Diizinkan Garap Hutan, Petani Jabar Dapat Bantuan Modal

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 11 November 2018 | 20:05 WIB
Diizinkan Garap Hutan, Petani Jabar Dapat Bantuan Modal
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. [Dok Kemenko Perekonomian]

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan, para petani akan mendapatkan bantuan permodalan. Bantuan itu didapat setelah mereka mendapat surat keputusam (SK) Perhutanan Sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Darmin mengatakan, program ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan ekonomi, terutama terkait dengan ketersediaan lahan bagi kelompok masyarakat kecil.

Dengan program ini, angka kesejahteraan petani dipastikan akan meningkat dan angka pengangguran dapat ditekan.

"Ini salah satu instrumen penting yang akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, mengurangi angka pengangguran, dan menurunkan tingkat kemiskinan," kata Darmin saat ditemui acara penyerahan SK Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya Djuanda, Kabupaten Bandung, Minggu (11/11/2018).

Menyertai SK Perhutanan Sosial, para petani juga akan mendapatkan insentif ekonomi seperti bantuan permodalan, akses pasar, dan pendampingan yang dikelola secara klaster.

Dengan sistem klaster ini, lahan dikelola secara berkelompok dengan satu jenis komoditas unggulan tertentu agar skala ekonominya dapat meningkat.

Dalam praktik di lapangan, para petani juga dapat menanam berbagai macam jenis tanaman, seperti pohon kopi, sengon dan pinus, serta tanaman musiman, seperti nanas dan jagung.

Melalui hal tersebut, pendapatan petani dapat mengalami peningkatan dari waktu ke waktu karena keberagaman tanaman yang ditanam.

"Kami akan mendorong terciptanya transformasi ekonomi desa dari ekonomi yang subsisten ke komersial. Dengan kata lain mengorporasikan kerjasama kelompok sehingga skala ekonomi, pemilihan tanah budidaya dan pascapanen menjadi lebih baik," ungkap Darmin.

baca juga

Untuk informasi, Jokowi menyerahkan sebanyak 37 SK Perhutanan Sosial kepada warga Jawa Barat. Adapun total luasan wilayah hutan yang diberikan kepada warga seluas 8.617 Ha dengan jumlah kepala keluarga yang terlibat sebanyak 5.459 KK. Melalui SK ini, petani mendapatkan hak mengelola sumber daya hutan selama 35 tahun ke  depan.

Tak hanya itu, Jokowi juga memberikan bantuan berupa Kebun Bibit Rakyat (KBR) untuk 10 kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) dengan biaya masing-masing senilai Rp.100.000.000 sebagai upaya perlindungan dan menjaga kelestarian hutan di area hutan sosial di Jawa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Semuanya Pakai Batik, Saya Pakai Jaket Bubur Ayam

Jokowi: Semuanya Pakai Batik, Saya Pakai Jaket Bubur Ayam

News | Minggu, 11 November 2018 | 16:42 WIB

Ridwan Kamil Kewalahan Jokowi Blusukan 2 Hari di Jawa Barat

Ridwan Kamil Kewalahan Jokowi Blusukan 2 Hari di Jawa Barat

News | Minggu, 11 November 2018 | 16:37 WIB

Beda Kebijakan Kehutanan Era Jokowi dengan SBY di Mata Petani

Beda Kebijakan Kehutanan Era Jokowi dengan SBY di Mata Petani

News | Minggu, 11 November 2018 | 16:30 WIB

Wih! Jokowi Beli Kaos Merchandise Tur Eropa Band Cadas Burgerkill

Wih! Jokowi Beli Kaos Merchandise Tur Eropa Band Cadas Burgerkill

Entertainment | Minggu, 11 November 2018 | 16:29 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×