecelakaan pada minggu lalu di lepas pantai Indonesia yang menewaskan 189 orang.

Surat yang akan dikirimkan oleh Boeing akan memberikan peringatan pada maskapai, jika ada kesalahan pembacaan sistem sedikit saja dapat menyebabkan pesawat secara tiba-tiba menyelam.

“Boeing akan memperingatkan pilot untuk mengikuti prosedur yang ada untuk menangani masalah itu," kata pejabat Boeing yang tak ingin disebutkan namanya dilansir dari Reuters Rabu, (7/11/2018).

Sensor itu memberikan informasi kepada pilot soal posisi pesawat dan aliran udara di sekitarnya ketika terbang. Jika sudut pesawat ketika lepas landas dan hendak mencapai ketinggian jelajah terlampau tajam, maka bisa menyebabkan pesawat itu kehilangan kendali aerodinamika (stall).

Dalam surat tersebut, Boeing tidak mencantumkan apakah panduan pembacaan sensor angle of attack hanya dikhususkan untuk tipe 737 MAX atau juga jenis lainnya.

Sekadar informasi, Boeing menerima 219 pesanan 737 MAX, jet terbaru dan tercanggih dari Lion Air. Produsen ini juga menerima lebih dari 4.500 pesawat 737 MAX.

Di Indonesia sendiri, pesawat dengan tipe ini juga digunakan oleh beberapa maskapai lain selain Lion Air, yakni Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air.

Maskapai Garuda Indonesia sendiri memesan 50 unit armada Boeing 737 MAX seri 8. Total kontrak pembelian mencapai 4,9 miliar dolar AS. Hingga saat ini, maskapai pelat merah Indonesia itu telah menerima 1 unit dari 50 unit pemesanan Boeing 737 MAX 8. Pengiriman perdana dilakukan pada 20 Desember 2017.

Sementara maskapai Lion Air group tercatat sebagai pembeli dan pemesan Boeing 737 MAX terbanyak di Indonesia. Hingga September 2018, Lion Air telah memesan 201 unit Boeing MAX.

Kontrak dilakukan pada 17 November 2011 di Bali. Penandatanganan pembelian langsung disaksikan oleh Presiden AS saat itu, Barack Obama.

Saat itu, Lion Air group menandatangani pembelian 201 unit Boeing 737 MAX dan 29 unit Boeing Next-Generation 737-900 ER. Total pembelian 230 unit pesawat ini mencapai 21,7 miliar dolar AS.

Terakhir, maskapai Sriwijaya Air juga menjadi pemesan pesawat terbaru buatan pabrikan asal Amerika Serikat itu. Sriwijaya Air meneken rencana pembelian 20 unit Boeing 737 MAX 8.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Bayi Korban Lion Air JT610 Teridentifikasi, Rafezha Widjaya

Satu Bayi Korban Lion Air JT610 Teridentifikasi, Rafezha Widjaya

News | Rabu, 07 November 2018 | 21:52 WIB

Kronologi Lengkap Lion Air JT 633 Bengkulu - Jakarta Tabrak Tiang

Kronologi Lengkap Lion Air JT 633 Bengkulu - Jakarta Tabrak Tiang

News | Rabu, 07 November 2018 | 21:40 WIB

Hari ke-10 Evakuasi, Basarnas Hanya Dapat Satu Kantong Jenazah

Hari ke-10 Evakuasi, Basarnas Hanya Dapat Satu Kantong Jenazah

News | Rabu, 07 November 2018 | 21:34 WIB

Terkini

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:40 WIB

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Kenapa Kita Selalu Mengecek HP Padahal Tidak Ada Notifikasi? Ini Penjelasannya

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 11:39 WIB

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:33 WIB

Pestapora 2026 Makin Nyaman, Ada Cicilan 0% dari BRI Kartu Kredit

Pestapora 2026 Makin Nyaman, Ada Cicilan 0% dari BRI Kartu Kredit

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:32 WIB

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Dolar AS Kokoh di Level Tertinggi Dua Bulan, Bagaimana Prospek Kurs Rupiah?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:31 WIB

Ke Pestapora 2026 Jadi Lebih Ringan Berkat Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Ke Pestapora 2026 Jadi Lebih Ringan Berkat Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 11:30 WIB

×