Kualitas SDM Indonesia Peringkat ke 87 dari 157 Negara

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 13 November 2018 | 16:54 WIB
Kualitas SDM Indonesia Peringkat ke 87 dari 157 Negara
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pentingnya kerjasama antar pemangku kebijakan dalam peningkatan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Saat ini, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bank Dunia, kualitas SDM Indonesia berada pada peringkat 87 dari 157 negara sehingga masih perlu perbaikan yang menyeluruh dengan dukungan semua pihak.

Hal ini disampaikan Menkeu pada acara Penganugerahan Habibie Award 2018 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

“Investasi di human capital bukan hanya tanggung jawab Pemerintah. Bukan hanya tanggung jawab dari satu kementerian tetapi merupakan kolaborasi dari semua stakeholders. Di Pemerintah sendiri, seluruh kementerian mestinya ikut meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani berharap kolaborasi antara pemerintahan dengan institut-institut seperti Habibie Center dengan dunia akademik maupun dengan swasta akan terus ditingkatkan dan diperkuat sehingga memperbaiki kualitas SDM di Indonesia dengan lebih efektif dan cepat.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu memaparkan beberapa upaya Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) antara lain berupa alokasi 20 persen dana APBN untuk sektor pendidikan sesuai amanah konstitusi.

Secara khusus, Menkeu menggarisbawahi Pemerintah berfokus pada pengembangan riset. Direncanakan Kemenkeu akan mengalokasikan anggaran awal untuk dana abadi penelitian sebesar sekitar Rp 1 triliun mulai tahun 2019.

Skema ini dilakukan berkaca pada kesuksesan dana abadi beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang sekarang mengelola dana abadi beasiswa sebesar Rp 55 triliun.

“Anggaran pendidikan yang meningkat termasuk mulai tahun 2019 akan dilakukan juga pembinaan dalam bentuk seat money atau anggaran awal untuk membangun yang disebut anggaran penelitian abadi. Kita mulainya dengan sekitar hampir Rp 1 triliun. Sama seperti LPDP sekitar 8 tahun yang lalu, mulainya dengan Rp 1 triliun, dan sekarang mencapai Rp 55 triliun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu berharap anggaran penelitian yang tersebar di beberapa instansi Pemerintah dapat dikonsolidasikan sehingga bisa lebih optimal.

“Saya berharap bahwa seluruh anggaran penelitian yang mencapai Rp 22 triliun di seluruh kementerian-lembaga akan bisa makin dikonsolidasikan sehingga membawa dampak yang makin baik,” tambahnya.

Senada dengan Menkeu, Rovina Ruslami peneliti dari Universitas Padjajaran (Unpad) yang juga merupakan salah satu penerima Habibie Award menyoroti pentingnya kolaborasi terutama antara peneliti dengan Pemerintah selaku salah satu pengguna hasil penelitian. Ditenggarai masih terdapat hasil penelitian/kajian yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah.

“Banyak sekali hasil-hasil penelitian yang sudah kami secara nasional hasilkan. Menurut kami, ketika itu bisa diadopsi oleh pemangku kebijakan, itu help a lot. (Namun) tidak serta merta apa yang kita temukan dari hasil penelitian tersebut bisa membantu menyelesaikan masalah. Itu bisa diadopsi teman-teman kami yang bekerja di instansi Pemerintah,” jelas Rovina.

Peneliti Unpad tersebut menginginkan ada jembatan untuk menyederhanakan alur dan membuka sekat-sekat dengan komunikasi agar hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Alur-alur inilah apakah bisa dibikin lebih sederhana, lebih smooth. Bagaimana kita membuka sekat-sekat tersebut, bagaimana kita bisa berkomunikasi lebih baik lagi supaya hasil penelitian tersebut bisa dimanfaatkan bagi masyarakat,” pungkas Rovina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani: Tanpa Pajak, Tak Bisa Jadi Negara Independen

Sri Mulyani: Tanpa Pajak, Tak Bisa Jadi Negara Independen

Bisnis | Senin, 12 November 2018 | 23:09 WIB

Pemerintah Buka Beasiswa LPDP Khusus Santri, Ini Jadwal Daftarnya

Pemerintah Buka Beasiswa LPDP Khusus Santri, Ini Jadwal Daftarnya

News | Senin, 12 November 2018 | 22:31 WIB

Merpati Mau Terbang Lagi, Sri Mulyani: Boleh Saja, Asalkan...

Merpati Mau Terbang Lagi, Sri Mulyani: Boleh Saja, Asalkan...

Bisnis | Senin, 12 November 2018 | 15:21 WIB

Terkini

25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial

25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Cuma Butuh 5 hingga 7 Detik! Begini Cara Masak Daging Shabu-Shabu agar Tetap Empuk

Cuma Butuh 5 hingga 7 Detik! Begini Cara Masak Daging Shabu-Shabu agar Tetap Empuk

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang

Manfaatkan Situasi Toko Tutup, Kepala Minimarket di Cikande Coba Perkosa Kasir di Gudang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:54 WIB

Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU

Dicalonkan PWNU Jatim, Cicit KH Hasyim Asy'ari Usung Dua Agenda Besar untuk PBNU

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:46 WIB

SEVENTEEN Akan Hiatus untuk Wajib Militer, Sisa 5 Member yang Tetap Aktif

SEVENTEEN Akan Hiatus untuk Wajib Militer, Sisa 5 Member yang Tetap Aktif

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:45 WIB

Dana Mentok Rp 80 Juta? Ini Rekomendasi SUV 7-Seater Bekas Paling Nyaman untuk Keluarga

Dana Mentok Rp 80 Juta? Ini Rekomendasi SUV 7-Seater Bekas Paling Nyaman untuk Keluarga

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Dibalik Aksi Copet Massal, Ada "Arsip Zaman" Skena Musik Indonesia di Film Operasi Pesta Copet

Dibalik Aksi Copet Massal, Ada "Arsip Zaman" Skena Musik Indonesia di Film Operasi Pesta Copet

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:44 WIB

Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang

Terobosan Muktamar NU: Bahas Usulan Zakat Jadi Diskon Langsung Pajak Terutang

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Rumus Volume dan Luas Permukaan Kerucut Beserta Contoh Soalnya

Rumus Volume dan Luas Permukaan Kerucut Beserta Contoh Soalnya

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Aksi DPR 27 Agustus: Dari Ketegangan Massa hingga Kesepakatan Tertulis RUU Perampasan Aset

Aksi DPR 27 Agustus: Dari Ketegangan Massa hingga Kesepakatan Tertulis RUU Perampasan Aset

Video | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:37 WIB

×