Beda Kebijakan Kehutanan Era Jokowi dengan SBY di Mata Petani

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 11 November 2018 | 16:30 WIB
Beda Kebijakan Kehutanan Era Jokowi dengan SBY di Mata Petani
Presiden Jokowi menyerahkan sebanyak 37 surat keputusan (SK) Perhutanan Sosial untuk para petani di Jawa Barat, Minggu (11/11/2018). [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus mendorong pengelolaan sumber daya hutan oleh petani melalui pemberian surat keputusan (SK) Perhutanan Sosial. Program yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo ini dianggap lebih baik dibandingkan pada kebijakan era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal itu disampaikan oleh sejumlah petani yang hadir dalam acara penyerahan SK Perhutanan Sosial di Taman Hutan Raya Djuanda, Bandung, Minggi (11/11/2018). Salah seorang petani yakni Undang (64), mengakui sangat terbantu dengan adanya program SK Perhutanan Sosial.

Dengan adanya SK ini, Undang tak perlu khawatir lagi saat menggarap lahan di hutan. Pasalnya, mereka telah mengantongi izin untuk mengolah berbagai sumber daya yang ada di dalam hutan.

"Ya kalau sekarang tenang gitu, nggak usah main kucing-kucingan sama pemerintah kalau garap di hutan," kata Undang kepada Suara.com saat ditemui di lokasi, Minggu.

Undang yang tinggal di Ciwidey, Kabupaten Bandung ini telah menjadi petani sayur mayur sejak usia 16 tahun. Selama ini ia selalu kesulitan untuk mendapatkan akses menjangkau hutan lantaran adanya larangan dari pemerintah.

"Dulu pas zaman Pak SBY mah nggak ada warga dikasih begini (SK Perhutanan Sosial), kan enggak peduli. Beda sama Pak Jokowi ya alhamdulilah," ungkap Undang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ian (48). Warga Kabupaten Cianjur ini mengakui sangat senang dengan adanya SK Perhutanan Sosial. Menurut Ian, para petani mendapatkan kesempatan untuk bisa memperbaiki penghasilan dengan mendapatkan izin menggarap pertanian di hutan.

Dalam sekali panen per tiga bulan, Ian hanya bisa meraup keuntungan bersih sebesar Rp 3 juta. Dengan uang itu, ia harus bertahan hidup hingga memasuki musim panen berikutnya.

"Kalau ini kan dikasih bibit, dikasih panduan. Alhamdulillah ya enak, dibandingkan sama presiden lain semoga ada SK ini jadi nambah penghasilan," ungkapnya.

baca juga

Untuk informasi, Jokowi menyerahkan sebanyak 37 SK Perhutanan Sosial kepada warga Jawa Barat. Adapun total luasan wilayah hutan yang diberikan kepada warga seluas 8.617 ha dengan jumlah kepala keluarga yang terlibat sebanyak 5.459 kk. Melalui SK ini, petani mendapatkan hak mengelola sumber daya hutan selama 35 tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Serahkan 8.617 Hektare Hutan Jabar Dipakai 5.459 Petani

Jokowi Serahkan 8.617 Hektare Hutan Jabar Dipakai 5.459 Petani

News | Minggu, 11 November 2018 | 15:32 WIB

Kasih SK Perhutanan Sosial, Menteri Nurbaya: Jokowi Peduli Petani

Kasih SK Perhutanan Sosial, Menteri Nurbaya: Jokowi Peduli Petani

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:27 WIB

KLHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk Petani di Jabar

KLHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk Petani di Jabar

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:21 WIB

KLHK Dukung Pengembangan Industri Sutera Lewat Perhutanan Sosial

KLHK Dukung Pengembangan Industri Sutera Lewat Perhutanan Sosial

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 15:30 WIB

FAO Bantu 70 Ribu Nelayan dan Petani Sulawesi Tengah

FAO Bantu 70 Ribu Nelayan dan Petani Sulawesi Tengah

Press Release | Senin, 05 November 2018 | 18:22 WIB

Terkini

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:30 WIB

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:39 WIB